Doni Monardo: Tugas TNI di New Normal Bukan untuk Menakut-nakuti

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel TNI saat berjaga di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020. Presiden Joko Widodo mengatakan kedepannya aparat gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan ke berbagai lokasi keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan dalam penerapan

    Personel TNI saat berjaga di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020. Presiden Joko Widodo mengatakan kedepannya aparat gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan ke berbagai lokasi keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan dalam penerapan "New Normal" sebagai upaya pencegahan virus COVID-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan penugasan TNI-Polri dalam mengawal New Normal bukan untuk menakut-nakuti. Mereka diterjunkan untuk ikut membantu melakukan pembinaan kepada masyarakat di 4 provinsi dan 25 kota.

    "Semata-mata membantu masyarakat satu sama lainnya mengingatkan satu sama lainnya agar masyarakat betul-betul taat dan patuh kepada protokol kesehatan," ujar Doni usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Rabu, 27 Mei 2020.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah menggelar pasukan aparat dari TNI dan Polri, untuk telah diterjunkan ke lapangan. Langkah ini sekaligus dalam rangka persiapan pelaksanaan tatanan normal baru.

    Sebelum memutuskan daerah mana yang akan mulai melaksanakan pelonggaran PSBB dan melaksanakan tatanan normal baru, pemerintah akan melihat dari angka dan fakta di lapangan. Utamanya yang berkaitan dengan R0 dan Rt. Penerapan normal baru ini diharapkan bisa menjadi solusi agar aktivitas bisa tetap berjalan dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan yang berlaku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.