Aneh, Kampus Ini Terima 50 Mahasiswa dan Luluskan 500 Orang

Reporter

Senin, 28 September 2015 04:04 WIB

Ketua Tim Evaluasi Kinerja Perguruan Tinggi Supriadi Rustad saat menggerebek wisuda mahasiswa perguruan tinggi di bawah Yayasan Aldiana Nusantara di Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. TEMPO/Ridian Eka Saputra

TEMPO.CO , Jakarta: Ketua Tim Evaluasi Kinerja Perguruan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingg Supriadi Rustad mengatakan bahwa sabtu lalu ia menemukan kembali satu sekolah tinggi yang diduga melakukan pelanggaran.

Menurut Supriadi, terdapat satu lagi kampus di surabaya yang menampung mahasiswa abal-abal. Kampus yang dimaksud adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Artha Bodhi Iswara yang berlokasi di Surabaya. "Program S2 Manajemen, tiap tahun itu mereka menerima 50 orang per tahun, tapi yang lulus 500 orang," kata Supriadi saat dihubungi Tempo, Ahad, 27 September 2015.

Baca juga:
Bulan Darah, 28 September Kiamat? Resah, Ini Kata Gereja
Heboh Kain Kafan Berpita Merah dalam Peci Hantui Pilkada


Supriadi menuturkan bahwa informasi ia dapatkan sendiri setelah ia menyambangi kampus tersebut pada hari Sabtu, 26 Sepetember lalu. "Kemarin kami baru dari Surabaya, ya hasilnya sama saja. Banyak pelanggaran," Supriadi menambahkan. "Banyak penumpang gelap," katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir membekuan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur. Di antaranya, Universitas Ronggolawae Tuban, Universitas Nusantara PGRI Kediri, IKIP PGRI Jember, dan IKIP Budi Utomo Malang.

Kampus tersebut dianggap bermasalah dan menerbitkan ijazah palsu. Oleh karena itu Kemenristek-Dikti memilih membekukan untuk kesempatan pembenahan manajemen. "Sampai saat ini, kami belum melihat kampus tersebut untuk berbenah," kata Supriadi.

Sampai saat ini, kampus dengan status non-aktif tersebut tidak boleh menerima mahasiswa baru. Kemenristek sendiri tidak akan membina seluruh kampus yang tidak menunjukan itikad baik dalam berbenah.

Untuk waktu yang diberikan, Supriadi menyebutkan mereka tidak akan membatasi sampai kapan mereka harus membenahinya. Selama kampus tersebut belum serius membenahi kondisinya, tidak akan dibina. Pelanggarannya itu bukan hanya rasio jumlah dosen dan mahasiswa yang tidak proporsional atau melebih batas, tapi juga sejumlah mahasiswa tersebut dinilai abal-abal. Maksudnya, mahasiswa tersebut tidak benar-benar kuliah. "Selama tidak ada kejujuran ya tidak akan kami bina. Persyaratannya itu tobat dan jujur," kata dia.

LARISSA HUDA

Baca juga:
Kasus Muncikari Artis ke Jaksa: Dari 80 Wanita, AS Termahal
Bulan Darah, 28 September Kiamat? Resah, Ini Kata Gereja


Video Terkait:


Berita terkait

USAID Kerja Sama dengan Unhas, ITB dan Binus

12 jam lalu

USAID Kerja Sama dengan Unhas, ITB dan Binus

Program USAID ini untuk mempertemukan pimpinan universitas, mitra industri, dan pejabat pemerintah

Baca Selengkapnya

Polisi Prancis Bubarkan Unjuk Rasa Pro-Palestina di Universitas Sciences Po

1 hari lalu

Polisi Prancis Bubarkan Unjuk Rasa Pro-Palestina di Universitas Sciences Po

Polisi Prancis membubarkan unjuk rasa pro-Palestina di Paris ketika protes-protes serupa sedang marak di Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Eri Cahyadi Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

2 hari lalu

Eri Cahyadi Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengukir sejarah baru dalam kepemimpinannya di Kota Surabaya.

Baca Selengkapnya

Mau Kuliah di Fakultas Hukum, Apa yang Sebaiknya Disiapkan?

3 hari lalu

Mau Kuliah di Fakultas Hukum, Apa yang Sebaiknya Disiapkan?

Berminat menjadi sarjana hukum, tentu saja harus kuliah di fakultas hukum. Berikut yang perlu disiapkan calon mahasiswa hukum.

Baca Selengkapnya

Pembangunan Infrastruktur di Kota Surabaya Rampung 2024

4 hari lalu

Pembangunan Infrastruktur di Kota Surabaya Rampung 2024

Sejumlah pembangunan infrastruktur di Kota Surabaya ditargetkan rampung di tahun 2024.

Baca Selengkapnya

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

10 hari lalu

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

QS World University Rankings atau QS WUR by Subject 2024 kembali menghadirkan daftar kampus dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia.

Baca Selengkapnya

10 Program Studi Paling Ketat SNBP 2024 dari Berbagai Universitas

16 hari lalu

10 Program Studi Paling Ketat SNBP 2024 dari Berbagai Universitas

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan 10 program studi paling ketat dalam SNBP) 2024. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Akibat Awan Tebal, Hilal di Surabaya Tak Tampak

18 hari lalu

Akibat Awan Tebal, Hilal di Surabaya Tak Tampak

Para peneliti dari Universitas Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tak melihat hilal akibat tertutup awan.

Baca Selengkapnya

Unika Santo Thomas Sumatera Utara Nyatakan Sihol Situngkir Tersangka TPPO Tak Lagi Jabat Rektor Sejak 2022

29 hari lalu

Unika Santo Thomas Sumatera Utara Nyatakan Sihol Situngkir Tersangka TPPO Tak Lagi Jabat Rektor Sejak 2022

"Bapak Sihol Situngkir sudah tidak menjabat lagi sebagai rektor di Unika Santo Thomas," kata Maidin,

Baca Selengkapnya

Ribuan Mahasiswa jadi Korban TPPO Berkedok Magang Ferienjob Jerman, Pakar: Kampus Tak Hati-Hati

29 hari lalu

Ribuan Mahasiswa jadi Korban TPPO Berkedok Magang Ferienjob Jerman, Pakar: Kampus Tak Hati-Hati

Pakar pendidikan menilai ribuan mahasiswa bisa menjadi korban TPPO berkedok magang ferienjob karena kesalahan kampus

Baca Selengkapnya