Jokowi Resmikan Kereta Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan meresmikan kereta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 2 Januari 2018. Sebelumnya uji coba kereta bandara ini telah dilakukan sepekan yang lalu.

    Acara peresmian kereta Bandara Soekarno-Hatta akan berlangsung pukul 09.00 WIB. Pantauan Tempo, persiapan acara peresmian telah dilakukan. Peresmian dilakukan di Integrated Building Bandara Soekarno-Hatta.

    Baca: Setelah Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Railink Akan ke Yogyakarta

    Gedung ini adalah bangunan yang mengintegrasikan antara skytrain, kereta Bandara, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Kereta Bandara Soetta nantinya akan melayani penumpang dengan jumlah perjalanan 124 kereta per hari. Pengoperasian akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama ada 42 kereta per hari, tahap kedua 82 kereta per hari, dan tahap ketiga 124 kereta per hari. Kereta melayani perjalanan dari dan menuju bandara dengan rute Stasiun Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Batu Ceper, dan Bandara Soetta.

    Uji coba kereta ini telah dilakukan sepekan sebelumnya. Pada uji coba itu, harga tiket promo Rp 30 ribu. Setelah peresmian pada Selasa, 2 Januari 2018, tiket akan dijual Rp 70 ribu.

    Baca: Baru Sehari Beroperasi, Kereta Bandara Angkut 4.000 Penumpang

    Proyek kereta bandara rampung pada awal Desember 2017. Keberadaan kereta ini diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas dari Jakarta menuju Bandara Soetta. PT Railink, perusahaan hasil kerja sama antara PT KAI (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero), menjadi operator kereta ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.