Berbagai Cara Rekrutmen Anggota Geng  

Reporter

Editor

Nur Haryanto

Sabtu, 20 April 2013 06:04 WIB

TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO , Yogyakarta - Geng-geng di Yogyakarta berevolusi menjadi bentuk lain, yakni geng pelajar yang berasal dari sekolah masing-masing. Geng Oestad, salah satunya, yang berisi siswa-siswa asal SMA 1 Muhammadiyah Kota Yogyakarta. "Oestad hanya dari sekolah ini saja," kata Fathya Fikri, mantan Ketua I Ikatan Pemuda Muhammadiyah Ranting SMA 1 Muhammadiyah, Kamis, 18 April 2013 siang.

Oestad, kata dia, berdiri sekitar tahun 1997. Mereka kumpulan pelajar yang ingin menunjukan eksistensi diri saja. Di sekolah SMA Muhammadiyah lain, terdapat geng pelajar yang berbeda. "Kalau di Muha (SMA Muhammadiyah 2) namanya Ranger, di Muga (Muahmmadiyah 3) namanya Grixer," kata dia.

Meski ada ancaman tegas dari sekolah, aktifitas perekrutan anggota geng terus berlangsung dengan cara tersembunyi. Dia memperkirakan, jumlah anggotanya, bisa mencapai 25 persen dari total siswa satu angkatan. Para anggota geng ini terkenal getol dalam merekrut anggota baru. "Kalau sekali bilang iya (mau gabung), akan dikejar terus," kata remaja yang juga pernah mendapat tawaran bergabung itu. "Tapi saya menolak."

Cara perekrutannya, sambung dia, dilakukan secara persuasif. Baik melalui tempat nongkrong dan kegiatan futsal hingga saat masa orientasi siswa sekolah. Namun, ada juga cara lain yang lebih ekstrim. "Namanya dilatih, ditatar," kata dia. Caranya, calon anggota baru yang disasar diajak berantem. Tak peduli kalah atau menang, calon anggota tetap akan diangkat sebagai anggota. "Waktu angkatan saya masih ada ini."

Tak ada istilah alumni bagi anggota geng. Ibaratanya, sekali masuk mereka tetap jadi anggota. Mereka tetap berstatus anggota meski telah lulus dari sekolah asal. Menurut dia, keberadaan "alumni" seperti inilah yang kerap membuat suasana geng-gengan kian panas. "Alumninya ikut-ikutan," kata dia.

Namun, kata dia, aktifitas geng semacam ini tak semuanya jelek. Kadang mereka pun menggelar kegiatan positif. Misalnya saja buka puasa bersama.

ANANG ZAKARIA






Topik Hangat:
Ujian Nasional
| Bom Boston | Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo

Berita Terpopuler:
Kena Gusur, Warga Waduk Pluit Marah pada Jokowi

Begini Tampang Tersangka Bom Boston sesuai CCTV

Lion Air Jatuh, Boeing Beri Penghargaan Pilot

Jokowi Dilarang 'Nyapres'

Jokowi Tak Suka Ujian Nasional

Berita terkait

Kronologi Intimidasi Petani di Pakel Banyuwangi Diduga oleh Pihak Perkebunan Bumisari, Ada Todongan Senjata hingga Suara Tembakan

46 hari lalu

Kronologi Intimidasi Petani di Pakel Banyuwangi Diduga oleh Pihak Perkebunan Bumisari, Ada Todongan Senjata hingga Suara Tembakan

Diduga preman dan sekuriti PT Perkebunan dan Dagang Bumi Sari Maju Sukses melakukan serangan dan intimidasi terhadap petani Desa Pakel Banyuwangi.

Baca Selengkapnya

Petani Desa Pakel Banyuwangi Diduga Dikeroyok Preman dan Sekuriti PT Bumi Sari, Ini Kata Walhi Jatim

50 hari lalu

Petani Desa Pakel Banyuwangi Diduga Dikeroyok Preman dan Sekuriti PT Bumi Sari, Ini Kata Walhi Jatim

Sebelum dugaan penganiayaan ini terjadi, Wahyu menyebut sejak dulu PT Bumi Sari kerap meneror warga Desa Pakel.

Baca Selengkapnya

Lokataru Ungkap Kronologi Diduga Preman Intimidasi Mahasiswa saat Demo di MK Sehari Sebelum Pemilu

18 Februari 2024

Lokataru Ungkap Kronologi Diduga Preman Intimidasi Mahasiswa saat Demo di MK Sehari Sebelum Pemilu

Lokataru mengungkap kronologi kekerasan terhadap mahasiswa saat demo di Geudng MK sehari sebelum pemilu.

Baca Selengkapnya

Ketua BEM Universitas Trilogi Ungkap Kondisi Korban Kekerasan Diduga oleh Preman saat Rapat Demo Pemakzulan Jokowi

10 Februari 2024

Ketua BEM Universitas Trilogi Ungkap Kondisi Korban Kekerasan Diduga oleh Preman saat Rapat Demo Pemakzulan Jokowi

Salah satu Mahasiswa Universitas Trilogi mendapat kekerasan fisik hingga memar di dahi. Ketua BEM akui rekannya masih cemas.

Baca Selengkapnya

Intimidasi di Universitas Trilogi, Lokataru Bakal Lapor Polisi

5 Februari 2024

Intimidasi di Universitas Trilogi, Lokataru Bakal Lapor Polisi

Delpedro Marhaen menyatakan Lokataru dan koalisi akan melaporkan dugaan intimidasi di Universitas Trilogi oleh sekelompok preman yang melarang demo.

Baca Selengkapnya

Puluhan Massa Orasi di Depan Kantor YLBHI dan KontraS, Minta Isu Pemakzulan Jokowi Dihentikan

5 Februari 2024

Puluhan Massa Orasi di Depan Kantor YLBHI dan KontraS, Minta Isu Pemakzulan Jokowi Dihentikan

Kantor YLBHI dan KontraS didatangi sejumlah massa yang meminta mereka menghentikan penggaungan isu-isu penyelematan demokrasi.

Baca Selengkapnya

Cerita di Balik Rapat Mahasiswa Diintimidasi 15 Preman, Dilarang Mendemo Jokowi

5 Februari 2024

Cerita di Balik Rapat Mahasiswa Diintimidasi 15 Preman, Dilarang Mendemo Jokowi

Belasan preman mengintimidasi mahasiswa di sekitar Universitas Trilogi, Jakarta. Mereka dipaksa bubarkan diskusi membahas demo pemakzulan Jokowi.

Baca Selengkapnya

Massa Datangi Lokasi Penembakan Anggota Ormas Islam di Colomadu, Desak Polisi Usut Kasus dan Tangkap Pelaku

28 Januari 2024

Massa Datangi Lokasi Penembakan Anggota Ormas Islam di Colomadu, Desak Polisi Usut Kasus dan Tangkap Pelaku

Ormas Islam di Solo berencana beraudiensi dengan polisi untuk memberikan dukungan terhadap pemberantasan premanisme.

Baca Selengkapnya

1 Tewas Dalam Bentrokan Dua Kelompok Preman di Pasar Baru Bekasi, Dipicu Pemalakan Pedagang

28 Desember 2023

1 Tewas Dalam Bentrokan Dua Kelompok Preman di Pasar Baru Bekasi, Dipicu Pemalakan Pedagang

Kedua preman sudah ditahan di Polres Metro Bekasi Kota karena melakukan penusukan hingga korban meninggal.

Baca Selengkapnya

Kronologi 5 Pengamen di Bekasi Keroyok dan Hantam Preman Pakai Batu, Korban Kritis

16 November 2023

Kronologi 5 Pengamen di Bekasi Keroyok dan Hantam Preman Pakai Batu, Korban Kritis

Polsek Bantargebang kini masih memburu empat pengamen yang kabur usai mengeroyok korban.

Baca Selengkapnya