2 Hektare untuk Investasi Lippo Grup di Cirebon

Selasa, 02 April 2013 | 22:21 WIB

2 Hektare untuk Investasi Lippo Grup di Cirebon
Bangunan Keraton Kasepuhan yang dibangun oleh Panembahan Pakungwati I tahun 1529 di Cirebon, Jawa Barat, (26/1). Keraton kerajaan Islam ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Cirebon - Pemerintah Kabupatena Cirebon sudah menyiapkan lahan seluas 2 ribu hektare  untuk kawasan industri di kabupaten itu. Investor pun rencananya sudah melirik kawasan tersebut. 



"Lahan seluas 2 ribu hektare sudah kami siapkan di Kecamatan Astanajapura," kata Bupati Cirebon Dedi Supardi, usai peringatan ulang tahun Kabupaten Cirebon ke-531. Menurut dia, kawasan ittu akan diperuntukan sebagai kawasan industri bagi investor Lippo grup yang sudah berancang-ancang berinvestasi di Kabupaten Cirebon. 



"Kalau tidak ada halangan pada 5 April mendatang kami akan ke Jakarta untuk membicarakan rencana investasi ini," katanya. Ia menjelaskan, rencana investasi ini harus ditanggapi positif lantaran Kabupaten Cirebon hingga kini masih memembutuhkan lebih banyak investor yang mau berinvestasi.



Dedi menambahkan jika industri merupakan bidang yang akan diprioritaskan dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon ke depan. Dengan pengembangan industri, kata dia, diharapkan bisa mengatasi pengangguran di Kabupaten Cirebon. 



Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon Tasiya Soemadi mengatakan  pertumbuhan investasi di Kabupaten Cirebon saat ini masih harus dikembangkan. "Terutama wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur," katanya. Wilayah timur Kabupaten Cirebon, kata dia, harus lebih dikembangkan agar tidak menjadi wilayah yang tertinggal di bandingkan wilayah lainnya. 

IVANSYAH

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan