Aturan Ojek Online Tak Jelas, Sopir Go-Jek Tetap Narik  

Reporter

Jumat, 18 Desember 2015 18:35 WIB

Seorang pengemudi mencat jaket Gojek saat unjuk rasa ratusan pengemudi Gojek di Balai Kota bandung, Jawa Barat, 1 Desember 2015. Mereka memprotes manajemen yang secara sepihak merubah aturan perjanjian. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Kebijakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang melarang beroperasinya transportasi berbasis aplikasi Internet tidak dihiraukan sejumlah pengemudi ojek online, Go-Jek, di Kota Bandung. Sejak Jumat pagi, 18 Desember 2015, terlihat sejumlah pengemudi Go-Jek yang masih mengangkut penumpang di sejumlah titik di Kota Bandung.

Sopir Go-Jek Bandung, Irfan Firdaus, 31 tahun, mengatakan ia tak mengambil pusing terkait dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, hingga hari ini belum ada pengumuman dari pihak Go-Jek kepada driver untuk berhenti menarik pesanan. "Kami mendengar bahwa kebijakan itu sudah dicabut Jokowi," ujar pria lulusan Universitas Islam Negeri Bandung ini.

Irfan yang juga merupakan guru les privat ini mengatakan keputusan Jonan sangat gegabah dengan melarang moda transportasi berbasis Internet ini. "Sebagai driver plus warga negara yang baik, saya dukung segala sesuatu itu harus jelas perizinannya. Tapi jangan sampai pembuatan izin jalan Go-Jek secara tidak langsung jadi bentuk pemutusan kemitraan kedua pihak," ujarnya.

Ia pun mengatakan apabila masalah tersebut dikarenakan belum ada izin dan peraturan yang mengatur, sebaiknya hal itu dibuat dan disesuaikan dengan kondisi di masyarakat. Ia pun mendukung pemerintah untuk segera membuat aturan terkait dengan izin operasi transportasi Internet wabil khusus ojek. "Sambil berjalan aja. Bikin izin yang sah dan payung hukum yang jelas," ucapnya.

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Kota Besar Bandung melalui Kepala Bagian Operasi Ajun Komisaris Besar Joni mengatakan hingga hari ini pihaknya belum melakukan tindakan apa pun. Karena belum ada perintah dan aturan yang jelas menindak transportasi berbasis Internet.

"Masih kami pelajari, kami tidak mau ambil tindakan kalau tidak tahu dasar aturannya. Bila sudah jelas baru kami instruksikan pada jajaran Satlantas untuk lakukan operasi terhadap transportasi online yang ada di Bandung," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta Polri menindak pemilik kendaraan umum berbasis Internet yang masih beroperasi. Permintaan itu disampaikan melalui surat bernomor UM.302/1/21/Phb/2015.

Namun, tak lebih dari 24 jam kebijakan tersebut dicetuskan Jonan, Presiden Joko Widodo langsung mengeluarkan statement terkait dengan kebijakan tersebut. Statement tersebut dicetuskan Jokowi di akun Twiter-nya. Walhasil, kebijakan Jonan pun terpental.

"Sepanjang itu dibutuhkan masyarakat, saya kira tidak ada masalah," kata Jokowi di Istana Bogor, Jumat, 18 Desember 2015. "Aturannya bisa transisi sampai misalnya transportasi massal kita sudah bagus, transportasi massal kita sudah nyaman, secara alami orang akan menentukan pilihannya."

IQBAL T. LAZUARDI S.

Berita terkait

Braga Free Vehicle Akhir Pekan ini di Bandung, Begini Tata Tertib Pengunjung dan Lokasi Parkir

1 hari lalu

Braga Free Vehicle Akhir Pekan ini di Bandung, Begini Tata Tertib Pengunjung dan Lokasi Parkir

Pengunjung atau wisatawan di jalan legendaris di Kota Bandung itu hanya bisa berjalan kaki karena kendaraan dilarang melintas serta parkir.

Baca Selengkapnya

Rencana Jalan Braga Bandung Bebas Kendaraan saat Akhir Pekan Dibayangi Masalah

1 hari lalu

Rencana Jalan Braga Bandung Bebas Kendaraan saat Akhir Pekan Dibayangi Masalah

Pemerintah Kota Bandung ingin menghidupkan kembali Jalan Braga yang menjadi ikon kota sebagai tujuan wisata.

Baca Selengkapnya

Keunikan Stadion Siliwangi, Lokasi Konser Sheila on 7 di Bandung, Pernah jadi Markas Tim Sepak Bola Militer Belanda

9 hari lalu

Keunikan Stadion Siliwangi, Lokasi Konser Sheila on 7 di Bandung, Pernah jadi Markas Tim Sepak Bola Militer Belanda

Di Bandung, Sheila on 7 akan mangung di Stadion Siliwangi. Awalnya stadion itu bernama lapangan SPARTA, markas tim sepak bola militer Hindia Belanda.

Baca Selengkapnya

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

19 hari lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

Seorang wanita ditemukan tewas di Apartemen Jardin, Kota Bandung, diduga dibunuh pelanggannya

Baca Selengkapnya

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

23 hari lalu

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

Salah satu aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga ketika masa libur lebaranadalah berenang.

Baca Selengkapnya

Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

28 hari lalu

Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

Kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bdung Asep Hidayat mengatakan, kenaikan jumlah penumpang di arus mudik Lebaran terpantau sejak H-7.

Baca Selengkapnya

Monyet Ekor Panjang Berkeliaran di Bandung, Pakar ITB: Akibat Habitat Rusak dan Perburuan

54 hari lalu

Monyet Ekor Panjang Berkeliaran di Bandung, Pakar ITB: Akibat Habitat Rusak dan Perburuan

Pakar ITB menengarai kemunculan monyet ekor panjang di Bandung akibat kerusakan habitat asli. Populasi mamalia itu juga tergerus karena perburuan.

Baca Selengkapnya

Serba-serbi Monyet Ekor Panjang, Mengapa Bertindak Agresif ke Manusia?

4 Maret 2024

Serba-serbi Monyet Ekor Panjang, Mengapa Bertindak Agresif ke Manusia?

Macaca Fascicularis atau di Indonesia lebih dikenal monyet ekor panjang kerap bertindak agresif pada manusia, apa sebabnya?

Baca Selengkapnya

Kawanan Monyet Ekor Panjang Masuk Pemukiman Warga Kota Bandung, Pertanda Apa?

3 Maret 2024

Kawanan Monyet Ekor Panjang Masuk Pemukiman Warga Kota Bandung, Pertanda Apa?

Monyet turun gunung, termasuk monyet ekor panjang ini disebut-sebut menjadi pertanda akan terjadi suatu peristiwa, apa itu?

Baca Selengkapnya

4 Dugaan Sebab Monyet Berkeliaran di Kota Bandung Beberapa Hari Ini

29 Februari 2024

4 Dugaan Sebab Monyet Berkeliaran di Kota Bandung Beberapa Hari Ini

Sekelompok monyet ekor panjang berkeliaran di atap-atap rumah warga di Kota Bandung beberapa hari belakangan. Tanda bencana alam?

Baca Selengkapnya