Pendaki Merapi Asal Rusia Masih Hilang

Rabu, 14 Agustus 2013 14:14 WIB

Gunung Merapi dilihat dari dusun Kalitengah Lor masih mengeluarkan asap putih setelah hujan abu di kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (22/7). TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Sleman - Turis asal Rusia, Ebrehnin Yeveny, 26 tahun yang tersesat di Gunung Merapi, sejak Minggu 11 Agustus 2013 hingga Selasa siang 13 Agustus 2013, belum ditemukan. Tim Search and Rescue (SAR) Daerah Istimewa Yogyakarta telah mengerahkan 5 tim terdiri dari 50 anggota untuk mencari posisinya.

Turis yang nekat naik ke Merapi melalui jalur selatan itu juga tidak memberitahukan kepada tim SAR, masyarakat sekitar maupun posko di Kinahrejo sebelum naik. Padahal, jalur pendakian dari selatan tertutup akibat erupsi 2010.

"Posisinya belum diketahui, karena dia berpindah-pindah dari lokasi tersesat," kata Humas tim SAR Daerah Istimewa Yogyakarta, Daru Supriyono, Selasa 13 Agustus 2013.

Tim gabungan SAR telah mencari turis itu sejak dilaporkan hilang pada Minggu malam. Namun sudah enam tim yang diberangkatkan untuk mencarinya tidak menemukan jejak-jejak orang Rusia itu.

Tim SAR yang diterjunkan itu menuju ke pos II pendakian Merapi di sisi selatan gunung. Penyisiran dilakukan untuk mencari jejak-jejak pendaki itu agar segera ditemukan. Diperkirakan pendaki itu mengalami hipotermia karena kedinginan dan sudah beberapa hari tersesat.

Jalur pendakian Merapi yang masih diperbolehkan adalah dari jalur utara. Yaitu melalui jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Itu pun hanya diperboleh hingga pos Pasar Bubrah/Bubar, sekitar 1 kilometer menuju puncak gunung.

Akhir-akhir ini Merapi sering mengembuskan asap coklat kehitaman tanda erupsi vulkanian. Sehingga membahayakan pendaki jika terlalu dekat dengan kawah. "Tim masih menyisir lokasi pendakian," kata Daru.

Juru Kunci Gunung Merapi Mas Kliwon Surakso Hargo juga ikut serta dalam pencarian dan masuk dalam tim SAR yang keenam. Tim ini terdiri dari SAR Daerah Istimewa Yogyakarta, Polisi dan beberapa relawan. "Saya terpanggil untuk ikut mencari," kata juru kunci pengganti Mbah Maridjan itu.

MUH SYAIFULLAH


Berita Terpopuler:
Suap Rudi Rubiandini Pecahkan Rekor Tangkap Tangan

Dianggap Menghina Gereja, Fesbuker Diperiksa Polda

Ini Sebab Sisca Yofie Marahi Kompol Albertus Eko

Ini Hasil Pemeriksaan Eks Pacar Sisca Yofie

Rudi Rubiandini, dari Kampus, Golf, ke Tahanan KPK

Mantan Wamen Rudi Rubiandini Ditangkap Tangan KPK

Berita terkait

Cerita dari Kampung Arab Kini

14 hari lalu

Cerita dari Kampung Arab Kini

Kampung Arab di Pekojan, Jakarta Pusat, makin redup. Warga keturunan Arab di sana pindah ke wilayah lain, terutama ke Condet, Jakarta Timur.

Baca Selengkapnya

Begini Antusiasme Ribuan Warga Ikuti Open House Sultan Hamengku Buwono X

17 hari lalu

Begini Antusiasme Ribuan Warga Ikuti Open House Sultan Hamengku Buwono X

Sekda DIY Beny Suharsono menyatakan open house Syawalan digelar Sultan HB X ini yang pertama kali diselenggarakan setelah 4 tahun absen gegara pandemi

Baca Selengkapnya

Libur Lebaran Hampir Selesai, Sleman Siapkan Sederet Event untuk Dongkrak Jumlah Wisatawan

21 hari lalu

Libur Lebaran Hampir Selesai, Sleman Siapkan Sederet Event untuk Dongkrak Jumlah Wisatawan

Sleman menggelar sejumlah atraksi, mulai dari kesenian tradisional hingga pentas musik pada 13 hingga 15 April 2024.

Baca Selengkapnya

Pasar Takjil Lereng Gunung Merapi Disiapkan Jadi Embrio Festival Kuliner Libur Lebaran

36 hari lalu

Pasar Takjil Lereng Gunung Merapi Disiapkan Jadi Embrio Festival Kuliner Libur Lebaran

Pasar takjil di Kaliurang lereng Gunung Merapi akan diubah menjadi Festival Kuliner Kaliurang selama libur Lebaran.

Baca Selengkapnya

Banyak Jalur Rawan di Sleman Yogyakarta, Jembatan Lereng Merapi Diusulkan Dihapus dari Google Maps

37 hari lalu

Banyak Jalur Rawan di Sleman Yogyakarta, Jembatan Lereng Merapi Diusulkan Dihapus dari Google Maps

Pemudik dan wisatawan diminta cermat memilih jalur yang aman saat ke Sleman, Yogyakarta, tak semata mengandalkan Google Maps.

Baca Selengkapnya

Awan Hujan Minim, Kondisi Perairan Selatan Yogyakarta Juga Diprediksi Lebih Ramah Pekan Ini

46 hari lalu

Awan Hujan Minim, Kondisi Perairan Selatan Yogyakarta Juga Diprediksi Lebih Ramah Pekan Ini

Wisatawan yang berencana melancong ke Yogyakarta pekan ini diprediksi dapat menikmati kondisi cuaca yang lebih cerah dibanding pekan lalu.

Baca Selengkapnya

Menengok Sejarah 13 Maret sebagai Hari Jadi DIY dan Asal-usul Nama Yogyakarta

54 hari lalu

Menengok Sejarah 13 Maret sebagai Hari Jadi DIY dan Asal-usul Nama Yogyakarta

Penetapan 13 Maret sebagai hari jadi Yogyakarta tersebut awal mulanya dikaitkan dengan Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755

Baca Selengkapnya

DI Yogyakarta Berulang Tahun ke-269, Tiga Lokasi Makam Pendiri Mataram Jadi Pusat Ziarah

58 hari lalu

DI Yogyakarta Berulang Tahun ke-269, Tiga Lokasi Makam Pendiri Mataram Jadi Pusat Ziarah

Tiga makam yang disambangi merupakan tempat disemayamkannya raja-raja Keraton Yogyakarta, para adipati Puro Pakualaman, serta leluhur Kerajaan Mataram

Baca Selengkapnya

Erupsi Gunung Merapi: Jarak Luncur Awan Panas Melebihi Kebiasaan

4 Maret 2024

Erupsi Gunung Merapi: Jarak Luncur Awan Panas Melebihi Kebiasaan

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas. Tiga dari tujuh awan panas guguran tadi sore jarak luncurnya melampaui 2.000 meter.

Baca Selengkapnya

Erupsi Gunung Merapi Kembali Mengeluarkan Awan Panas

4 Maret 2024

Erupsi Gunung Merapi Kembali Mengeluarkan Awan Panas

Gunung Merapi kembali erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sebanyak tujuh kali pada Senin sore. Awan panas menuju arah barat daya.

Baca Selengkapnya