SBY: Ada Kompleksitas di Kebun Binatang Surabaya  

Reporter

Selasa, 21 Januari 2014 20:39 WIB

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di kantor kepresidenan, kompleks Istana Negara, Selasa, 21 Januari 2014. Pertemuan itu berkaitan dengan kemelut yang terjadi di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Menurut SBY, sebelum pertemuan, dirinya telah mendengarkan penjelasan Menteri Kehutanan dan pemerintah Jawa Timur ihwal masalah pengelolaan kebun binatang itu. "Saya juga tahu sudah diambil policy. Memang ada kompleksitas tertentu yang harus ditangani secara bersama," kata SBY, membuka pertemuan.

Karena itu, SBY berharap solusi yang ditempuh bisa dijalankan. "Siapa berbuat apa, sesuai kewenangan dan baiknya bagaimana penyelesaian masalah ini," kata dia. "Dengan demikian, yang menjadi kepedulian masyarakat bisa kami jawab dengan jalan keluar dan tindakan yang tepat."

Zulkifli, Soekarwo, dan Risma sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi kemelut di Kebun Binatang Surabaya. Zulkifli menyoroti manajemen dan pengelolaan Kebun Binatang Surabaya sejak diambil alih oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Manajemen dan pengelolaan ini belum bisa menyelesaikan konflik di kebun binatang itu dan menyebabkan kematian satwa. Karena itu, menurut Zulkifli, manajemen harus disempurnakan dan kesejahteraan satwa harus diperhatikan. "KBS harus diselamatkan, kesejahteraan harus diperhatikan," kata Zulkifli.

PRIHANDOKO

Berita terkait

Kebun Binatang Keluarga Lombok Wildlife Park, Ada Koleksi Satwa Membanggakan

20 Juni 2021

Kebun Binatang Keluarga Lombok Wildlife Park, Ada Koleksi Satwa Membanggakan

Kebun Binatang Lombok Wildlife Park memiliki 420 ekor satwa dari 62 jenis satwa.

Baca Selengkapnya

Delapan Gorila di San Diego Sembuh Dari Covid-19

16 Februari 2021

Delapan Gorila di San Diego Sembuh Dari Covid-19

Delapan gorila di Kebun Binatang San Diego telah pulih sepenuhnya setelah tertular Covid-19 bulan lalu.

Baca Selengkapnya

Kebun Binatang Ragunan Didatangi 150 Ribu Orang, Satwa Bisa Stres

19 Juni 2018

Kebun Binatang Ragunan Didatangi 150 Ribu Orang, Satwa Bisa Stres

Dokter hewan menyarankan Kebun Binatang Ragunan membatasi jumlah pengunjung agar satwa tidak stres.

Baca Selengkapnya

Penumpang Transjakarta Menuju Kebun Binatang Ragunan Meningkat

19 Juni 2018

Penumpang Transjakarta Menuju Kebun Binatang Ragunan Meningkat

PT Transjakarta mencatat jumlah penumpang bus Transjakarta rute Kebun Binatang Ragunan mengalami peningkatan selama libur Lebaran 2018.

Baca Selengkapnya

Pengelola Kebun Binatang Ragunan Bantah Kawasannya Minim Tempat Sampah

19 Juni 2018

Pengelola Kebun Binatang Ragunan Bantah Kawasannya Minim Tempat Sampah

Disebut minim tempat sampah, begini tanggapan pengelola Kebun Binatang Ragunan.

Baca Selengkapnya

Libur Lebaran 2018, 95 Persen Satwa Ragunan Dipamerkan

18 Juni 2018

Libur Lebaran 2018, 95 Persen Satwa Ragunan Dipamerkan

Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Dina Himawati mengatakan 95 persen satwa koleksi dipamerkan selama Libur Lebaran 2018.

Baca Selengkapnya

Cuaca Buruk, Gembira Loka Kurangi Waktu Hewan Keluar Kandang

1 Desember 2017

Cuaca Buruk, Gembira Loka Kurangi Waktu Hewan Keluar Kandang

Pengelola Kebun Binatang Gembira Loka juga tidak menargetkan jumlah kunjungan selama cuaca buruk, tapi tetap siap menerima pengunjung.

Baca Selengkapnya

Pencekok Miras ke Satwa TSI: Kami Menyesal Melakukan Hal Bodoh

20 November 2017

Pencekok Miras ke Satwa TSI: Kami Menyesal Melakukan Hal Bodoh

Mengaku telah melakukan hal bodoh yang berakibat fatal pada satwa, pelaku pencekokan miras ke satwa TSI di Cisarua, Bogor, menyesal.

Baca Selengkapnya

Pengunjung Pameran Satwa di Serpong Bermain dengan Ular  

10 September 2017

Pengunjung Pameran Satwa di Serpong Bermain dengan Ular  

Taman Safari Indonesia memamerkan koleksinya, berupa ular dan burung kakaktua.

Baca Selengkapnya

Siamang Tarik Jari Balita Hingga Putus, BKSDA: Dia Agresif

4 Juli 2017

Siamang Tarik Jari Balita Hingga Putus, BKSDA: Dia Agresif

Tim BKSDA yang mengunjungi Kebon Rodjo juga menilai kondisi kandang satwa memenuhi standar.

Baca Selengkapnya