Gempa Lombok, Pemerintah NTB Bisa Pakai Cadangan Beras Bulog

Minggu, 26 Agustus 2018 07:49 WIB

Ribuan muslim Lombok melaksanakan salat sunat taubat di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis, 23 Agustus 2018. Dalam salat berjemaah ini, warga memohon diberikan keselamatan, ketabahan, serta dijauhkan dari bencana gempa yang melanda Lombok. ANTARA/Ahmad Subaidi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Pemerintah Daerah dapat menggunakan cadangan beras sampai 200 ton untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi Gempa Lombok. Sementara itu, pemerintah kabupaten bisa menggunakan 100 ton. Cadangan ini berasal dari gudang Perum Bulog.

Baca: Tanggap Darurat Berakhir, Pemulihan Gempa Lombok Segera Dimulai

Sementara itu, Kementerian Sosial juga juga menyalurkan sembako berupa beras dan lauk pauk sebanyak 21.000 paket dan 1.000 paket peralatan dapur keluarga. "Dengan adanya sembako dan alat-alat memasak diharapkan warga dapat mendirikan dapur umum mandiri di dekat lokasi rumah mereka," kata Agus Gumiwang Kartasasmita di Lombok, Sabtu 25 Agustus 2018 malam.

Data Dinas Sosial Provinsi NTB dan Posko Induk mencatat, sampai hingga 25 Agustus 2018, ada 563 jiwa meninggal akibat gempa Lombok. Sementara ritu, 1.116 orang luka berat dan rawat inap. Kemudian, 71.937 unit rumah rusak dan 417.529 jiwa mengungsi.

Sejak gempa mengguncang NTB pada 29 Juli lalu, Kementerian Sosial telah menyalurkan sebanyak 1.519 tenda gulung, tenda keluarga, dan tenda serbaguna. Sementara untuk tambahan bantuan penyediaan shelter, Kemensos mengaktifkan Klaster Nasional Pengungsian.

Secara keseluruhan bantuan sosial tanggap darurat dari Kementerian Sosial mencapai Rp 1,257 triliun terdiri dari bantuan logistik, santunan ahli waris, uang duka untuk relawan yang gugur dalam penangganan korban bencana gempa, santunan paket sembako, beras reguler, peralatan dapur keluarga, bansos PKH dan BPNT.

Advertising
Advertising

Simak juga: Pembangunan Rumah Korban Gempa Lombok Ditarget Tuntas 6 Bulan

Selama pelaksanaan masa tanggap darurat gempa Lombok, Agus Gumiwang mengatakan Kementerian Sosial juga melakukan pemulihan sosial meliputi Layanan Dukungan Psikososial (LDP), Perlindungan Sosial Berkelanjutan, dan Pengerahan Taruna Siaga Bencana (Tagana). "Seluruh upaya tersebut untuk menunjukan bahawa negara hadir dalam memberikan perlindungan dan jaminan kepada masyarakat yang tertimpa bencana," kata Agus Gumiwang.

Berita terkait

11 Kereta Dihentikan Sementara saat Gempa Garut

2 jam lalu

11 Kereta Dihentikan Sementara saat Gempa Garut

Sebanyak 11 kereta diminta berhenti sementara saat gempa Garut yang terjadi pada Sabtu, 27 April 2024 pukul 23.29 WIB.

Baca Selengkapnya

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

2 jam lalu

Gempa M 6,5 di Garut, Begini Penjelasan Lengkap Badan Geologi ESDM

Badan Geologi ESDM membeberkan analisis tentang gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada Sabtu malam, 27 April 2024.

Baca Selengkapnya

Gempa M6,2 di Kabupaten Garut Rusak Sejumlah Bangunan

4 jam lalu

Gempa M6,2 di Kabupaten Garut Rusak Sejumlah Bangunan

Sedikitnya empat orang luka-luka akibat gempa yang terjadi pada Sabtu malam ini.

Baca Selengkapnya

Gempa 6,5 Magnitudo di Laut Selatan Jawa Barat, Guncangan Terasa Hingga Depok

5 jam lalu

Gempa 6,5 Magnitudo di Laut Selatan Jawa Barat, Guncangan Terasa Hingga Depok

Warga Depok merasakan guncangan gempa 6,5 magnitudo yang terjadi pada Sabtu malam. Titik gempa di laut selatan Jawa Barat.

Baca Selengkapnya

Top 3 Tekno: UTBK dan Tips Lolos Seleksi Mandiri, Gempa dan BMKG

5 jam lalu

Top 3 Tekno: UTBK dan Tips Lolos Seleksi Mandiri, Gempa dan BMKG

Sejak 2023 seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia jalur atau seleksi mandiri dipermudah dengan menggunakan nilai UTBK saja.

Baca Selengkapnya

Seismograf Gunung Semeru di Jawa Timur Rekam Guncangan Kuat Gempa Garut

6 jam lalu

Seismograf Gunung Semeru di Jawa Timur Rekam Guncangan Kuat Gempa Garut

Ada tujuh kali gempa tektonik jauh yang terekam dengan amplitudo 4-26 mm, S-P 12-60 detik, dan lama gempa 29-533 detik.

Baca Selengkapnya

BPBD: Gempa M6,2 dari Laut Selatan Jawa Barat Berdampak Kerusakan dan Korban Luka

7 jam lalu

BPBD: Gempa M6,2 dari Laut Selatan Jawa Barat Berdampak Kerusakan dan Korban Luka

Gempa bermagnitudo 6,2 di Laut Selatan Jawa Barat tidak hanya terasa kencang dan lama getarannya.

Baca Selengkapnya

Gempa Bikin Warga Garut Berhamburan dan Trauma, Kaca Jendela Bergetar Kencang

11 jam lalu

Gempa Bikin Warga Garut Berhamburan dan Trauma, Kaca Jendela Bergetar Kencang

Masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat, dikagetkan dengan gempa bumi yang terjadi pada Sabtu malam, 27 April 2024, sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Selengkapnya

Gempa yang Mengguncang Kencang Garut hingga Jakarta, Ini Data dan Penjelasan BMKG

13 jam lalu

Gempa yang Mengguncang Kencang Garut hingga Jakarta, Ini Data dan Penjelasan BMKG

BMKG memperbarui informasi gempa yang mengguncang kuat dari laut selatan Pulau Jawa pada Kamis menjelang tengah malam, 27 April 2024.

Baca Selengkapnya

Gempa M6,5 Malam Ini, Guncangan Terkuat di Sukabumi dan Tasikmalaya

14 jam lalu

Gempa M6,5 Malam Ini, Guncangan Terkuat di Sukabumi dan Tasikmalaya

Berikut data dan penjelasan dari BMKG tentang sebaran dampak gempa itu dan pemicunya.

Baca Selengkapnya