Datang ke Hajatan PDIP, PPP Tak Izin Prabowo  

Reporter

Sabtu, 20 September 2014 11:23 WIB

Plt Ketua PPP Emron Pangkapi, diwawancarai wartawan usai hadiri pembukaan Rakernas ke-IV PDIP di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Tempo/Budi Purwanto

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Majelis Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Yani mengatakan partainya punya hak menghadiri Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Menurut dia, perbedaan pandangan politik tak menjadi alasan bagi partainya untuk menolak undangan baik dari PDI Perjuangan. (Baca : Gerindra Emoh Pusing PPP-PAN Ada di Rakernas PDI)

Yani mengatakan PPP tak perlu meminta izin dari Koalisi Merah Putih dan Partai Gerakan Indonesia Raya. "Masak, kami mau silaturahmi harus izin?" kata Yani saat dihubungi Tempo, Sabtu, 20 September 2014. (Baca : Adik Hatta Rajasa Hadiri Rakernas PDI Perjuangan)

Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden lalu, pilihan politik PPP dan PDIP berseberangan. PPP tergabung dalam Koalisi Merah Putih pimpinan Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Sedangkan PDIP bersama Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hati Nurani Rakyat, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia mengusung Joko Widodo dan Jusuf Kalla. (Baca : Ke Rakernas PDI Perjuangan, PAN Tak Izin Prabowo)

Ahmad Yani melanjutkan, meski hadir dalam Rakernas PDIP, PPP tetap setia kepada Koalisi Merah Putih. Menurut dia, partainya akan berdiri di luar pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla sebagai penyeimbang.

Sebagai penyeimbang, PPP akan setuju jika pemerintah melakukan langkah dan kebijakan yang mementingkan rakyat. Bahkan partai berlambang Ka'bah itu bersedia memberikan kadernya yang diminati Jokowi sebagai menteri.

Yani mengaku pesismistis partainya bakal berubah haluan mendukung pemerintah Jokowi-Kalla. Perubahan arah politik tersebut, dia melanjutkan, tak semudah membalikkan telapak tangan. PPP harus menggelar pertemuan besar setingkat muktamar untuk mendengar satu per satu suara kader.

Sebelumnya, dua partai anggota Koalisi Merah Putih, yakni Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan, hadir dalam pembukaan Rakernas PDIP di Semarang, Jawa Tengah, kemarin. Padahal PPP dan PAN berseberangan dengan PDIP saat mencalonkan presiden dan wakil presiden. Kabar pun menyebutkan PPP dan PAN segera meninggalkan Koalisi Merah Putih dan bergabung dengan Jokowi-Kalla.

INDRA WIJAYA

Berita Terpopuler
Ditawari Jadi Menteri, Sri Mulyani Tersenyum
Megawati Puji Habis Jokowi di Rakernas PDIP
Chatib Diperkirakan Bertahan dalam Kabinet Jokowi
Kata Warga Bogor Pemilik Mobil Berpelat B
NasDem: Tiga Partai Koalisi Merah Putih Merapat
Jurnalis Inggris Dipaksa Masuk Islam oleh ISIS

Berita terkait

Bamsoet Dorong Seluruh Partai Politik Rekonsiliasi dalam Koalisi Pemerintahan Prabowo

16 hari lalu

Bamsoet Dorong Seluruh Partai Politik Rekonsiliasi dalam Koalisi Pemerintahan Prabowo

Bamsoet memberikan apresiasi atas pertemuan Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar -Mahfud, Arsjad Rasjid dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, saat open house di kediaman Rosan Roeslani.

Baca Selengkapnya

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

34 hari lalu

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

PPP resmi mendaftarkan PHPU ke MK. Berikut pernyataan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dan keyakinan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.

Baca Selengkapnya

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

37 hari lalu

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Partai Persatuan Pembangunan menyatakan masih fokus untuk mencermati perolehan suara yang ditengarai terdapat selisih hasil.

Baca Selengkapnya

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

37 hari lalu

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

Partai Persatuan Pembangunan tidak lolos syarat ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Mengapa bisa terjadi?

Baca Selengkapnya

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

37 hari lalu

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

Ketua Fraksi PPP Amir Uksara mengatakan belum ada pergerakan untuk menggulirkan hak angket di DPR.

Baca Selengkapnya

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

30 Desember 2023

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan bahwa partainya solid.

Baca Selengkapnya

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

23 Juli 2023

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Sandiaga Uno mengatakan memiliki visi yang sama dengan Ganjar Pranowo yaitu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Baca Selengkapnya

Soal Waktu Penentuan Arah Koalisi, Golkar Tunggu Momentum Demi Kepentingan Terbaiknya

21 Juli 2023

Soal Waktu Penentuan Arah Koalisi, Golkar Tunggu Momentum Demi Kepentingan Terbaiknya

Erwin Aksa memastikan bahwa arah politik Golkar akan selalu berada di pemerintahan.

Baca Selengkapnya

Kata Anas Urbaningrum dan Gede Pasek soal PKN yang Belum Tentukan Arah Koalisi

15 Juli 2023

Kata Anas Urbaningrum dan Gede Pasek soal PKN yang Belum Tentukan Arah Koalisi

Anas Urbaningrum dan Gede Pasek sebut Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN belum tentukan arah koalisi untuk Pemilu 2024

Baca Selengkapnya

Profil Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono dan Kontroversinya

6 Juni 2023

Profil Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono dan Kontroversinya

Muhammad Mardiono ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan atau PPP. Berikut profilnya.

Baca Selengkapnya