PVMBG Ingatkan Bahaya Lahar Dingin Gunung Kelud

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Selasa, 18 Februari 2014 21:12 WIB

Areal persawahan dan rumah-rumah penduduk yang tertutup abu vulkanik Gunung Kelud di desa Ngantang, Malang, Jawa Timur, (17/2). Anggota TNI membantu warga membersihkan jalan yang tertutup abu Gunung Kelud. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Bandung - Pelaksana Tugas Bidang Pengawasan dan Penyelidikan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gede Suantika, memperingatkan soal adanya ancaman banjir lahar dingin pasca-letusan Gunung Kelud. "Dari hasil pengamatan visual, sebagian besar volume hasil letusan Gunung Kelud tersebar dalam radius 5 kilometer dari puncak," katanya di ruang kerjanya di Bandung, Selasa, 18 Februari 2014.

Menurut Gede, sebaran hasil letusan gunung api itu berbahaya jika terjadi hujan deras dalam jangka waktu lama. Air dalam volume besar bisa mengangkut sebaran material hasil letusan itu mengalir masuk ke dalam sungai yang berhulu di Gunung Kelud.

Dia meminta pemerintah daerah Kediri, Blitar, sebagian Malang, dan Jombang yang memiliki sungai berhulu di Gunung Kelud agar mewaspadai ancaman banjir lahar di lembah-lembah sungai itu. "Banjir lahar dingin itu adalah banjir campuran material vulkanik lepas dengan air," ujar Gede. (baca juga: Warga Anggap Letusan Kelud Sudah Berakhir )

Menurut Gede, banjir lahar dingin, membahayakan jiwa penduduk. Banjir lahar dingin yang berpotensi terjadi di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Kelud itu bisa merusak jembatan yang dilewatinya. Juga merusak bangunan yang berada di bantaran sungai jika banjir lahar itu meluap. "Kalau terjadi malam hari, bisa makan korban. Semua yang dilewatinya bisa diangkut," kata Gede.

Dia menyarankan pemerintah daerah tersebut meniru cara penduduk di lembah sungai yang berhulu di Semeru dalam mengantisipasi ancaman banjir lahar itu. Dia berharap pemerintah daerah membentuk sistem pemantauan swadaya masyarakat dengan melibatkan masyarakat yang bermukim di daerah hulu di sekitar lembah sungai jika belum punya lembaga pemantau. "Desa di hulu bisa memberikan peringatan dengan radio HT untuk memberitahukan desa di bawahnya jika terjadi ancaman banjir lahar," kata Gede.

Gede mengatakan ancaman lahar dingin itu merupakan ancaman jangka panjang pasca-letusan Gunung Kelud. "Selama materialnya masih ada di atas, masih ada ancaman itu," katanya.




AHMAD FIKRI







BERITA LAINNYA
Rekor Sitaan KPK: 37 Mobil Adik Ratu Atut!
Menunggu 9 Jam, Pengungsi Hanya Ditemui SBY 10 Menit
Risma Mau Mundur, Elite PDIP Terbang dan Merayu

Advertising
Advertising

Berita terkait

3 Nama Soekarno, Kelahirannya Serba 6 dan Bersamaan Letusan Gunung Kelud

9 Juni 2022

3 Nama Soekarno, Kelahirannya Serba 6 dan Bersamaan Letusan Gunung Kelud

Presiden Pertama RI Soekarno, memiliki 3 nama. Di mana masa kecilnya?

Baca Selengkapnya

Kronologi Danau Kawah Gunung Kelud Berubah Warna, Ini Penjelasan PVMBG

1 April 2022

Kronologi Danau Kawah Gunung Kelud Berubah Warna, Ini Penjelasan PVMBG

Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki atau mendekat kawasan kawah aktif Gunung Kelud sementara waktu.

Baca Selengkapnya

Banjir Jombang Diduga Karena Tanggul Jebol

5 Februari 2021

Banjir Jombang Diduga Karena Tanggul Jebol

Banjir setinggi sekitar satu meter masih menggenangi dua desa di Jombang.

Baca Selengkapnya

Wisata Offroad Ini, Bikin Liburan Akhir Tahun Luar Biasa

7 Desember 2019

Wisata Offroad Ini, Bikin Liburan Akhir Tahun Luar Biasa

Libur akhir tahun sudah di depan mata. Bila pantai dan hotel mewah sudah sangat biasa, menjelajahi medan wisata offroad dengan jip bisa jadi pilihan.

Baca Selengkapnya

Kampung Anggrek dan Kebun Era Kolonial di Kaki Gunung Kelud

16 Oktober 2019

Kampung Anggrek dan Kebun Era Kolonial di Kaki Gunung Kelud

Kampung Anggrek di Kabupaten Kediri menjadi spot wisata baru, yang menjanjikan kesejukan perkebunan dan keindahan taman dengan latar Gunung Kelud.

Baca Selengkapnya

Tiga Waktu Terbaik Menikmati Panorama Gunung Kelud

28 Januari 2018

Tiga Waktu Terbaik Menikmati Panorama Gunung Kelud

Bila hendak merencanakan perjalanan ke Gunung Kelud, perhatikan rekomendasi waktu berikut ini supaya mendapatkan momentum yang tepat.

Baca Selengkapnya

Menengok Wajah Puncak Gunung Kelud yang Berubah Pasca-Erupsi

23 Januari 2018

Menengok Wajah Puncak Gunung Kelud yang Berubah Pasca-Erupsi

Puncak Gunung Kelud kini telah berubah wajah, kini mirip dengan Tangkuban Perahu atau Kelimutu yang punya danau kawah.

Baca Selengkapnya

Polisi Cari Sembilan Pendaki yang Terjebak di Gunung Kelud

7 November 2017

Polisi Cari Sembilan Pendaki yang Terjebak di Gunung Kelud

Jalur Tulungrejo yang dipilih para pendaki dianggap terjal.

Baca Selengkapnya

Badan Geologi Jelaskan 4 Penyebab Sumur Ambles di Kediri  

28 Mei 2017

Badan Geologi Jelaskan 4 Penyebab Sumur Ambles di Kediri  

Badan Geologi menemukan empat faktor penyebab ratusan sumur ambles di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya

Terungkap, Penyebab Ratusan Sumur Ambles di Kediri  

19 Mei 2017

Terungkap, Penyebab Ratusan Sumur Ambles di Kediri  

Tim peneliti dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta mengetahui penyebab amblesnya sumur di Kediri.

Baca Selengkapnya