Minggu, 15 September 2019

Arzetti Bilbina, Dandim Sidoarjo, dan Awal Pertemuan Itu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arzeti Bilbina. TEMPO/ Ramdani

    Arzeti Bilbina. TEMPO/ Ramdani

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Komandan Komando Distrik Militer 0816 Sidoarjo, Jawa Timur, Letnan Kolonel Kavaleri Rizki Indra Wijaya mengakui bertemu dengan Arzetti Bilbina di sebuah hotel di Lawang, Kabupaten Malang. Menurut Rizki, pertemuan itu sebatas membahas dana bantuan pembangunan masjid di panti asuhan yang ia asuh.

    Rizki mengaku mengenal Arzetti ketika masih taruna. Namun ia baru bertemu lagi dengan Arzetti saat Ramadan lalu, ketika ada acara di Alun-alun Sidoarjo. "Kami sebatas teman. Kebetulan, karena saya butuh bantuan, kita ketemu," kata Rizki, yang mengaku datang ke hotel dengan mobil dinas dan ditemani bawahannya.

    ARZETTI BILBINA & DANDIM SIDOARJO
    Arzetti dan Dandim Sidoarjo Digerebek di Hotel, Ini Kata TNI AD
    Dituduh Bareng Arzetti di Hotel, Dandim Sidoarjo Buka Suara

    Bantuan itu, ucap Rizki, terkait dengan pembangunan masjid di salah satu panti asuhan yang ia asuh dulu ketika bertugas di sana. Di Malang, ia mengasuh tiga panti asuhan anak yatim dan satu pondok pesantren. "Dia sebagai anggota Dewan. Jadi tak ada salahnya minta bantuan dengan mengajukan proposal," ujarnya.

    Arzetti dikabarkan digerebek bersama Rizki di Hotel Arjuna, Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu, 25 Oktober 2015, sekitar pukul 14.00. Arzetti saat dikonfirmasi membantah ihwal pertemuan itu. "Ndak benar itu, Mas. Itu hoax," tutur artis yang juga politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

    Sebelumnya beredar kabar lewat pesan singkat, pada Minggu, 25 Okotber 2015, sekitar pukul 13.30 WIB, Detasemen Polisi Militer Divisi Infanteri II mendapat telepon dari Letnan Kolonel Pasukan Khas Dicky yang meminta bantuan untuk menyelidiki dugaan perselingkuhan yang dilakukan Rizki dengan Arzetti di Hotel Arjuna.

    Setelah mendapat laporan, Wakil Komandan Denpom Divif II Komando Strategis Angkatan Darat Kapten Corps Polisi Militer Sandri dan Kapten CPM Prana bertemu dengan Sersan Kepala Arifin, anggota staf Intel Yon Paskhas Malang, yang sudah di lokasi kejadian. Kemudian sekitar pukul 14.30, terjadi penggerebekan. Mereka mendapati Rizky bersama Arzetti di sebuah kamar.

    BACA JUGA
    Wawancara Jokowi: Terungkap, Ini Pukulan Terberat Presiden
    Video dari Helikopter: Marquez Sundul Kaki Rossi Lalu Jatuh

    Keduanya lantas dibawa ke Markas Denpom Divif II. Tidak lama kemudian, suami Arzeti, Didit Setiawan, datang. Dari hasil koordinasi Asisten Intelijen Kodam V/Brawijaya dan Denpom V/3 Malang, Rizky, Arzetti, dan Didit dibawa ke Markas Denpom V/3 Malang untuk diperiksa.

    Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal M. Sabrar Fadhilah membenarkan penggerebekan terhadap Rizki dan Arzetti. Keduanya diduga berselingkuh di Hotel Arjuna. "Peristiwanya benar. Tapi saya kira kita patut mengedepankan asas praduga tak bersalah," kata Fadhilah kepada Tempo, Senin, 26 Oktober 2015.

    Fadilah berujar, peristiwa tersebut terjadi pada 25 Oktober 2015. Kasusnya saat ini sedang diproses penyidik internal TNI AD. "Sekarang dalam proses pemeriksaan, apakah yang disangkakan itu betul atau tidak," ucapnya. "Kalau memang terjadi kesalahan, tentu akan ada hukuman dan sanksi."

    FRISKI RIANA | NURHADI

    BERITA MENARIK
    Dihukum karena Tendang Marquez, Begini Reaksi Rossi
    Rossi: Marquez Menang, Ia Membuat Saya Kehilangan Gelar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.