10 Kota dengan Polusi Udara Terburuk di Indonesia Hari Ini, Nomor 1 Bukan DKI Jakarta

Reporter

Tempo.co

Editor

Febriyan

Rabu, 16 Agustus 2023 09:45 WIB

Monas terlihat samar akibat polusi udara di Jakarta, 11 Agustus 2023. TEMPO/ Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Polusi udara menjadi topik yang ramai diperbincangkan dalam beberapa pekan terakhir. Pemicunya tentu saja karena DKI Jakarta disebut termasuk dalam kota besar dengan tingkat polusi tertinggi di dunia.

Presiden Jokowi bahkan sempat menggelar rapat terbatas yang khusus membahas masalah tersebut pada Senin lalu, 14 Agustus 2023. Dalam rapat tersebut, Jokowi mengeluarkan sejumlah instruksi untuk menekan tingkat polusi udara di DKI Jakarta.

Diantaranya adalah dengan meminta seluruh kantor menerapkan Work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. Dengan penerapan WFH, Jokowi berharap tingkat penggunaan kendaraan dapat ditekan sehingga tingkat pencemaran udara pun turun.

"Jika diperlukan kita harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working, work from office (jadi) work from home mungkin. Saya enggak tahu nanti dari kesepakatan di rapat terbatas ini apakah 75 persen (di rumah) 25 persen (di kantor) atau angka yang lain," kata Jokowi.

Presiden juga menginstruksikan agar dilakukan rekayasa cuaca di DKI Jakarta dan sekitarnya. Menurut dia, meningkatnya polusi udara juga tak lepas dari kemarau berkepanjangan yang terjadi saat ini.

Advertising
Advertising

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan penambahan ruang terbuka hijau di berbagai daerah. Hal ini dinilai penting agar tanaman bisa menyerap karbon monoksida yang keluar dari kendaraan bermotor.

Meskipun demikian, polusi udara nyatanya tak hanya menjadi masalah di DKI Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan Tempo di laman AQ Air pada hari ini, Rabu, 16 Agustus 2023, DKI Jakarta hanya menempati posisi kelima sebagai kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di Indonesia.

Peringkat pertama justru diduduki oleh Tangerang Selatan. Sejumlah kota di luar wilayah ibu kota juga tampak memiliki tingkat polusi yang masuk dalam kategori tidak sehat dan tidak sehat bagi kelompok sensitif. Misalnya Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat; Kota Ubud, Bali; dan Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Berikut daftar 10 daerah dengan polusi tertinggi di Indonesia versi AQ Air:

1. Tangerang Selatan, Banten - 185 - Tidak Sehat
2. Serang, Banten - 174 - Tidak Sehat
3. Terentang, Kalimantan Barat - 170 - Tidak Sehat
4. Kota Tangerang, Banten - 162- Tidak Sehat
5. DKI Jakarta - 158 - Tidak Sehat
6. Ubud, Bali - 155 - Tidak Sehat
7. Surabaya, Jawa Timur - 152 - Tidak Sehat
8. Semarang, Jawa Tengah - 145 - Tidak Sehat bagi kelompok sensitif
9. Sleman, Yogyakarta - 138 - Tidak Sehat bagi kelompok sensitif
10. Bengkulu, Bengkulu - 122 - Tidak Sehat bagi kelompok sensitif

Penilaian ini dilakukan IQ Air dengan mengukur tingkat PM 2,5 atau partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Mereka melakukan pengukuran di 72 titik yang tersebar di berbagai daerah. Di tingkat dunia, DKI Jakarta hari ini dinobatkan sebagai kota besar dengan polusi udara paling buruk ketiga. Nomor 1 diduduki Bagdad, Irak dan di bawahnya terdapat Kota Dhaka, Banglades.

Berita terkait

9 Mantan Komisioner KPK Kirim Surat ke Jokowi soal Kriteria Pansel KPK

30 menit lalu

9 Mantan Komisioner KPK Kirim Surat ke Jokowi soal Kriteria Pansel KPK

Pemilihan Pansel KPK patut menjadi perhatian karena mereka bertugas mencari figur-figur komisioner dan Dewan Pengawas KPK mendatang.

Baca Selengkapnya

Pansel KPK Tuai Perhatian dari Sejumlah Kalangan, Istana dan DPR Beri Respons

1 jam lalu

Pansel KPK Tuai Perhatian dari Sejumlah Kalangan, Istana dan DPR Beri Respons

Pembentukan Pansel Capim KPK menuai perhatian dari sejumlah kalangan. Pihak Istana dan DPR beri respons ini.

Baca Selengkapnya

Jokowi Sampai Pimpin Rapat Revisi Ketiga Permendag 36/2023, Ada Apa?

1 jam lalu

Jokowi Sampai Pimpin Rapat Revisi Ketiga Permendag 36/2023, Ada Apa?

Presiden Jokowi memimpin rapat khusus sebelum diterbitkannya revisi ketiga Permendag 36/2023tentang larangan pembatasan barang impor.

Baca Selengkapnya

Jokowi Tak Diundang ke Rakernas PDIP, Pengamat Sebut Hukuman Politik

6 jam lalu

Jokowi Tak Diundang ke Rakernas PDIP, Pengamat Sebut Hukuman Politik

Djarot mengatakan Jokowi dan Ma'ruf tidak diundang ke Rakernas PDIP lantaran keduanya sedang sibuk dan menyibukkan diri.

Baca Selengkapnya

Jokowi Revisi Aturan Impor agar Ribuan Kontainer Barang Tak Menumpuk di Pelabuhan, Ini Poin-poin Ketentuannya

6 jam lalu

Jokowi Revisi Aturan Impor agar Ribuan Kontainer Barang Tak Menumpuk di Pelabuhan, Ini Poin-poin Ketentuannya

Menteri Airlangga mengatakan ada beberapa poin dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 yang direvisi oleh Peresiden Jokowi. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Bos BPJS Kesehatan soal Penerapan Perbedaan Kelas Saat Ini: Mau-maunya Rumah Sakit Sendiri

7 jam lalu

Bos BPJS Kesehatan soal Penerapan Perbedaan Kelas Saat Ini: Mau-maunya Rumah Sakit Sendiri

Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menjelaskan empat pengertian dari KRIS yang masih dibahas bersama dengan DPR dan lembaga terkait.

Baca Selengkapnya

Reaksi Istana hingga KSP Soal PDIP Tak Undang Jokowi dan Ma'ruf Amin ke Rakernas

7 jam lalu

Reaksi Istana hingga KSP Soal PDIP Tak Undang Jokowi dan Ma'ruf Amin ke Rakernas

Ali Ngabalin mengatakan Presiden Jokowi disibukkan dengan seabrek jadwal.

Baca Selengkapnya

Bahas RUU Kementerian Negara Bersama Pemerintah, DPR Tunggu Surpres Jokowi

14 jam lalu

Bahas RUU Kementerian Negara Bersama Pemerintah, DPR Tunggu Surpres Jokowi

Baleg DPR siapa menteri yang ditunjuk presiden untuk membahas RUU Kementerian Negara.

Baca Selengkapnya

Prabowo Akan Tambah Kementerian pada Kabinetnya, Faisal Basri: Menteri Sekarang Sudah Kebanyakan

15 jam lalu

Prabowo Akan Tambah Kementerian pada Kabinetnya, Faisal Basri: Menteri Sekarang Sudah Kebanyakan

Ekonom Faisal Basri mempertanyakan alasan pemerintahan Prabowo-Gibran berencana menambah sejumlah kementerian baru dalam kabinetnya mendatang.

Baca Selengkapnya

Jokowi Revisi Aturan tentang Pengetatan Impor, Begini Penjelasan Airlangga

16 jam lalu

Jokowi Revisi Aturan tentang Pengetatan Impor, Begini Penjelasan Airlangga

Presiden Joko Widodo telah merevisi aturan Kementerian Perdagangan tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor menjadi Permendag baru Nomor 8 Tahun 2024.

Baca Selengkapnya