Diminta Jadi Cawapres, Muhaimin: Kita Lihat Akhir Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar berbicara kepada wartawan usai acara perayaan ulang tahun PKB yang ke-18 di kompleks parlemen, Jakarta, 25 Oktober 2017. TEMPO/Putri

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar berbicara kepada wartawan usai acara perayaan ulang tahun PKB yang ke-18 di kompleks parlemen, Jakarta, 25 Oktober 2017. TEMPO/Putri

    TEMPO.CO, Pekalongan - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku mendapat dukungan dari sejumlah pihak untuk menjadi calon wakil presiden dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. Meski demikian, pria yang akrab disapa Cak Imin ini belum memutuskan terkait hal itu.

    "Ya, saya merespons seluruh aspirasi dari mana-mana untuk maju sebagai cawapres (calon wakil presiden). Saya hormati aspirasi itu dan itu jadi motivasi bagi saya. Tapi soal bagaimananya kita lihat waktu," kata Muhaimin seusai acara Nusantara Mengaji di Lapangan Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 18 November 2017.

    Baca: Pengamat: Muhaimin Punya Kans Jadi Cawapres pada Pilpres 2019

    Muhaimin menuturkan saat ini dirinya belum bisa berbicara soal pemilihan presiden. Sebab, perhelatan politik itu masih lama. Kendati demikian, dia mendorong gairah itu dilanjutkan. Dia pun berencana akan mengambil keputusan bakal maju atau tidak menjadi cawapres dalam waktu dekat ini. "Kita lihat akhir tahun ini," ujarnya.

    Acara Nusantara Mengaji dihadiri ribuan warga Nahdliyin serta simpatisan dan kader PKB. Dalam acara ini, warga NU melakukan deklarasi dukungan kepada Cak Imin maju sebagai calon wakil presiden pada pilpres 2019 nanti.

    Baca: Pilpres 2019, GRN Yogya Pasangkan Muhaimin dengan Jokowi

    Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar menyampaikan terima kasih dan menghormati aspirasi warga yang mendukungnya untuk maju sebagai cawapres mendatang. “Ini memotivasi diri saya untuk terus berbuat terbaik bagi bangsa,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.