TNI Siapkan Satgas Untuk Misi Perdamaian PBB di Kongo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit mengikuti Upacara pemberangkatan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL di Dermaga Madura Koramatim, Surabaya, 11 Agustus 2016. Satgas ini bertugas sebagai pasukan sementara PBB di Lebanon. ANTARA/Zabur Karuru

    Prajurit mengikuti Upacara pemberangkatan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL di Dermaga Madura Koramatim, Surabaya, 11 Agustus 2016. Satgas ini bertugas sebagai pasukan sementara PBB di Lebanon. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar TNI kembali menyiapkan Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi). Pasukan itu akan bertugas mengemban misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangs- Bangsa (PBB) di wilayah Republik Demokratik Kongo.

    Misi Kontingen Garuda XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) itu akan berjalan selama setahun ke depan.

    Dilansir dari berita pers Pusat Penerangan Mabes TNI, Kamis, 22 Desember 2016, pembukaan latihan pratugas Satgas Kizi TNI Konga XX-N itu digelar dalam suatu upacara militer beberapa waktu lalu. Pembukaan itu dikomandoi Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigadir Jenderal TNI Achmad Marzuki di Markas PMPP TNI, Sentul, Bogor.

    Achmad sempat memberi amanat pada para prajurit yang mengikuti PDT (Pre Deployment Training) di PMPP. Menurut dia, para anggota satgas merupakan prajurit-prajurit yang terpilih melalui seleksi ketat dan sulit. Mereka nantinya akan bergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB (Peacekeepers).

    Dia mengatakan materi latihan yang akan didapatkan personel Konga XX-N/Monusco meliputi materi umum berupa Core Pre Deployment Training Material (CPTM), Core Pre Deployment Training (CPDT), materi teknis, materi pendukung. Ada pula materi aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran tugas.

    “Personel Konga XX-N/Monusco harus memahami karakterisitik wilayah Kongo yang tentu saja berbeda dengan negara kita, baik dari sudut geografis, demografis maupun kondisi sosial budayanya,” kata Achmad.

    Achmad menegaskan semua materi yang diberikan kepada peserta PDT merupakan bekal persiapan yang dirancang sesuai dengan standar dan aturan di Kongo.

    Dia sempat menekankan sejumlah pesan kepada mereka. "Pertama, tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa mendapat perlindungan-Nya dalam pelaksanaan tugas," tuturnya.

    Pesan kedua, Achmad meminta pasukannya melaksanakan latihan dan misi dengan penuh rasa tanggung jawab, kesungguhan, dedikasi, dan disiplin yang tinggi.

    Dia juga meminta penguatan profesionalisme dan kerja sama antar unit. Selain itu, dia juga berpesan agar para prajurit memperhatikan faktor keamanan, dan keselamatan selama pelaksanaan latihan, baik soal personel maupun materiil.

    "Kelima, tingkatkan kemampuan bahasa serta mempermahir penggunaan teknologi," ujar Achmad.

    Jumlah personel TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco sebanyak 175 orang. Junlah itu terdiri dari 151 personel TNI Angkatan Darat, 19 TNI Angkatan Laut, dan 5 TNI Angkatan Udara. Satgas dipimpin Mayor Nur Alam Sucipto.

    YOHANES PASKALIS

    Baca juga:
    Rahasia Jokowi, Mengapa Suka Menteri Perempuan
    Wabah Om Telolet, Penumpang Pilih Bus dengan Klakson Telolet

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.