Sadis, Berandalan Bermotor Ini Bunuh Orang karena Knalpot

Reporter

Kamis, 26 November 2015 06:30 WIB

Ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Bandung - Polisi menembak Agung Abidin, 26 tahun, terduga pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap Didin Haerudin, 43 tahun. Agung tewas dalam penangkapan yang dilakukan tim Reserse Kepolisian Resor Cimahi, Selasa, 24 November 2015.

Kepala Kepolisian Resor Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam mengatakan Agung Abidin ditembak lantaran melawan saat akan ditangkap. Dia mencoba melawan polisi menggunakan sebilah golok.

"Tersangka Agung dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan anggota menggunakan golok saat dilakukan penangkapan. Tersangka meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," ujar Ade melalui pesan pendek kepada Tempo, Rabu, 25 November 2015.

Ade mengatakan Agung merupakan residivis atau mantan narapidana yang melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Selain itu, ia mengatakan, Agung diduga merupakan anggota salah satu kelompok berandal bermotor tersohor di Kota Bandung. "Tersangka enam kali residivis," katanya.

Agung merupakan target penangkapan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Didin Haerudin tewas. Aksi penganiayaan tersebut dilakukan pada Selasa dinihari, 24 November 2015, di Gang Karya Bakti III Nomor 37, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, atau persis di depan rumah korban.

Penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban berawal saat Agung dan temannya, Andika, membunyikan knalpot sepeda motor mereka di depan rumah korban. Korban yang merasa terganggu dengan suara bising knalpot langsung menegur kedua pelaku. Berselang 15 menit, para pelaku mendatangi korban dan langsung menyerangnya menggunakan benda tumpul. "Korban dipukuli ke arah kepala yang mengakibatkan korban langsung pingsan," tutur Ade.

Tak hanya itu, para pelaku pun masuk ke rumah korban dan menggondol barang-barang elektronik. "Pelaku juga merusak rumah korban kemudian mengambil barang elektronik berupa monitor komputer dan speaker-nya," ucapnya. Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Namun, siang harinya, korban meninggal.

IQBAL T. LAZUARDI S.

Berita terkait

Keunikan Stadion Siliwangi, Lokasi Konser Sheila on 7 di Bandung, Pernah jadi Markas Tim Sepak Bola Militer Belanda

7 hari lalu

Keunikan Stadion Siliwangi, Lokasi Konser Sheila on 7 di Bandung, Pernah jadi Markas Tim Sepak Bola Militer Belanda

Di Bandung, Sheila on 7 akan mangung di Stadion Siliwangi. Awalnya stadion itu bernama lapangan SPARTA, markas tim sepak bola militer Hindia Belanda.

Baca Selengkapnya

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

17 hari lalu

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

Seorang wanita ditemukan tewas di Apartemen Jardin, Kota Bandung, diduga dibunuh pelanggannya

Baca Selengkapnya

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

22 hari lalu

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

Salah satu aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga ketika masa libur lebaranadalah berenang.

Baca Selengkapnya

Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

27 hari lalu

Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

Kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bdung Asep Hidayat mengatakan, kenaikan jumlah penumpang di arus mudik Lebaran terpantau sejak H-7.

Baca Selengkapnya

Cegah Tawuran dan Sahur on The Road Selama Ramadhan, Polres Metro Tangerang Dirikan 26 Pos Pantau

50 hari lalu

Cegah Tawuran dan Sahur on The Road Selama Ramadhan, Polres Metro Tangerang Dirikan 26 Pos Pantau

Polres Metro Tangerang Kota mendirikan 26 Pos Pantau untuk mengantisipasi geng motor berkedok Sahur on the road selama bulan Ramadan.

Baca Selengkapnya

Buru Geng Motor, Polres Serang Banten Dirikan 4 Posko

53 hari lalu

Buru Geng Motor, Polres Serang Banten Dirikan 4 Posko

Dalam beberapa peristiwa, Kapolres mengatakan ada geng motor dari luar daerah yang berulah di Serang.

Baca Selengkapnya

Monyet Ekor Panjang Berkeliaran di Bandung, Pakar ITB: Akibat Habitat Rusak dan Perburuan

53 hari lalu

Monyet Ekor Panjang Berkeliaran di Bandung, Pakar ITB: Akibat Habitat Rusak dan Perburuan

Pakar ITB menengarai kemunculan monyet ekor panjang di Bandung akibat kerusakan habitat asli. Populasi mamalia itu juga tergerus karena perburuan.

Baca Selengkapnya

Serba-serbi Monyet Ekor Panjang, Mengapa Bertindak Agresif ke Manusia?

4 Maret 2024

Serba-serbi Monyet Ekor Panjang, Mengapa Bertindak Agresif ke Manusia?

Macaca Fascicularis atau di Indonesia lebih dikenal monyet ekor panjang kerap bertindak agresif pada manusia, apa sebabnya?

Baca Selengkapnya

Razia Knalpot Brong, Polres Sukabumi Kota Sita Puluhan Motor

4 Maret 2024

Razia Knalpot Brong, Polres Sukabumi Kota Sita Puluhan Motor

Operasi knalpot brong ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah kejahatan jalanan seperti geng motor.

Baca Selengkapnya

Kawanan Monyet Ekor Panjang Masuk Pemukiman Warga Kota Bandung, Pertanda Apa?

3 Maret 2024

Kawanan Monyet Ekor Panjang Masuk Pemukiman Warga Kota Bandung, Pertanda Apa?

Monyet turun gunung, termasuk monyet ekor panjang ini disebut-sebut menjadi pertanda akan terjadi suatu peristiwa, apa itu?

Baca Selengkapnya