Pilkada Sulsel, PDIP Peringatkan Calon Tolak Gandeng Kader

Reporter

Minggu, 3 Mei 2015 08:01 WIB

Ilustrasi Bendera Partai PDIP. Tempo/Arie Basuki

TEMPO.CO, Makassar — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan memberi peringatan figur eksternal yang menolak berpasangan dengan kader PDIP pada pemilihan kepala daerah di 11 Kabupaten di Sulawesi Selatan.

“Nama-nama yang telah kami jaring, janganlah terlalu arogan. Kalau tidak mau berpasangan dengan kader kami, maka kami pun tak akan mengusungnya,” kata Sekretaris PDIP Sulawesi Selatan Rudy Pieter Goni, Sabtu 2 Mei 2015.

Menurutnya, pasangan untuk posisi calon wakil bupati dari internal partainya telah disampaikan kepada mereka yang telah mengiuti uji kepatutan dan kelayakan yang berlangsung pada April lalu. Rudi berharap mereka mematuhinya. Meski tidak semua kabupaten akan diperlakukan seperti itu. Misalnya saja di Kabupaten Pangkep, Bulukumba, dan Selayar karena PDIP tidak memiliki kursi di DPRD di tiga kabupaten ini.

“Misalnya di Kabupaten Gowa, kami punya Iqbal Arifin untuk posisi wakil bupati,” ujar Rudi.

Sebaliknya untuk kabupaten lain, ujar dia, tidak ada alasan bagi para calon bupati untuk menolak kader PDIP. Karena ia mengklaim, partainya dapat menjadi penentu untuk mau dipemilihan tersebut. “Kami ini partai besar loh. Sangat arogan mereka yang menolak atau mempertimbangkan kader kami,”tutur Rudy.

Bakal Calon Bupati Gowa Yusuf Sommeng mengatakan berpikir untuk diduetkan dengan kader PDIP. Alasannya, harus melihat lebih dulu hasil survei yang dilakukannya. “Kalau mengurangi suara, bagaimana. Kami maju untuk menang,” kata Kepala Inspektorat Sulawesi Selatan ini.

Senada, Ketua Demokrat Kabupaten Luwu Timur Nur Husain mengatakan tak ingin gegabah dalam memilih calon pendamping. Karena itu, ia butuh survei pembanding dari internal partainya. “Saya sih siapa saja. Asalkan surveinya bagus,” kata Calon Bupati dari Luwu Timur ini.

Inipun dikatakan calon Bupati dari Kabupaten Maros Nur Hasan. Menurut dia, untuk menang harus berbasis survei. Kalau popularitas dan elektabilitasnya tingg tidak ada masalah. “Kalau sebaliknya bagaimana. Nantilah kami lihat,” kata anggota Partai Hanura Sulawesi Selatan ini.

Pada Rabu 29 April lalu, PDIP Sulawesi Selatan telah menjaring 36 bakal calon kepala daerah yang akan mengendarai partai ini untuk maju dipemilihan tersebut. 36 bakal calon itu tersebar di 10 Kabupaten dari 11 kabupaten yang menggelar pemilihan.
Ketua PDIP Sulawesi Selatan Andi Ridwan Witri mengatakan, 36 nama ini nantinya akan diserahkan kepada DPP untuk mengerucutkan menjadi 22 nama. Sebab, setiap daerah PDIP akan memilih dua nama saja. Dua nama itu terdiri atas calon bupati dan wakil bupati.

Menurut dia, terpilihnya 36 nama dari 104 bakal calon yang telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan berdasarkan tiga aspek. Yaitu kapabilitas, akuntabilitas, dan nilai jual di masyarakat. “Kami akan kirim ke DPP. DPP yang menentukan,” katanya.

ARDIANSYAH RAZAK BAKRI

Berita terkait

PPP Bersedia Mendukung PDIP di Pilgub Sumut dengan 4 Syarat

10 Januari 2018

PPP Bersedia Mendukung PDIP di Pilgub Sumut dengan 4 Syarat

PDIP butuh dukungan PPP untuk menggenapi syarat mengusung calonnya di pilgub Sumut.

Baca Selengkapnya

PDIP Tunjuk Ahmad Basarah Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti

10 Januari 2018

PDIP Tunjuk Ahmad Basarah Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti

Sebelumnya nama Ahmad Basarah sempat disebut bakal dicalonkan sebagai wakil gubernur dari PDIP.

Baca Selengkapnya

PDIP Sambut Baik Keputusan Gerindra Dukung Gus Ipul

10 Januari 2018

PDIP Sambut Baik Keputusan Gerindra Dukung Gus Ipul

Dengan bergabungnya Gerindra ke kubu Gus Ipul, maka koalisi ini merupakan koalisi pertama antara Partai Gerindra dan PDIP dalam pilkada 2018.

Baca Selengkapnya

Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, PKS Tetap Bergabung dengan PDIP

10 Januari 2018

Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, PKS Tetap Bergabung dengan PDIP

Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan partainya tetap mendukung Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018.

Baca Selengkapnya

PDIP Resmi Usung Puti Guntur Soekarno Dampingi Gus Ipul

10 Januari 2018

PDIP Resmi Usung Puti Guntur Soekarno Dampingi Gus Ipul

PDIP memutuskan untuk mengusung Puti Guntur Soekarno setelah mendapat masukan dari Gus Ipul serta pesan dari kiai, alim ulama, dan tokoh masyarakat.

Baca Selengkapnya

Di HUT PDIP, Jokowi Ingatkan Pejabat Tak Tergiur Tawaran Politik

10 Januari 2018

Di HUT PDIP, Jokowi Ingatkan Pejabat Tak Tergiur Tawaran Politik

Presiden Jokowi mengatakan bahwa kader PDIP dan pejabat pemerintah masih harus bekerja keras karena banyak tugas yang belum usai.

Baca Selengkapnya

Kesal dengan Hoax, Megawati: Kalau Mau Tempur, Mari secara Jantan

10 Januari 2018

Kesal dengan Hoax, Megawati: Kalau Mau Tempur, Mari secara Jantan

Megawati menyebut pihak-pihak yang menggunakan hoax untuk menjatuhkan lawan politik sebagai pengecut.

Baca Selengkapnya

Dukung Saifullah Yusuf, PKS Siap Kerja Sama dengan PDIP

10 Januari 2018

Dukung Saifullah Yusuf, PKS Siap Kerja Sama dengan PDIP

PKS akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan koalisi pendukung Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim 2018.

Baca Selengkapnya

HUT PDIP, Hasto Singgung Partainya Biasa Dicurangi di Pilkada

10 Januari 2018

HUT PDIP, Hasto Singgung Partainya Biasa Dicurangi di Pilkada

Hasto Kristiyanto juga menyebut PDIP dikucilkan dan hanya sekedar menjadi ornamen demokrasi selama 32 tahun Orde Baru.

Baca Selengkapnya

PKB Merasa Ditinggal PDIP di Pilgub Jateng

9 Januari 2018

PKB Merasa Ditinggal PDIP di Pilgub Jateng

Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan partainya merasa ditinggal oleh PDIP dalam pilgub Jateng.

Baca Selengkapnya