Timses Jokowi Akan Rapat Perdana Bareng Erick Thohir

Rabu, 12 September 2018 11:37 WIB
Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee atau INASGOC Erick Thohir mengenakan baju tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Posko Cemara, Jakarta pada Jumat, 7 September 2018. Dok. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir, akan memimpin rapat timses untuk pertama kalinya pada siang ini, Rabu, 12 September 2018. "Ini rapat perdana kami bersama ketua dan Pak Erick Thohir dipastikan hadir memimpin rapat siang ini," kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf, Raja Juli Antoni pada Rabu, 12 September 2018.

Baca: Politikus Gerindra Sebut Erick Thohir Cawapres Stuntman Jokowi

Menurut Antoni, nantinya Erick akan memaparkan ihwal situasi dan perkembangan politik terkini. "Kemudian kami akan menunggu arahan-arahan dari beliau," ujar Antoni.

Saat didapuk menjadi Ketua TKN, Erick mengatakan, masih terlalu dini bagi dirinya untuk berbicara tentang strategi pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di pemilihan presiden 2019. Kendati, masa kampanye akan dimulai pada 23 September 2018. Namun Dirinya akan segera mempersiapkan strategi sesuai visi misi capres-cawapres.

Sebelumnya, Antoni mengatakan, kendati tak memiliki pengalaman politik, Ketua TKN KIK Erick Thohir diharapkan dapat membuat kampanye modern agar bisa menggaet suara para milineal di pemilihan presiden atau Pilpres 2019.

"Ketua TKN itu kan campaign manager, jadi dalam hal ini kita butuh seorang profesional yang bisa manage kampanye secara modern," ujar Antoni di Posko Cemara, Jakarta pada Jumat, 7 September 2018.

Simak juga: Jusuf Kalla Siap Jadi Mentor Erick Thohir di Dunia Politik

Raja Juli enggan membandingkan kemampuan Erick Thohir dengan ketua timses kubu penantang Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso. Yang jelas, kata dia, Erick dinilai memiliki kemampuan manajemen yang melampaui temen-teman segenerasinya. "Mengelola partai dan bisnis itu kan secara prinsip sama. Tinggal menyesuaikan dengan suasana saja. Pak Erick ini baru ketemu sekali dua kali, tapi jauh lebih pintar dari politikus," kata Antoni.

Baca Juga