Hujan Turun, Kualitas Udara di Riau Membaik

Reporter

Sabtu, 20 September 2014 16:52 WIB

Kabut asap dari sisa kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, 18 September 2014. TEMPO/Riyan Nofitra

TEMPO.CO, Pekanbaru - Hujan dalam intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur Riau sejak pagi membuat kualitas udara terus membaik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan hujan terjadi hampir merata di seluruh wilayah Riau.

“Hujan sangat membantu mengurangi kadar asap di wilayah Riau,” kata analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Agus Widodo, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 20 September 2014. (Baca: Puncak Kebakaran Sumatera Diprediksi Akhir September)

Menurut Agus, kualitas udara YANG semakin baik terlihat dari indeks standar pencemaran Uuara berdasarkan particulate matter 10 (PM10). Jika sepekan lalu PM10 di Riau mencapai 150 Psi atau tidak sehat, kini kualitas udara semakin bersih dengan indikator PM10 menjadi 40 Psi atau baik.

Particulate matter adalah istilah untuk partikel padat atau cair yang ditemukan di udara. Partikel dengan ukuran besar atau cukup gelap dapat dilihat sebagai jelaga atau asap. PM-10 merupakan partikel kecil yang berbahaya, paparan PM-10 mampu mencapai daerah yang lebih dalam pada saluran pernapasan. (Baca: Sumatera Selatan Siaga Darurat Asap 10 Hari)

Agus menambahkan, penyebaran hujan dalam intensitas ringan hingga sedang hampir merata di wilayah timur, barat, hingga utara Riau, seperti Bangkinang, Pekanbaru dan Meranti. Namun hujan tidak terjadi di wilayah selatan. “Potensi hujan di Tembilahan sangat kurang. Mudah-mudahan terbantu dengan hujan buatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana,” katanya.

Meski demikian, Agus melanjutkan, satelit Terra dan Aqua pada pukul 07.00 Sabtu pagi tadi memantau 10 hotspot (titik api) yang tersebar di Bengkalis (7), Indragiri Hulu (2), dan Indragiri Hilir (1). “Tingkat kepercayaan 70 persen dengan 6 hotspot. Sebanyak 4 hotspot di Bengkalis, dan 2 hotspot di Indragiri Hulu,” katanya. (baca: Asap Tunda 8 Penerbangan di Pekanbaru)

Sebelumnya, hampir sepekan wilayah Riau diselimuti asap pekat, sehingga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. BMKG menyebutkan asap Riau lebih didominasi kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi, yang saat ini mengalami bencana kebakaran hutan dan lahan.

Pergerakan angin yang berembus dari selatan ke utara membuat asap dari dua daerah tersebut berdampak bagi Riau. Meski demikian, di kawasan Riau disebut ditemukan hotspot, namun jumlahnya tidak begitu banyak.



RIYAN NOFITRA







TERPOPULER

Advertising
Advertising

Berita terkait

Prakiraan Cuaca Sepekan Jawa Barat, BMKG: Potensi Hujan Sedang Hingga Lebat Hanya 4 Hari

8 jam lalu

Prakiraan Cuaca Sepekan Jawa Barat, BMKG: Potensi Hujan Sedang Hingga Lebat Hanya 4 Hari

Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan atau terjadinya hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.

Baca Selengkapnya

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

8 jam lalu

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada

Baca Selengkapnya

Gempa Terkini Kembali Getarkan Bawean, Kenapa Masih Terus Terjadi?

15 jam lalu

Gempa Terkini Kembali Getarkan Bawean, Kenapa Masih Terus Terjadi?

BMKG mencatat gempa terkini yang guncangannya bisa dirasakan terjadi di Bawean, Gresik, Jawa Timur, pada Minggu pagi ini, 5 Mei 2024.

Baca Selengkapnya

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Kelembapan Udara Bisa Sampai 100 Persen

17 jam lalu

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Kelembapan Udara Bisa Sampai 100 Persen

Prediksi cuaca Jakarta hari ini, Minggu 5 Mei 2024, diawali dengan cerah berawan merata di seluruh wilayahnya pada pagi ini.

Baca Selengkapnya

Jurus Ampuh Mengatasi Gerah Akibat Hawa Panas

1 hari lalu

Jurus Ampuh Mengatasi Gerah Akibat Hawa Panas

Saat tubuh terpapar suhu ataupun hawa panas, respons alami tubuh adalah dengan memproduksi keringat untuk mendinginkan diri.

Baca Selengkapnya

Suhu Panas di Indonesia, Bukan Heatwave hingga Siklus Biasa

1 hari lalu

Suhu Panas di Indonesia, Bukan Heatwave hingga Siklus Biasa

Fenomena heatwave di sebagian wilayah Asia selama sepekan belakangan tidak terkait dengan kondisi suhu panas di Indonesia

Baca Selengkapnya

Warga Jawa Barat Rasakan 6 Gempa Sepanjang April 2024, Sebenarnya Terjadi 106 Kali

1 hari lalu

Warga Jawa Barat Rasakan 6 Gempa Sepanjang April 2024, Sebenarnya Terjadi 106 Kali

BMKG mencatat 106 kali gempa di Jawa Barat pada April 2024. Dari 6 guncangan yang terasa, gempa Garut M6,2 jadi yang paling besar.

Baca Selengkapnya

Masuk Awal Kemarau, Suhu Panas di Indonesia Masih Siklus Normal

1 hari lalu

Masuk Awal Kemarau, Suhu Panas di Indonesia Masih Siklus Normal

BMKG memastikan suhu panas di Indonesia masih bagian dari kondisi tahunan, seperti kemarau, bukan akibat heatwave.

Baca Selengkapnya

Selalu Disebut Dalam Prakiraan Cuaca BMKG, Apa Beda Hujan Ringan, Sedang, dan Berat?

1 hari lalu

Selalu Disebut Dalam Prakiraan Cuaca BMKG, Apa Beda Hujan Ringan, Sedang, dan Berat?

BMKG memprakirakan kondisi cuaca suatu area berdasarkan data numerik. Hujan ringan, sedang, dan lebat dibedakan berdasarkan intensitas airnya.

Baca Selengkapnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Jakarta Waspada Potensi Hujan Disertai Petir

1 hari lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Jakarta Waspada Potensi Hujan Disertai Petir

Prakiraan cuaca BMKG memperkirakan cuaca Jakarta hari ini cerah berawan dan hujan ringan. Sebagian wilayah waspada potensi hujan disertai petir.

Baca Selengkapnya