Pemerintah Dorong Penambahan Jumlah Museum di Indonesia

Reporter

Kamis, 28 Mei 2015 19:17 WIB

Koleksi benda bersejarah di Ruang 1 (Ruang Prasejarah) Museum Malang Tempo Doeloe di Jalan Gajah Mada 2, Kota Malang, Senin (22/10). TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Malang - Asosiasi Museum Indonesia (AMI) menggelar pertemuan nasional di Malang 26-28 Mei 2015. Pertemuan dihadiri 320 perwakilan pengelola museum di seluruh nusantara. Mereka membahas isu seputar pelestarian cagar budaya dan pengelolaan museum.

"Pengembangan museum menjadi perhatian kami," Ketua AMI Putu Supadma Rudana, Kamis 28 Mei 2015. Untuk itu, ia mengajak para pengelola museum untuk membangkitkan dunia permusiuman. Pengelola juga diimbau mengajak masyarakat untuk peduli dan mengenal arti pentingnya museum.

"Museum menjadi tempat mengenal masa lalu, peradaban dan kebudayaan manusia," ujar Putu. Museum, katanya, merupakan tempat menyimpan benda bersejarah, sehingga masyarakat harus semakin akrab dengan museum agar mengenal bangsanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni berharap museum semakin berkembang dan bergirah. Malang sendiri memiliki empat museum, yaitu Museum Mpu Purwa yang dikelola Pemerintah Kabupaten Malang, Museum Brawijaya dikelola Kodam V/ Brawijaya, Museum Bentoel dikelola PT Bentoel dan Museum Malang Tempo Doeloe dikelola Yayasan Inggil.

"Tahun ini kita akan mendirikan tempat pelatihan pembuatan topeng Malangan," ujar Ida. Pendirian tempat pelatihan tersebut, menurutnya, untuk melestarikan kebudayaan khas Malang. Pertemuan nasional Asosiasi Museum diselenggarakan di Malang karena dinilai memiliki kekayaan budaya. Selain itu cikal bakal kerajaan di tanah Jawa berasal dari Malang.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Marijan menjelaskan pemerintah mendorong pengembangan museum di daerah serta merevitalisasi museum yang telah berdiri. Pemerintah memberikan bantuan dana untuk pembangunan museum baru. "Perbaikan museum Mpu Purwa diharapkan selesai tahun ini," katanya.

Kacung menuturkan bahwa pemerintah juga tengah membangun Museum Islam Nusantara di Jombang, Jawa Timur. Pembangunan museum itu menyedot anggaran sebesar Rp 30 miliar. Museum Islam dibangun di Jombang dengan alasan daerah tersebut menjadi tempat berkembangnya Islam moderat di Indonesia.

EKO WIDIANTO

Berita terkait

FSGI Catat Setiap Pekan Terjadi 1 Kekerasan Seksual di Sekolah

3 Juni 2023

FSGI Catat Setiap Pekan Terjadi 1 Kekerasan Seksual di Sekolah

Selama awal 2023, telah terjadi 22 kasus kekerasan seksual di lingkungan sekolah dengan jumlah korban 202 anak.

Baca Selengkapnya

MWA UNS Tetap Gelar Pelantikan Rektor, Kemendikbud: Acara itu Ilegal

6 April 2023

MWA UNS Tetap Gelar Pelantikan Rektor, Kemendikbud: Acara itu Ilegal

Kemendikbud mengatakan acara pelantikan yang dilakukan MWA UNS adalah ilegal.

Baca Selengkapnya

Bangunan Bambu di KTT G20, Mahakarya Otentik Anak Bangsa

5 Desember 2022

Bangunan Bambu di KTT G20, Mahakarya Otentik Anak Bangsa

Pengerjaannya hanya tiga pekan. Hujan dan angin menjadi ujian berharga Bamboo Dome, sehari sebelum Presiden meninjau.

Baca Selengkapnya

Sempat Diundur, Pengumuman Kampus Mengajar Angkatan 4 Diumumkan Besok 8 Juli 2022

7 Juli 2022

Sempat Diundur, Pengumuman Kampus Mengajar Angkatan 4 Diumumkan Besok 8 Juli 2022

Pengumuman disampaikan pada 7 Juli 2022 melalui akun Instagram Kampus Mengajar.

Baca Selengkapnya

MA Menangkan Kemendikbud Terkait Aturan Pencegahan Kekerasan Seksual

19 April 2022

MA Menangkan Kemendikbud Terkait Aturan Pencegahan Kekerasan Seksual

MA menolak gugatan uji materiil terhadap Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi.

Baca Selengkapnya

IPB University Raih Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Versi Kemendikbud

17 Maret 2022

IPB University Raih Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Versi Kemendikbud

IPB University meraih nilai 94,41 dengan predikat sangat baik. Disusul oleh Universitas Pendidikan Indonesia dengan nilai 91,33 (sangat baik).

Baca Selengkapnya

Kementerian Pendidikan Buka Pendaftaran Guru Penggerak, Cek Syaratnya

15 Maret 2022

Kementerian Pendidikan Buka Pendaftaran Guru Penggerak, Cek Syaratnya

Pendaftaran program guru penggerak dibuka pada 14 Maret hingga 15 April 2022. Seleksi ini terbuka untuk guru TK, SD, SMA, SMK, dan SLB.

Baca Selengkapnya

Kementerian Pendidikan Sesalkan Konflik Rektor dan Dosen SBM ITB

10 Maret 2022

Kementerian Pendidikan Sesalkan Konflik Rektor dan Dosen SBM ITB

Kementerian Pendidikan meminta agar rektor dan dosen SBM ITB berdialog mencari solusi. Kemendikbud meminta agar tak mengorbankan mahasiswa.

Baca Selengkapnya

Mau Magang di Kantor Mas Menteri Nadiem Makarim? Ini Syarat dan Formasinya

4 Maret 2022

Mau Magang di Kantor Mas Menteri Nadiem Makarim? Ini Syarat dan Formasinya

Kementerian Pendidikan yang dinaungi Nadiem Makarim membuka program praktik kerja lapangan dengan enam formasi seperti humas dan konten kreator.

Baca Selengkapnya

Kementerian Pendidikan-INKA Targetkan 9 Bus Listrik Rampung untuk G20

2 Maret 2022

Kementerian Pendidikan-INKA Targetkan 9 Bus Listrik Rampung untuk G20

Kementerian Pendidikan dan PT INKA menargetkan pembuatan 9 bus listrik selesai dan dapat digunakan pada saat KTT G20 pada akhir 2022.

Baca Selengkapnya