Minggu, 21 Oktober 2018

Pascagempa, Telkom Aktifkan Alternative Route Bima-Maumere-Makassar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah seusai gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 Juli 2018. Gempa Lombok menyebabkan 82 orang meninggal, ratusan lain luka-luka, ribuan rumah rusak, serta ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah seusai gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 Juli 2018. Gempa Lombok menyebabkan 82 orang meninggal, ratusan lain luka-luka, ribuan rumah rusak, serta ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. ANTARA/Ahmad Subaidi

    INFO NASIONAL -  Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) link Mataram – Sumbawa  milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terkena gangguan akibat gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter di kedalaman 15 kilometer, dengan jarak 27 kilometer timur laut Lombok Utara pada Minggu, 5 Agustus 2018. Gangguan tersebut mengakibatkan penurunan kualitas layanan TelkomGroup, khususnya layanan seluler Telkomsel dan Internet kecepatan tinggi.

    Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan Telkom saat ini sedang berupaya memperbaiki infrastruktur yang terkena gempa. “Gempa bumi berdampak pada gangguan sistem serat optik pada link Mataram-Sumbawa-Bima. Akibatnya, terjadi penurunan kualitas layanan, khususnya layanan Telkomsel dan high speed Internet,” kata Arif.

    Menurut Arif, pihaknya berupaya melakukan recovery dengan mengaktifkan alternative route Ende –Maumere untuk back up layanan yang terkena gangguan tersebut. Selain itu, Telkom mengaktifkan rute baru Bima-Maumere-Makassar dengan tambahan kapasitas 3x10 Gbps. Saat ini, layanan telekomunikasi TelkomGroup berangsur-angsur pulih. 

    Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat, TelkomGroup menyediakan fasilitas telekomunikasi (fastel) gratis, di antaranya telepon, Internet, dan Wi-Fi Telkomsel di posko-posko pengungsian, yaitu posko utama bencana gempa Lombok di tiga titik, yakni posko Sembalun, posko Bayan, juga posko Madayin.

    Selain itu, fastel gratis TelkomGroup disiapkan di posko BUMN Hadir untuk Negeri Bank Mandiri serta posko darurat TelkomGroup Kantor Witel Mataram. Selain fastel gratis, Telkom turut membangun dapur umum, menyalurkan makanan cepat saji, dan menyiapkan tenaga medis untuk masyarakat yang terkena gempa.

    “Saat ini, kami masih terus lakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak bencana, khususnya terhadap infrastruktur dan alat produksi TelkomGroup. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada masyarakat setempat,” tuturnya.

    Pascagempa terjadi, Telkom segera mengaktifkan crisis management team TelkomGroup, yang bertugas melakukan pengawalan pemulihan infrastruktur dan layanan TelkomGroup, koordinasi penyaluran bantuan terhadap masyarakat, juga memantau karyawan TelkomGroup yang turut terkena bencana. Tim ini secara intensif melakukan pemantauan kondisi lapangan selama 24 jam di crisis center nasional di Jakarta dan di posko darurat TelkomGroup kantor witel Mataram.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.