Jokowi akan Bisiki Parpol soal Capres Musra, JK: Kami Waktu Jadi Pemerintahan Tidak Mencampuri

Selasa, 16 Mei 2023 00:17 WIB

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla usai menghadiri resepsi pernikahan anak Anies Baswedan di Candi Bentar Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam, 29 Juli 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla alias JK menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memberikan bisikan kuat kepada partai-partai politik mengenai calon presiden (capres).

Menurut JK ketika zaman kepemimpinan Megawati Soekarnoputri saat menghadapi Pemilu 2004 yang merupakan kali pertama masyarakat dapat memilih langsung presiden dan wakil presidennya, tidak ada campur tangan kepala negara untuk mempengaruhi partai politik.

Begitupun saat kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. "Saya sering katakan zaman Ibu Mega, Pak SBY, sama sekali tidak mempengaruhi parpol untuk memilih ini itu, ndak ada," kata JK di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin 15 Mei 2023.

JK menjelaskan saat Megawati dan SBY memimpin, seluruh partai politik diberikan kebebasan untuk memilih siapa pun yang akan dicalonkan, termasuk memilih koalisi. Karena menurutnya tujuan politik adalah memajukan bangsa dengan cara yang demokratis.

"Jadi diberikan (kebebasan) kepada partai-partai itu, kemudian ada koalisi masing-masing, adalah cara untuk mencapai aturan karena harus mencapai 20 persen," kata JK. "Koalisi itu adalah kewenangan masing-masing, kami waktu jadi pemerintahan tidak mencampuri."

Presiden Jokowi telah menerima daftar nama capres dan cawapres yang dipilih sekelompok relawan dalam Musyawarah Rakyat atau Musra di Istora Senayan, Jakarta. Jokowi pun mengingatkan konstitusi mensyaratkan bahwa yang bisa mencalonkan capres atau cawapres hanya partai atau gabungan partai.

"Sehingga itu bagian saya untuk memberikan bisikan yang kuat, kepada partai-partai yang sekarang ini erosinya juga belum selesai," kata Jokowi di Istora, Minggu, 14 Mei 2023.

Jokowi juga dikabarkan menyampaikan pandangannya ihwal sosok calon presiden dan calon wakil presiden yang layak didukung.


ADE RIDWAN YANDWIPUTRA | FAJAR PEBRIANTO

Pilihan Editor: Musra Imbau Relawan Dukung Capres yang Ciri-cirinya Disebutkan Jokowi

Advertising
Advertising

Berita terkait

Relawan Jokowi Imbau PDIP Tak Cari Kambing Hitam Setelah Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres

1 jam lalu

Relawan Jokowi Imbau PDIP Tak Cari Kambing Hitam Setelah Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres

Panel Barus, mengatakan setelah Ganjar-Mahfud meraih suara paling rendah, PDIP cenderung menyalahkan Jokowi atas hal tersebut.

Baca Selengkapnya

Respons Jokowi hingga Luhut Soal Komposisi Kabinet Prabowo

3 jam lalu

Respons Jokowi hingga Luhut Soal Komposisi Kabinet Prabowo

Jokowi mengatakan dia dan pihak lain boleh ikut berpendapat jika dimintai saran soal susunan kabinet Prabowo-Gibran.

Baca Selengkapnya

Sorotan Media Asing Soal Luhut Buka Kemungkinan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora , Apa Alasan dan Syaratnya?

4 jam lalu

Sorotan Media Asing Soal Luhut Buka Kemungkinan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora , Apa Alasan dan Syaratnya?

Menkomarinves Luhut Pandjaoitan buka kemungkinan kewarganegaraan ganda untuk diaspora. Apa saja alasan dan syaratnya?

Baca Selengkapnya

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

4 jam lalu

Ketahui 3 Aturan Baru Tentang Kepala Desa Dalam UU Desa

Pemerintah akhirnya mengesahkan UU Desa terbaru yang telah diteken Jokowi dan diwacanakan perubahannya sejak Mei 2022. Apa saja aturan barunya?

Baca Selengkapnya

Prabowo Ingin Buat Presidential Club, Tanggapan Jokowi hingga Pengamat Politik

5 jam lalu

Prabowo Ingin Buat Presidential Club, Tanggapan Jokowi hingga Pengamat Politik

Prabowo Subianto berkeinginan membuat klub kepresidenan atau presidential club

Baca Selengkapnya

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

5 jam lalu

Permintaan Tambah Masa Jabatan Kepala Desa Dikabulkan, Kok Bisa?

Permintaan para kepala desa agar masa jabatannya ditambah akhirnya dikabulkan pemerintah. Samakah hasilnya dengan UU Desa?

Baca Selengkapnya

Perjalanan Ubah Regulasi Masa Jabatan Kepala Desa di UU Desa, Setelah Unjuk Rasa Menjelang Pemilu 2024

7 jam lalu

Perjalanan Ubah Regulasi Masa Jabatan Kepala Desa di UU Desa, Setelah Unjuk Rasa Menjelang Pemilu 2024

Masa jabatan kepala desa akhirnya diperpanjang dari 6 tahun menjadi 8 tahun. Beleid gres itu tertuang dalam UU Desa yang diteken Jokowi.

Baca Selengkapnya

Ragam Tanggapan atas Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club

9 jam lalu

Ragam Tanggapan atas Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club

Prabowo ingin menjaga silaturahmi kebangsaan dan menjadi teladan lewat presidential club.

Baca Selengkapnya

Jokowi Soal Susunan Kabinet Prabowo: Kalau Enggak Diminta Saran tapi Ikut Nimbrung, Enggak Boleh

16 jam lalu

Jokowi Soal Susunan Kabinet Prabowo: Kalau Enggak Diminta Saran tapi Ikut Nimbrung, Enggak Boleh

Menurut Jokowi, berbagai masukan tentang susunan kabinet mendatang itu boleh diberikan jika Prabowo meminta.

Baca Selengkapnya

Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

17 jam lalu

Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal kelanjutan rencana pemerintah memberi insentif untuk mobil hybrid.

Baca Selengkapnya