Gojek Siap Bantu Investigasi Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan    Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo.

    Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communications Gojek, Kristy Nelwan, mengatakan pihaknya langsung menghubungi kepolisian terkait terduga pelaku bom bunuh diri di Kantor Kepolisian Resor Medan yang mengenakan atribut Gojek.

    "Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib, serta siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi," katanya lewat pesan singkat pada Tempo, Rabu, 13 November 2019.

    Kristy menjelaskan perusahaannya menentang keras segala tindakan anarkistis dan siap mendukung penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat. “Kami mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi ini dan berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut," ucap dia.

    Ledakan di Polres Medan berlangsung pagi tadi pukul 08.45 WIB. Berdasarkan informasi kepolisian ledakan dilakukan oleh dua orang menggunakan atribut ojek online. Kepolisian menduga pelaku tewas dalam kejadian tersebut.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Detasemen Khsusus 88 Antiteror kini melakukan olah tempat kejadian perkara. Ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini. "Tunggu hasil investigasi," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.