Kasus Covid-19 Tembus 5 Ribu, Peneliti: Mobilitas Masih Tinggi

Kamis, 16 April 2020 14:30 WIB

Seorang teknisi bekerja di laboratorium Eijkman Institute, Jakarta, Indonesia 31 Agustus 2016. Seorang WNI di Singapura positif terjangkit Zika. REUTERS/Darren Whiteside

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Eijkman - Oxford Clinical Research Unit (EOCRU), Iqbal Elyazar mengatakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia yang sudah menembus angka 5 ribu merupakan refleksi dari penularan satu hingga tiga pekan sebelumnya. Angka ini turut dipengaruhi dari tingginya mobilitas orang.

Sekarang kasus sudah menyebar di 34 provinsi, dibandingkan dengan dengan awal pandemi. “Mobilitas orang yang menyebabkan penularan itu terjadi di tujuh pulau utama kita," katanya saat dihubungi Tempo, Kamis,16 April 2020.

Iqbal menyayangkan belum adanya instrumen dari pemerintah yang bisa melarang orang untuk berpergian.

Selain itu, angka ini dipengaruhi oleh meningkatnya kemampuan laboratorium dalam memeriksa sampel. Rata-rata lab Covid-19 memeriksa antara 1000-2000 sampel per hari. “Minggu depan, semakin banyak sampel yang diperiksa, maka akan semakin banyak kasus positif yang dilaporkan," ucap dia.

Menurut Iqbal, Indonesia belum masuk pada fase puncak penularan meski kasus positif Covid-19 sudah mencapai 5 ribu. "Kita ini masih di lereng yang terjal," tuturnya.

Advertising
Advertising

Iqbal dan sejumlah koleganya pernah merilis proyeksi kasus Covid-19 di Indonesia. Mereka mengatakan tanpa intervensi cepat dari pemerintah, kasus positif Covid-19 di Indonesia bisa mencapai 11-71 ribu di akhir bulan ini.

Iqbal dan timnya tidak memperbarui proyeksinya kendati pemerintah sudah mengeluarkan sejumlah kebijakan. Alasannya kajian itu sengaja dibuat untuk mengingatkan pemerintah. "Tim kami belum menghitung dampak intervensi pemerintah tapi masih fokus meneliti kepada pengaruh mobilitas terhadap penyebaran Covid-19 di tujuh pulau utama."

Iqbal menjelaskan kebijakan PSBB di sejumlah kota dan provinsi secara teori bisa mengendalikan penularan Covid-19. Alasannya bisa mengurangi kontak antara orang yang terinfeksi dan orang lainnya.

Yang belum diketahui adalah seberapa besar PSBB ini menekan mobilitas pengguna transportasi umum? “50 persen, 75 persen, 95 persen? Datanya belum ada yg keluar, karena saya baca KRL masih ramai digunakan."

Berita terkait

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

1 hari lalu

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

KPK masih terus menyelidiki kasus korupsi pada proyek pengadaan APD saat pandemi Covid-19 lalu yang merugikan negara sampai Rp 625 miliar.

Baca Selengkapnya

Persetujuan Baru Soal Penularan Wabah Melalui Udara dan Dampaknya Pasca Pandemi COVID-19

2 hari lalu

Persetujuan Baru Soal Penularan Wabah Melalui Udara dan Dampaknya Pasca Pandemi COVID-19

Langkah ini untuk menghindari kebingungan penularan wabah yang terjadi di awal pandemi COVID-19, yang menyebabkan korban jiwa yang cukup signifikan.

Baca Selengkapnya

Peruri Ungkap Permintaan Pembuatan Paspor Naik hingga Tiga Kali Lipat

3 hari lalu

Peruri Ungkap Permintaan Pembuatan Paspor Naik hingga Tiga Kali Lipat

Perum Peruri mencatat lonjakan permintaan pembuatan paspor dalam negeri hingga tiga kali lipat usai pandemi Covid-19.

Baca Selengkapnya

Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

6 hari lalu

Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

Fungsi utama antibodi itu untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan pandemi Covid-19 pada 2020.

Baca Selengkapnya

Prof Tjandra Yoga Aditama Penulis 254 Artikel Covid-19, Terbanyak di Media Massa Tercatat di MURI

10 hari lalu

Prof Tjandra Yoga Aditama Penulis 254 Artikel Covid-19, Terbanyak di Media Massa Tercatat di MURI

MURI nobatkan Guru Besar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran UI, Prof Tjandra Yoga Aditama sebagai penulis artikel tentang Covid-19 terbanyak di media massa

Baca Selengkapnya

KPK Tuntut Bekas Bupati Muna Hukuman 3,5 Tahun Penjara dalam Korupsi Dana PEN

10 hari lalu

KPK Tuntut Bekas Bupati Muna Hukuman 3,5 Tahun Penjara dalam Korupsi Dana PEN

"Terbukti secara sah dan meyakinkan," kata jaksa KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat membacakan surat tuntutan pada Kamis, 18 April 2024.

Baca Selengkapnya

Pesan PB IDI agar Masyarakat Tetap Sehat saat Liburan dan Mudik di Musim Pancaroba

16 hari lalu

Pesan PB IDI agar Masyarakat Tetap Sehat saat Liburan dan Mudik di Musim Pancaroba

Selain musim libur panjang Idul Fitri, April juga tengah musim pancaroba dan dapat menjadi ancaman bagi kesehatan. Berikut pesan PB IDI.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Menhub Budi Karya Usulkan WFH di Selasa dan Rabu, Sri Mulyani Sebut Idul Fitri Tahun Ini Sangat Istimewa

17 hari lalu

Terpopuler: Menhub Budi Karya Usulkan WFH di Selasa dan Rabu, Sri Mulyani Sebut Idul Fitri Tahun Ini Sangat Istimewa

Menhub Budi Karya Sumadi mengusulkan work from home atau WFH untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat puncak arus balik Lebaran.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: H-4 Lebaran Penumpang di 20 Bandara AP II Melonjak 15 Persen, Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19

20 hari lalu

Terpopuler: H-4 Lebaran Penumpang di 20 Bandara AP II Melonjak 15 Persen, Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19

AP II mencatat jumlah penumpang pesawat angkutan Lebaran 2024 di 20 bandara yang dikelola perusahaan meningkat sekitar 15 persen.

Baca Selengkapnya

Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19, Tak Bayar Gaji sejak Januari

21 hari lalu

Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19, Tak Bayar Gaji sejak Januari

Indofarma ambruk karena salah perhitungan kapan pandemi COvid-19 berakhir, sehingga banyak obat sakit akibat virus corona tak terjual

Baca Selengkapnya