Pollycarpus Dihukum 14 Tahun Penjara

Reporter

Editor

Selasa, 20 Desember 2005 12:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghukum Pollycarpus Budihari Prianto, terdakwa perkara pembunuhan aktivis Munir, dengan hukuman 14 tahun penjara.Menurut Majelis Hakim, pilot senior Garuda Indonesia itu terlibat dalam pembunuhan Munir pada 7 September 2004. Ia juga dinyatakan terbukti melakukan pemalsuan surat. "Menghukum terdakwa Polycarpus dengan hukuman 14 tahun, dipotong masa tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Tjitjut Sutiyarso, Selasa (19/12).Pollycarpus yang ditetapkan oleh hakim tetap ditahan menyatakan menolak putusan itu. Adapun jaksa yang menuntut dengan hukuman seumur hidup menyatakan pikir-pikir.Istri Pollycarpus, Ny. Herawati Swandari, yang menangis selama sidang menolak vonis untuk suaminya itu. "Anda dengar, semua itu hanya dongeng," katanya. Ia pun berniat melaporkan masalah ini ke Presiden Yudhoyono, Komisi Kejaksaan, dan Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Munir meninggal di atas pesawat dalam perjalanan Singapura-Amsterdam pada 7 September 2004. Hasil otopsi menyimpulkan ia diracun menggunakan arsenik. Jaksa Penuntut Umum dua pekan lalu menuntut Pollycarpus, satu-satunya terdakwa yang diadili dalam kasus ini, dengan hukuman seumur hidup.Saat pembacaan putusan, aksi demonstrasi oleh dua kelompok massa digelar di luar pengadilan. Mereka mengaku dari Komite Mahasiswa Indonesia Timur yang meminta agar pengadilan tidak menjadikan Pollycarpus sebagai kambing hitam.Kelompok lainnya adalah Komisi Aksi untuk Solidaritas Munir. Mereka menuntut polisi menemukan pembunuh Munir yang lain. Thoso Priharnowo

Berita terkait

Istri Munir Pesimistis Komnas HAM Bisa Selidiki Kasus Kematian Suaminya

35 hari lalu

Istri Munir Pesimistis Komnas HAM Bisa Selidiki Kasus Kematian Suaminya

Suciwati mengatakan Komnas HAM hanya memeriksa 3 saksi dalam waktu satu tahun tiga bulan dalam penyelidikan kembali kematian Munir.

Baca Selengkapnya

7 Tahun Jokowi Usut Kasus Pembunuhan Munir Malah Dokumen TPF Hilang, Suciwati: Presiden Joko Widodo Pembohong

13 Oktober 2023

7 Tahun Jokowi Usut Kasus Pembunuhan Munir Malah Dokumen TPF Hilang, Suciwati: Presiden Joko Widodo Pembohong

Hari ini, 13 Oktober, 7 tahun lalu Presiden Jokowi minta Jaksa Agung usut kasus pembunuhan Munir. Malah dokumen TPF Munir hilang. Begini kata Suciwati

Baca Selengkapnya

KASUM Masih Mendiskusikan Nama untuk Diajukan ke Tim Ad hoc Kasus Munir

24 Desember 2022

KASUM Masih Mendiskusikan Nama untuk Diajukan ke Tim Ad hoc Kasus Munir

Komite Aksi Untuk Munir (KASUM) masih mendiskusikan nama untuk diajukan ke tim ad hoc Komnas HAM menyelidiki kasus Munir.

Baca Selengkapnya

Komnas HAM akan Bentuk Tim Adhoc Penyelidikan Kasus Munir

23 Desember 2022

Komnas HAM akan Bentuk Tim Adhoc Penyelidikan Kasus Munir

Tim adhoc penyelidikan kasus Munir akan diumumkan pada 10 Januari 2023.

Baca Selengkapnya

Resensi Buku Mencintai Munir: Pesan untuk Melawan Lupa dan Mencintai Munir

10 Oktober 2022

Resensi Buku Mencintai Munir: Pesan untuk Melawan Lupa dan Mencintai Munir

Istri akvitis hak asasi manusia (HAM) Munir, Suciwati, merilis buku berjudul "Mencintai Munir".

Baca Selengkapnya

18 Tahun Munir Diracun: Misteri Kematian Ongen Latuihamallo Saksi Kunci Pembunuhan Munir

16 September 2022

18 Tahun Munir Diracun: Misteri Kematian Ongen Latuihamallo Saksi Kunci Pembunuhan Munir

Teka-teki kematian Munir telah 18 tahun. Ongen Latuihamallo saksi kunci pembunuhan aktivis HAM itu, ditemukan tewas saat menyetir mobil.

Baca Selengkapnya

18 Tahun Munir Dibunuh, Begini Profil Aktivis HAM Pendiri KontraS dan Imparsial Itu

8 September 2022

18 Tahun Munir Dibunuh, Begini Profil Aktivis HAM Pendiri KontraS dan Imparsial Itu

Munir aktivis HAM dibunuh dengan racun arsenik saat perjalanannya ke Belanda 7 September 2004. Kini sudah 18 tahun lamanya, dalang tak juga ditemukan

Baca Selengkapnya

Komnas HAM Bentuk Tim Ad Hoc Penyelidikan Kasus Kematian Munir

7 September 2022

Komnas HAM Bentuk Tim Ad Hoc Penyelidikan Kasus Kematian Munir

Komnas HAM membentuk tim ad hoc penyelidikan pelanggaran HAM berat kasus pembunuhan Munir Said Thalib.

Baca Selengkapnya

Bambang Widjojanto Mengenang Aktivis HAM Munir: Saya Meminta Munir Gabung di YLBHI Jakarta

7 September 2022

Bambang Widjojanto Mengenang Aktivis HAM Munir: Saya Meminta Munir Gabung di YLBHI Jakarta

Sesama aktivis HAM, Bambang Widjojanto mengenang kematian Munir 18 tahun lalu. Saat itu sebagai Ketua YLBHI, ia meminta Munir gabung di Jakarta.

Baca Selengkapnya

18 Tahun Kematian Munir, Begini Kronologi Pembunuhan Aktivis HAM Itu dengan Racun Arsenik

7 September 2022

18 Tahun Kematian Munir, Begini Kronologi Pembunuhan Aktivis HAM Itu dengan Racun Arsenik

Munir Said Thalib, aktivis HAM pendiri IKontraS dibunuh dengan racun arsenik saat penerbangan Jakarta - Belanda 18 tahun lalu. Siapa dalangnya?

Baca Selengkapnya