Luthfi Mengaku Hanya Dibayari Yudi Dua Setel Jas  

Reporter

Editor

Anton Septian

Kamis, 10 Oktober 2013 17:46 WIB

Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq membantah pernah dibelikan 20 setel jas oleh tersangka pembobol Bank Jabar dan Banten, Yudi Setiawan. Menurut dia, Yudi hanya membayari dua jas miliknya. Itu pun tanpa sepengetahuan dirinya.

"Saya baru tahu belakangan yang membayarkan adalah Yudi," kata Lutfhi saat bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2013.

Luthfi bercerita, awalnya dia datang ke Plaza Indonesia, tempat dirinya memesan jas, sendirian. Di sana ia bertemu dengan teman dekatnya, Fathanah, yang datang bersama orang lain. Saat akan membayar jas, Luthfi mengatakan ternyata belanjaannya telah dibayar. "Pas saya mau bayar ke kasir, dia (kasir) bilang sudah selesai (dibayarkan). Saudara terdakwa pun mengatakan sudah selesai," ujarnya.

Luthfi menyangka Fathanah yang membayar tagihan itu. Sebab, menurut dia, mereka berdua memang sering saling meminjamkan uang. Setelah ditahan, barulah ia tahu Yudi membayar semuanya. Saat ditanya oleh hakim, Luthfi mengaku tak tahu hal tersebut lantaran saat itu ia tengah diukur badannya di dalam ruangan.

Dalam kesaksiannya Senin kemarin pada sidang Luthfi, dan Kamis pekan lalu pada persidangan Fathanah, Yudi mengaku telah membayari 20 jas yang dibeli Luthfi di Plaza Indonesia. Dia merogoh kocek hingga Rp 165 juta untuk membiayai jas Luthfi dan Fathanah. "Fathanah belanja empat setel jas, Luthfi Hasan belanja 20 setel jas," katanya.

Saat dikonfirmasi hakim, Luthfi membantah pernyataan Yudi. Menurut dia, tidak mungkin dirinya memesan jas begitu banyak. "Saya tidak bisa membayangkan bagaimana memakai 20 jas," ujarnya.

NUR ALFIYAH

Terpopuler
Inikah Foto Daryono, Sopir 'Misterius' Akil?
Bisnis Istri Akil dari Perkebunan hingga Batu Bara
Pengacara: Wawan Suami Airin Kaya Sejak Kecil
KPK Panggil Ratu Atut di 'Jumat Keramat'
Narkoba di Meja Akil Dibungkus Plastik Obat MK-RI

Berita terkait

Izin Impor Daging Sapi Telat Rilis, Stok Menipis bikin Harga Melambung

48 hari lalu

Izin Impor Daging Sapi Telat Rilis, Stok Menipis bikin Harga Melambung

Asosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia sebut izin rilis impor daging sapi telat keluar, hanya 2 minggu sebelum ramadan. Memicu kenaikan harga.

Baca Selengkapnya

KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

21 Mei 2022

KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

Hasanuddin Ibrahim sempat disebut sebagai suami dari Non Saputri atau Bunda Putri yang namanya mencuat di korupsi kuota daging import.

Baca Selengkapnya

Mahkamah Agung Tolak PK Bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

16 November 2021

Mahkamah Agung Tolak PK Bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) Luthfi Hasan Ishaaq yang dijatuhi vonis 18 tahun penjara.

Baca Selengkapnya

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq Mengajukan PK

16 Desember 2020

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq Mengajukan PK

Luthfi Hasan Ishaaq yang divonis 18 tahun penjara di kasus suap kuota impor daging mengajukan peninjauan kembali (PK).

Baca Selengkapnya

Bos PPI Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi Impor Daging

2 Juni 2020

Bos PPI Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi Impor Daging

PT PPI menyatakan pihak yang terlibat dalam dugaan suap impor daging sapi sudah tidak menjabat lagi di perusahaan.

Baca Selengkapnya

3 Tahun Penyerangan, Novel Singgung E-KTP dan Suap Impor Daging

11 April 2020

3 Tahun Penyerangan, Novel Singgung E-KTP dan Suap Impor Daging

Penyidik senior KPK Novel Baswedan kembali menyimggung kasus e-KTP dan suap impor daging.

Baca Selengkapnya

Kadin Anggap Impor Daging Sapi Brasil Memicu Persaingan Sehat

15 Agustus 2019

Kadin Anggap Impor Daging Sapi Brasil Memicu Persaingan Sehat

Rencana impor daging sapi asal Brasil dinilai dapat memicu persaingan pasar daging yang lebih sehat di dalam negeri.

Baca Selengkapnya

KPK Akan Lelang Aset Sitaan Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

22 Desember 2018

KPK Akan Lelang Aset Sitaan Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

KPK akan melelang barang rampasan milik terpidana kasus suap daging sapi, Lutfi Hasan Ishaq dan Ahmad Fathanah.

Baca Selengkapnya

Meski Anonim, Dokumen Indonesialeaks Sudah Diverifikasi

13 Oktober 2018

Meski Anonim, Dokumen Indonesialeaks Sudah Diverifikasi

Direktur Eksekutif Tempo Institute, Mardiyah Chamim, mengatakan narasumber anonim dalam Indonesialeaks diterapkan untuk keselamatan informan.

Baca Selengkapnya

Begini Kondisi Rumah Eks Presiden PKS Setelah Terjual Rp 2,9 M

14 Oktober 2017

Begini Kondisi Rumah Eks Presiden PKS Setelah Terjual Rp 2,9 M

Dua hari sebelum lelang, sejumlah orang mendatangi rumah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Baca Selengkapnya