Ketika Tempo 'Disuguhi' 10 PSK Sekaligus  

Reporter

Minggu, 13 Oktober 2013 06:06 WIB

Ornamen dan dekorasi bertuliskan Dollywood terpasang pada tembok sebuah wisma yang masih tutup di kawasan Lokalisasi Dolly, Surabaya, Rabu (18/9). TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.CO, Surabaya - Deretan sofa empuk warna hitam tertata rapi di lantai dua Wisma Putri Kuning 2, lokalisasi Moroseneng, Surabaya. Oleh pemilik wisma, ruangan itu dijadikan media kongko para tamu yang berkunjung.

Saat Tempo berkunjung, satu per satu pekerja seks komersial di Wisma Putri Kuning 2 berduyun-duyun menghampiri. Pakaiannya seksi. Ada yang mengenakan kaos dipadu celana pendek ketat, sebagian hanya mengenakan piyama dan sisanya berpakaian wajar.

"Anda minta 3 PSK kan? Saya ingin semua PSK bertemu Anda, biar Anda semakin paham masalah yang dihadapi setiap PSK," kata pemilik Wisma, Suheri saat ditemui di wismanya, Sabtu, 12 Oktober 2013.

Siang itu, wajah mereka nampak sayu, kusut, dan kurang bersemangat melihat kedatangan Tempo. Maklum, saat itu seharusnya para PSK beristirahat siang untuk melepas penat setelah semalaman melayani tamu pria hidung belang.

Suasana sedikit mencair kala Suheri menjelaskan maksud kedatangan Tempo di wisma tersebut. Wawancara sempat tertunda 15 menit, karena ada 1 PSK yang terlambat keluar. Suheri berkukuh melarang wawancara sebelum semua PSK ngumpul. Ia berharap, keterangan dari 10 PSK ini mampu memberikan gambaran sebenarnya soal sengkarut di dunia prostitusi di Surabaya. Selain Wisma Putri Kuning 2, Heri memiliki Wisma Ratu Kembar di lokalisasi Dolly.

Suheri pun mempersilakan Tempo mengulik keterangan sebanyak-banyaknya soal masalah pribadi hingga prostitusi. Mirip seleksi wawancara kerja, Tempo memanggil satu per satu PSK agar mendekat untuk memudahkan komunikasi.

Tak semua bisa menjawab pertanyaan dengan lugas. Sebagian PSK malu-malu menjawab karena berkaitan dengan praktek hubungan intim di dalam kamar. Namun ihwal kedatangan mereka ke dunia prostitusi, jawabannya sama: dipicu faktor ekonomi. "Saya dulu kerja PRT di Jakarta, tapi hasilnya enggak cukup buat biaya orang tua dan saudara di kampung. Saya tahu kedatangan ke Surabaya untuk kerja PSK," kata Elok, 23 tahun, PSK asal Indramayu.

Edisi Khusus Dolly...

Berita terkait

Prostitusi Online di Karawaci Beroperasi di Bulan Ramadan, Remaja Ditawarkan dengan Tarif Rp 500 Ribu

42 hari lalu

Prostitusi Online di Karawaci Beroperasi di Bulan Ramadan, Remaja Ditawarkan dengan Tarif Rp 500 Ribu

Prostitusi online ini dikelola pasangan suami istri dari sebuah rumah dua lantai di Karawaci Tangerang.

Baca Selengkapnya

Pasutri Buka Prostitusi Online di Karawaci Tangerang, Eksploitasi Dua Remaja di Bawah Umur

42 hari lalu

Pasutri Buka Prostitusi Online di Karawaci Tangerang, Eksploitasi Dua Remaja di Bawah Umur

Polsek Karawaci membongkar praktik prostitusi online yang dikelola oleh pasangan suami istri. Mereka menjajakan dua remaja di bawah umur.

Baca Selengkapnya

Adhy Karyono Jadi Pj Gubernur Jawa Timur

16 Februari 2024

Adhy Karyono Jadi Pj Gubernur Jawa Timur

Adhy menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang berakhir masa jabatannya pada 13 Februari 2024.

Baca Selengkapnya

KPAI Desak Kementerian Kominfo Tutup Aplikasi yang Berpotensi Munculkan Prostitusi Anak

13 Oktober 2023

KPAI Desak Kementerian Kominfo Tutup Aplikasi yang Berpotensi Munculkan Prostitusi Anak

Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mendesak Kementerian Kominfo menutup aplikasi yang yang dijadikan jejaring prostitusi anak.

Baca Selengkapnya

Kasus Prostitusi Anak Mami Icha, Polisi Tunggu Hasil Analisis Uji Lab Barang Bukti

4 Oktober 2023

Kasus Prostitusi Anak Mami Icha, Polisi Tunggu Hasil Analisis Uji Lab Barang Bukti

Penyidik juga akan melibatkan tiga ahli dalam kasus prostitusi anak online yang dilakukan muncikari Mami Icha itu.

Baca Selengkapnya

Kasus Prostitusi Online Mami Icha, Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Registrasi Nomor Telepon Korban

4 Oktober 2023

Kasus Prostitusi Online Mami Icha, Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Registrasi Nomor Telepon Korban

Keterangan 21 anak korban prostitusi online Mami Icha diperlukan untuk menguak lebih dalam dugaan tindak pidana yang terjadi.

Baca Selengkapnya

Kasus Prostitusi Anak Mami Icha, Polisi Segera Periksa Saksi Ahli Pidana dan Pornografi

1 Oktober 2023

Kasus Prostitusi Anak Mami Icha, Polisi Segera Periksa Saksi Ahli Pidana dan Pornografi

Polisi segera memeriksa saksi ahli pidana dan pornografi untuk kasus prostitusi anak yang dilakukan muncikari berinisial FEA alias Mami Icha.

Baca Selengkapnya

Polisi Identifikasi Sindikat dalam Bisnis Prostitusi Mami Icha

30 September 2023

Polisi Identifikasi Sindikat dalam Bisnis Prostitusi Mami Icha

Polisi meyakini Icha tidak sendiri menjalani bisnis prostitusi anak online ini

Baca Selengkapnya

Icha Muncikari 24 Tahun Rekrut Puluhan Anak Sebagai PSK Online Lewat Jejaringnya

27 September 2023

Icha Muncikari 24 Tahun Rekrut Puluhan Anak Sebagai PSK Online Lewat Jejaringnya

Puluhan anak perempuan yang dijual Icha sebagai PSK dihargai Rp1,5 juta hingga Rp8 juta per jam

Baca Selengkapnya

Penertiban Indekos di Pejaten yang Diduga Sarang Prostitusi Online, Polisi Temukan 4 Pasangan Bukan Pasutri

20 September 2023

Penertiban Indekos di Pejaten yang Diduga Sarang Prostitusi Online, Polisi Temukan 4 Pasangan Bukan Pasutri

Polisi mendapat laporan warga yang menduga ada praktik prostitusi di indekos kawasan Pejaten Barat tersebut.

Baca Selengkapnya