Ternate Dukung Evaluasi Kurikulum 2013

Reporter

Sabtu, 6 Desember 2014 18:58 WIB

Seorang siswi menunjukan buku pelajaran baru kurikulum 2013 di SMA 68 Jakarta (15/07). Di mulai hari ini Kemendikbud menerapkan kurikulum baru 2013 saat seluruh siswa dan siswi masuk sekolah hari pertama. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Ternate - Muhdar Din, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate mengatakan akan mendukung langkah kementerian untuk melaksanakan evaluasi terhadap kebijakan itu. Dia menuturkan kurikulum 2013 telah menuai banyak keluhan dari guru, murid dan sekolah. "Sebaiknya tidak dihentikan namun kita perbaiki yang masih kurang," ujarnya, Sabtu 6 Desember 2014. (Baca: Dirjen: Kurikulum 2013 Diterapkan Bertahap)

Sejumlah guru di Kota Ternate, Maluku Utara setuju dengan keputusan Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar, dan Menengah menghentikan kurikulum 2013. Hal ini dilantaran penerapan kurikulum itu terkesan tergesa-gesa dan cenderung menyulitkan guru.

Mardiana, guru SD Negeri 12 Ternate mengatakan, penerapan kurikulum 2013 di sekolah umumnya tidak berjalan baik lantaran banyak guru yang tidak memahami materi sehingga mengalami kesulitan dalam penerapannya. Materi kurikulum 2013 dianggap lebih ribet dibandingkan kurikulum 2006, terutama dalam hal evaluasi penulisan laporan pendidikan.

"Kebijakan menghentikan kurikulum 2013 merupakan sebuah kebijakan yang tepat dalam memperbaiki sistem pendidikan," kata Mardiana.

Hal senada disampaikan Muhammad Idrus, guru SD Negeri 17 Ternate. Menurut Idrus, selain sulit dalam penerapannya, kurikulum 2013 juga cenderung menyulitkan peserta didik terutama dalam hal memperoleh bahan ajaran. Dengan demikian, penghentian kurikulum 2013 dianggap bisa menyelesaikan persoalan pendidikan saat ini.

"Kami sangat setuju kebijakan itu. Lebih baik kita harus kembali ke kurikulum 2006, lantaran kurikulum itu mudah dipahami dan diterapkan," ujar Idrus. (Baca: Kurikulum 2013 Dibatalkan, Balik ke Kurikulum 2006)

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Rasyid Baswedan memutuskan menarik kurikulum 2013 lantaran masih ditemukan masalah terutama dalam hal kesiapan buku, sistim penilaian, penataran guru, dan pendampingan guru yang belum merata. (Baca: Menteri Anies Baswedan Stop Kurikulum 2013)

BUDHY NURGIANTO


Berita Lain
SBY Pernah Tegur Pembakaran Kapal Asing Ilegal
Surati Lurah, Gubernur FPI Mau Bikin Pemerintahan
Menteri Anies Baswedan Stop Kurikulum 2013
Anies Batalkan Kurikulum 2013, Guru: Tepat Sekali

Berita terkait

Jawab Permendikbud yang Baru, Kepala Pusdiklat Kwarnas: Pembinaan Pramuka Tetap Kuat

25 hari lalu

Jawab Permendikbud yang Baru, Kepala Pusdiklat Kwarnas: Pembinaan Pramuka Tetap Kuat

Penilaian ini berbeda dari pernyataan sikap Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka periode 2018-2023, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo.

Baca Selengkapnya

Ketua Kwarda Ini Setuju Pramuka Tidak Wajib di Sekolah, Kenapa?

27 hari lalu

Ketua Kwarda Ini Setuju Pramuka Tidak Wajib di Sekolah, Kenapa?

Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan pun dianggapnya rancu dengan Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila.

Baca Selengkapnya

Peraturan Baru Menteri Nadiem Soal Pramuka, Kemendikbudristek Tegaskan Ini

27 hari lalu

Peraturan Baru Menteri Nadiem Soal Pramuka, Kemendikbudristek Tegaskan Ini

Penjelasan menyusul hangatnya perbincangan mengenai Pramuka beberapa hari belakangan menyusul terbitnya Peraturan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024.

Baca Selengkapnya

Apa Arti P5 dalam Kurikulum Merdeka? Ini Tujuan, Prinsip, dan Manfaatnya

22 Agustus 2023

Apa Arti P5 dalam Kurikulum Merdeka? Ini Tujuan, Prinsip, dan Manfaatnya

Apa itu P5 dalam Kurikulum Merdeka?

Baca Selengkapnya

Membedah Struktur Kurikulum Merdeka Tingkat SMA Sederajat

6 Agustus 2023

Membedah Struktur Kurikulum Merdeka Tingkat SMA Sederajat

Kurikulum Merdeka dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknoligi pada tahun 2022 sebagai pengganti kurikulum 2013.

Baca Selengkapnya

Menengok Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah dan Kendalanya

20 Juli 2023

Menengok Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah dan Kendalanya

Implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah memiliki sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya adalah tidak semua guru mau move on.

Baca Selengkapnya

Rincian Kurikulum Merdeka dan Tujuan Penerapannya

13 Juli 2023

Rincian Kurikulum Merdeka dan Tujuan Penerapannya

Kurikulum Merdeka merupakan konsep pembelajaran bertujuan mendalami dan mengembangkan minat serta bakat masing-masing siswa.

Baca Selengkapnya

Menilik Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013

12 Juli 2023

Menilik Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013

Terdapat beberapa perbedaan dari Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013

Baca Selengkapnya

FSGI Catat Setiap Pekan Terjadi 1 Kekerasan Seksual di Sekolah

3 Juni 2023

FSGI Catat Setiap Pekan Terjadi 1 Kekerasan Seksual di Sekolah

Selama awal 2023, telah terjadi 22 kasus kekerasan seksual di lingkungan sekolah dengan jumlah korban 202 anak.

Baca Selengkapnya

MWA UNS Tetap Gelar Pelantikan Rektor, Kemendikbud: Acara itu Ilegal

6 April 2023

MWA UNS Tetap Gelar Pelantikan Rektor, Kemendikbud: Acara itu Ilegal

Kemendikbud mengatakan acara pelantikan yang dilakukan MWA UNS adalah ilegal.

Baca Selengkapnya