Banyuwangi Minta Impor Sapi Perah dari Australia  

Reporter

Senin, 7 Januari 2013 12:50 WIB

TEMPO/Machfoed Gembong

TEMPO.CO, Banyuwangi - Kepala Bidang Kelembagaan dan Budidaya Ternak Dinas Peternakan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Nanang Sugiharto, mengatakan pemerintah Banyuwangi mengajukan permintaan kepada Kementerian Pertanian untuk mengimpor 100 ekor sapi perah dari Australia.

Menurut Nanang, pengajuan impor sapi dari Australia setelah pemerintah Banyuwangi gagal mengimpor sapi dari Kanada. "Australia sudah bebas dari penyakit sapi gila," katanya kepada wartawan, Senin, 7 Januari 2013.

Tahun 2012 lalu, pemerintah Banyuwangi mengajukan izin agar bisa mengimpor 300 ekor sapi perah dari Kanada. Namun, Kementerian Pertanian melarang karena di negara itu sedang berjangkit sapi gila alias mad cow.

Nanang menjelaskan, Banyuwangi butuh pasokan sapi perah impor untuk memperbaiki genetik sapi perah lokal. Semakin bagus genetiknya, maka produksi susu yang dihasilkan juga lebih banyak dan kental.


Saat ini Banyuwangi sedang mengembangkan budidaya sapi perah bekerja sama dengan PT Nestle. Populasi sapi perah pada 2012 sebanyak 1.200 ekor dengan produksi susu hingga 90 ribu liter per bulan. "Sapi perah lokal diambil dari Malang dan Pasuruan," ujar Nanang.

Ketua kelompok peternak sapi perah Kecamatan Purwoharjo, Edi Saputra, mengatakan pemerintah Banyuwangi harus melatih peternak sebelum mengimpor sapi dari luar negeri. Sebab, sapi luar negeri membutuhkan perawatan yang berstandar tinggi. "Kalau petani tak siap, hasil susu sapi impor juga tidak maksimal," ucapnya.

Di Kecamatan Purwoharjo terdapat 40 peternak dengan jumlah sapi mencapai 500 ekor dan produksi susu 600-750 liter setiap hari. Susu dijual ke PT Nestle dengan harga Rp 4.100 per liter.

IKA NINGTYAS

Berita terkait

Terkini: Jokowi dan Sri Mulyani Rapat Pembatasan Impor, Sertifikat Tanah di Bekasi Beralih ke Elektronik

17 jam lalu

Terkini: Jokowi dan Sri Mulyani Rapat Pembatasan Impor, Sertifikat Tanah di Bekasi Beralih ke Elektronik

Berita terkini bisnis: Presiden Jokowi dan Sri Mulyani rapat membahas pembatasan impor, sertifikat tanah di Kabupaten Bekasi beralih ke elektronik.

Baca Selengkapnya

Kelakuan SYL saat Jadi Mentan: Palak Rp 1 Miliar untuk Umrah Sekeluarga Sampai Beli Keris Rp 105 Juta

17 jam lalu

Kelakuan SYL saat Jadi Mentan: Palak Rp 1 Miliar untuk Umrah Sekeluarga Sampai Beli Keris Rp 105 Juta

Fakta Terbaru Sidang Syahrul Yasin Limpo (SYL), di antaranya pejabat Kementan diminta Rp 1 miliar

Baca Selengkapnya

Menteri Pertanian Janji Bersihkan Kementerian dari Korupsi

19 jam lalu

Menteri Pertanian Janji Bersihkan Kementerian dari Korupsi

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan tidak pandang bulu dalam pemberantasan korupsi di lembaganya.

Baca Selengkapnya

Syahrul Yasin Limpo Irit Bicara Usai Diperiksa soal Auditor BPK Minta Rp12 Miliar Demi Opini WTP

19 jam lalu

Syahrul Yasin Limpo Irit Bicara Usai Diperiksa soal Auditor BPK Minta Rp12 Miliar Demi Opini WTP

BPK meminta keterangan Syahrul Yasin Limpo berkaitan kesaksian anak buahnya soal ada auditor BPK meminta uang agar Kementan dapat opini WTP

Baca Selengkapnya

Mobil Mercedes Benz Sprinter Disita KPK, Ini Kata Syahrul Yasin Limpo

22 jam lalu

Mobil Mercedes Benz Sprinter Disita KPK, Ini Kata Syahrul Yasin Limpo

Dalam kesempatan yang berbeda, kuasa hukum Syahrul Yasin Limpo, Djalamudin Koedoeboen, mengatakan belum mengetahui soal mobil yang disita KPK itu.

Baca Selengkapnya

Dirjen Hortikultura Kementan Sebut Rp4 Miliar Lebih Dianggarkan untuk Keperluan SYL

1 hari lalu

Dirjen Hortikultura Kementan Sebut Rp4 Miliar Lebih Dianggarkan untuk Keperluan SYL

Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengungkapkan ada anggaran Rp4 miliar lebih untuk memenuhi keperluan Syahrul Yasin Limpo (SYL)

Baca Selengkapnya

Kementan Optimalisasi Lahan Rawa di Aceh Utara untuk Genjot Indeks Pertanian

1 hari lalu

Kementan Optimalisasi Lahan Rawa di Aceh Utara untuk Genjot Indeks Pertanian

Tujuan utama optimasi lahan rawa adalah optimalisasi lahan yang terintegrasi dengan upaya peningkatan taraf hidup petani melalui bantuan pengembangan sistem irigasi.

Baca Selengkapnya

Saksi: SYL Minta Rp105 Juta ke Ditjen Tanaman Pangan Kementan untuk Bayar Keris Emas

2 hari lalu

Saksi: SYL Minta Rp105 Juta ke Ditjen Tanaman Pangan Kementan untuk Bayar Keris Emas

Pejabat di Kementerian Pertanian, Edi Eko Sasmito, bersaksi direktoratnya mendapat jatah pembayaran pembelian keris emas Rp105 juta dari SYL

Baca Selengkapnya

Dirjen Hortikultura Mengaku Diminta Rp1 Miliar untuk Umrah SYL dan Keluarga

2 hari lalu

Dirjen Hortikultura Mengaku Diminta Rp1 Miliar untuk Umrah SYL dan Keluarga

Bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut meminta para eselon I untuk memberikan Rp1 miliar untuk pembayaran Ibadah Umrah

Baca Selengkapnya

Profil Indira Chunda Thita, Putri Syahrul Yasin Limpo yang Minta Rp 21 Juta ke Kementan untuk Beli Sound System

2 hari lalu

Profil Indira Chunda Thita, Putri Syahrul Yasin Limpo yang Minta Rp 21 Juta ke Kementan untuk Beli Sound System

Indira Chunda Thita, putri Syahrul Yasin Limpo, memulai karir politik di PAN sebelum melompat ke Partai NasDem.

Baca Selengkapnya