Gempa Aceh, TNI Berangkatkan Satgas Kesehatan

Reporter

Kamis, 8 Desember 2016 07:52 WIB

Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal Tatang Sulaiman dan pasukannya saat mendukung evakuasi korban gempa di Aceh, Rabu, 7 Desember 2016. FOTO/ Dinas Penerangan TNI AD

TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar TNI mengirim Satuan Tugas Kesehatan untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Provinsi Aceh. Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter yang berpusat di Pidie Jaya, Aceh, itu terjadi pada Rabu, 7 Desember 2016, sekitar pukul 05.00 WIB.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Wuryanto mengatakan Satgas Kesehatan TNI terdiri atas 218 personel gabungan. "Iya, didukung (petugas) marinir dan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad)," ucap Wuryanto saat dikonfirmasi Tempo, Kamis, 8 Desember 2016.

Adapun 218 personel gabungan itu antara lain dari Batalion Kesehatan Kostrad TNI dengan 82 personel, Marinir Angkatan Laut (61), dan Badan SAR Nasional (31). Ada juga enam dokter spesialis dari Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo dan satu dokter umum. Sedangkan sisanya adalah 35 personel kesehatan marinir, yang terdiri atas 2 dokter umum dan 33 personel kesehatan.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sempat memberikan pengarahan kepada satgas yang berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, tersebut. Satgas Kesehatan berangkat pada Rabu sore kemarin menggunakan pesawat Hercules C 130 TNI Angkatan Udara.

"Tugas Satgas Kesehatan TNI adalah membantu korban gempa. Ini merupakan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Gatot, seperti dikutip dari keterangan pers Mabes TNI, Rabu kemarin.

Gatot menegaskan, dalam kondisi sesulit apa pun, prajurit TNI selalu melaksanakan tugasnya dengan maksimal. “Setelah tergelar, tenda rumah sakit lapangan Satgas Kesehatan TNI bisa dioperasionalkan untuk merawat, kalau ada pasien yang dirawat di lapangan terbuka," tutur Gatot.

Di Aceh sendiri, Komando Daerah Militer Iskandar Muda telah mengerahkan 740 personel yang terdiri atas 400 anggota Bintara Pembina Desa Kodim Pidie, 100 personel Yon Artileri Medan 17/Rencong Sakti, 200 anggota Yon Infanteri 113/Jaya Sakti, 25 personel Detasemen Kesehatan Lhokseumawe, 15 orang dari Direktorat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat.

Alat berat yang dipakai Kodam berupa 2 ekskavator, 3 loader, dan 4 dump truck dari Batalion Zipur 16/DA.

YOHANES PASKALIS




Advertising
Advertising

Berita terkait

BPBD Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Kerusakan Akibat Gempa Bumi M4,2 dari Sesar Garsela

19 jam lalu

BPBD Kabupaten Bandung Telusuri Informasi Kerusakan Akibat Gempa Bumi M4,2 dari Sesar Garsela

Gempa bumi M4,2 mengguncang Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. BPBD Kabupaten Bandung mengecek informasi kerusakan akibat gempa.

Baca Selengkapnya

Gempa Magnitudo 4,2 di Kabupaten Bandung Diikuti Dua Lindu Susulan

23 jam lalu

Gempa Magnitudo 4,2 di Kabupaten Bandung Diikuti Dua Lindu Susulan

BMKG melaporkan gempa berkekuatan M4,2 di Kabupaten Bandung. Ditengarai akibat aktivitas Sesar Garut Selatan. Tidak ada laporan kerusakan.

Baca Selengkapnya

Gempa Bumi M5,5 Mengguncang Wilayah Maluku Utara, Terasa di Halmahera Barat dan Ternate

1 hari lalu

Gempa Bumi M5,5 Mengguncang Wilayah Maluku Utara, Terasa di Halmahera Barat dan Ternate

BMKG mencatat kejadian gempa bumi dengan kekuatan M5,5 di wilayah Maluku Utara. Pusat gempa di laut, dipicu deformasi batuan Lempeng Laut Maluku.

Baca Selengkapnya

Intensitas Gempa di Jawa Barat Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Adaptif dan Proaktif Mitigasi Bencana

1 hari lalu

Intensitas Gempa di Jawa Barat Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Adaptif dan Proaktif Mitigasi Bencana

Wilayah Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran dan Sukabumi memiliki sejarah kejadian gempa bumi yang sering terulang sejak tahun 1844.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi 20 Destinasi Wisata Garut, Termasuk Candi Cangkuang dan Leuwi Jurig

2 hari lalu

Rekomendasi 20 Destinasi Wisata Garut, Termasuk Candi Cangkuang dan Leuwi Jurig

Garut alami gempa bumi belum lama ini. Daerah ini memiliki beragam destinasi wisata unggulan, antara lain Candi Cangkuang hingga Pantai Cijeruk.

Baca Selengkapnya

BMKG Minta Warga Waspada 5 Potensi Bencana Susulan Akibat Gempa Bumi

2 hari lalu

BMKG Minta Warga Waspada 5 Potensi Bencana Susulan Akibat Gempa Bumi

Gempa bumi seperti yang terjadi di Garut, menurut BMKG sering disusul dengan bencana lainnya seperti tanah longsor, pohon tumbang, bahkan tsunami.

Baca Selengkapnya

Cerita Korban Gempa Garut Bertahan di Rumahnya yang Rawan Roboh

2 hari lalu

Cerita Korban Gempa Garut Bertahan di Rumahnya yang Rawan Roboh

Korban gempa Garut bertahan di rumah mereka yang rawan roboh karena tidak ada tempat pengungsian.

Baca Selengkapnya

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

3 hari lalu

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

Badan Geologi ESDM membeberkan analisis tentang gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada Sabtu malam, 27 April 2024.

Baca Selengkapnya

Gempa M6,2 di Kabupaten Garut Rusak Sejumlah Bangunan

4 hari lalu

Gempa M6,2 di Kabupaten Garut Rusak Sejumlah Bangunan

Sedikitnya empat orang luka-luka akibat gempa yang terjadi pada Sabtu malam ini.

Baca Selengkapnya

Gempa Tektonik M5.2 di Laut Banda, Terasa Sampai Maluku Tenggara

4 hari lalu

Gempa Tektonik M5.2 di Laut Banda, Terasa Sampai Maluku Tenggara

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas intra-slab subduksi banda.

Baca Selengkapnya