Abu Jibril Diperiksa Mabes Polri

Reporter

Editor

Senin, 17 Mei 2004 17:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Muhammad Iqbal alias Fihirudin alias Abu Jibril, diperiksa tim penyidik Mabes Polri detasemen 88 antiteror bom, sekitar pukul 16.10 WIB, Senin (17/5). Menurut juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Paiman, pemeriksaan atas dasar tuduhan pelanggaran keimigrasian dan pemalsuan dokumen. "Sekarang ini fokusnya pada pemalsuan dokumen," kata dia kepada wartawan dalam jumpa pers siang tadi. Menurutnya, Abu Jibril memalsukan paspor dan KTP. Namun, pemeriksaan akan berkembang. Ketika ditanyakan wartawan akan mengacu pada kasus Abu Bakar Ba'asyir, Paiman belum bersedia memberikan keterangan. Sementara itu, salah satu tim advokasi kasus Abu Jibril, Akhmad Kholid, mengatakan pemeriksaan terhadap kliennya tidak menutup kemungkinan akan digiring kepada kasus Ba'asyir. Salah satu indikasinya adalah penyidikan dilakukan di bawah tim antiteror. "Kami curiga pertanyaan akan dikaitkan ke Ustad Abu," kata dia kepada wartawan. Pasalnya, Jibril lama bertetangga dengan Ba'asyir di Malaysia, meskipun tidak pernah mengikuti pengajian. Berdasarkan surat perintah penahanan, Abu Jibril dikenai pasal 266 dan 263 KUHP tentang pelanggaran keimigrasian dan pemalsuan identitas, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. Dalam pemeriksaan sore ini, Abu Jibril didampingi tim pembela antara lain Akhmad Kholid dan Ahmad Michdan. Abu Jibril masuk tahanan di Mabes Polri pada Jumat (14/5)lalu. Sebelumnya, pada Sabtu malam tim pembela sudah datang menemui Abu Jibril di ruang tahanan sel 1C, bekas Ba'asyir ditahan. Kholid mengatakan penahanan Abu Jibril di Mabes Polri tanpa sepengetahuan pengacara dan hakim di Malaysia. Ia bercerita, setelah salat subuh, Jibril dibawa ke bandara. Di dalam pesawat, baru diberitahu kepada Jibril, dirinya akan dibawa ke Indonesia. Kholid menilai dideportasinya Jibril ke Indonesia, adalah hasil kerjasama antara pemerintah Malaysia dan Indonesia. Meskipun, Jibril sudah biasa berpindah-pindah rumah tahanan, tapi untuk deportasi ini resmi dan Abu Jibril serta pihak keluarganya sama sekali tidak diberi tahu. "Pengacara juga tidak tahu," tutur Kholid. Dikonfirmasi kepada Paiman, deportasi bukan atas dasar permintaan Mabes Polri. Sedangkan untuk kasus tuduhan terorisme dari kepolisian Malaysia, tidak menjadi urusan Polri. Mengenai penagguhan penahanan, kata Paiman, sifatnya akan mempertimbangkan bila tidak mempengaruhi saksi-saksi dan menghilangkan barang bukti. Abu Jibril saat ini menderita sakit mag dan nyeri tulang belakang.Martha Warta - Tempo News Room

Berita terkait

Titipkan Surat untuk Ganjar Lewat TKD di Solo, Abu Bakar Ba'asyir juga 2 Kali Surati Jokowi

30 November 2023

Titipkan Surat untuk Ganjar Lewat TKD di Solo, Abu Bakar Ba'asyir juga 2 Kali Surati Jokowi

Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Abu Bakar Ba'asyir menemui TKD Ganjar-Mahfud di Solo menyerahkan surat.

Baca Selengkapnya

Kunjungi Abu Bakar Ba'asyir di Ngruki, Amien Rais Kenang Masa Mahasiswa dan Aktivitas di HMI

26 November 2023

Kunjungi Abu Bakar Ba'asyir di Ngruki, Amien Rais Kenang Masa Mahasiswa dan Aktivitas di HMI

Pertemuan Amien Rais dan Abu Bakar Ba'asyir berlangsung selama sekitar 1 jam di Gedung Darul Hikmah dalam suasana penuh keakraban.

Baca Selengkapnya

Abu Bakar Ba'asyir Datangi Kantor Gibran, Kirim Surat Nasihat untuk Para Capres

20 November 2023

Abu Bakar Ba'asyir Datangi Kantor Gibran, Kirim Surat Nasihat untuk Para Capres

Surat untuk capres nomor dua yaitu Prabowo Subianto, Abu Bakar Ba'asyir menyampaikan melalui Gibran. Namun ia tak bisa bertemu langsung.

Baca Selengkapnya

Abu Bakar Ba'asyir Suarakan Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023, Ini Profilnya

19 Maret 2023

Abu Bakar Ba'asyir Suarakan Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023, Ini Profilnya

Abu Bakar Ba'asyir menolak kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023 yang diselenggarakan di Indonesia. Ini profil pendiri PP Al Mukmin.

Baca Selengkapnya

BNPT Ungkap 80 Persen Eks Napi Terorisme Masih Berkukuh pada Ideologinya

13 Februari 2023

BNPT Ungkap 80 Persen Eks Napi Terorisme Masih Berkukuh pada Ideologinya

Boy menyebut tim BNPT yang berkomunikasi dengan Baasyir menyampaikan Baasyir masih yakin dengan ideologinya.

Baca Selengkapnya

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

15 September 2022

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022

Baca Selengkapnya

Menteri Muhadjir Harap Pesantren Ngruki Bisa Rutin Gelar Upacara HUT RI

17 Agustus 2022

Menteri Muhadjir Harap Pesantren Ngruki Bisa Rutin Gelar Upacara HUT RI

Muhadjir mengajak para santri Ponpes Al Mukmin Ngruki untuk senantiasa mengimbangi dan memperkuat semangat keislaman dan keindonesiaan.

Baca Selengkapnya

Abu Bakar Baasyir Bicara Soal Hukum yang Diturunkan Tuhan Setelah Upacara Kemerdekaan

17 Agustus 2022

Abu Bakar Baasyir Bicara Soal Hukum yang Diturunkan Tuhan Setelah Upacara Kemerdekaan

Abu Bakar Baasyir mengatakan upacara memperngati kemerdekaan RI merupakan wujud syukur kepada Allah SWT.

Baca Selengkapnya

Abu Bakar Baasyir Ikut Upacara HUT RI di Ponpes Al Mukmin Ngruki

17 Agustus 2022

Abu Bakar Baasyir Ikut Upacara HUT RI di Ponpes Al Mukmin Ngruki

Abu Bakar Baasyir terlihat mengenakan baju putih, peci putih, sarung cokelat muda, berkaca mata dan menggenggam tongkat.

Baca Selengkapnya

Abu Bakar Ba'asyir Terima Bendera Merah Putih dari TNI, Ponpes Ngruki Gelar Upacara Kemerdekaan RI

16 Agustus 2022

Abu Bakar Ba'asyir Terima Bendera Merah Putih dari TNI, Ponpes Ngruki Gelar Upacara Kemerdekaan RI

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Abu Bakar Ba'asyir mendapat kunjungan dari Komandan Korem 074/Warastratama.

Baca Selengkapnya