Pendukung PKB Gus Dur Menolak Coblos PKB Muhaimin

Reporter

Editor

Minggu, 23 November 2008 16:26 WIB

TEMPO Interaktif, Surakarta: Ajakan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk tidak mencoblos pada pemilu 2009 diikuti pendukungnya di Surakarta dengan tidak mencoblos Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Muhaimin.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Surakarta kubu Gus Dur, Didik Gunawan, menyatakan ajakan Gus Dur bukan berarti golput. "Ajakannya kan jangan mencoblos. Itu maknanya luas. Saya mengartikan dengan tidak mencoblos PKB Muhaimin, tapi silakan saja kalau mau mencoblos partai lain," tegasnya (23/11).

Dia mengatakan tanpa instruksi dari Gus Dur pun, dia dan pendukung Gus Dur lainnya tetap tidak akan memilih PKB Muhaimin. "Kalau itu disebut menggembosi, ya silakan saja. Toh kami selama ini sudah dirugikan," ujarnya.

Dia mengaku ada cukup banyak kader yang setia dengan Gus Dur di Surakarta. Namun dia menolak menyebutkan kisaran jumlahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PKB kubu Muhaimin, Iskandar Abil Khoiruddin, menyatakan tidak ambil pusing. Dia menganggap hal tersebut sebagai bagian dari demokrasi dan hak dari setiap masyarakat. Namun dia mengakui, pernyataan Gus Dur mengindikasikan upaya penggembosan suara PKB pada pemilu 2009.

"Tapi kami tetap optimistis. Katakanlah ada suara yang hilang akibat instruksi tersebut, akan ditambal dengan pemilih pemula. Dan yang tidak kalah penting dari kalangan di luar warga Nahdlatul Ulama," kata Abil.

Saat pemilu sebelumnya, di Surakarta PKB mendapat 7.200 suara, namun tidak memiliki kursi di dewan.

Perseteruan kedua kubu di Surakarta juga tampak dari maraknya pemasangan spanduk yang intinya permohonan maaf kubu Gus Dur karena tidak bisa bergabung dengan PKB Muhaimin dengan alasan Muhaimin telah berkhianat kepada Gus Dur. "Kami memasang hampir 200 spanduk di eks Karesidenan Surakarta," kata Didik.

Sementara Abil memilih tidak menanggapi provokasi. "Sempat ada desakan dari kader untuk menurunkan spanduk. Tapi saya memilih membiarkan, daripada timbul konflik yang lebih keras lagi," ujarnya. Dia mengaku pernah mengajak untuk ishlah, namun tidak ada kata kesepakatan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Surakarta Abdul Karim menegaskan warga NU tetap netral menyikapi perseteruan antara dua kubu di PKB. "Itu wilayah politik. Kami tidak ingin ikut campur. Sampai saat ini juga belum ada instruksi apapun mengenai sikap NU menanggapi instruksi golput dari Gus Dur," jelasnya.

Ukky Primartantyo

Berita terkait

PKB Sebut Fungsi Pengawasan DPR Gagal jika Tak Gulirkan Hak Angket

27 hari lalu

PKB Sebut Fungsi Pengawasan DPR Gagal jika Tak Gulirkan Hak Angket

Ketua DPP PKB mengatakan hak angket penting sebagai ikhtiar untuk memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.

Baca Selengkapnya

Dua Menteri PKB Menghadap Jokowi: Kami Koalisi Pak Presiden

46 hari lalu

Dua Menteri PKB Menghadap Jokowi: Kami Koalisi Pak Presiden

Dua menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan tidak ada masalah dengan Jokowi, terlepas pihaknya mengusung tema perubahan dalam pilpres 2024.

Baca Selengkapnya

Isi Naskah Akademik Hak Angket PKB Mau Bongkar Politisasi Bansos hingga Netralitas Polri

51 hari lalu

Isi Naskah Akademik Hak Angket PKB Mau Bongkar Politisasi Bansos hingga Netralitas Polri

Isi dari naskah akademik hak angket PKB menunjukkan berbagai kecurangan yang terjadi sebelum, saat, dan setelah pencoblosan.

Baca Selengkapnya

Kekayaan Edward Tannur, Anggota DPR dari PKB yang Anaknya Aniaya Pacar Hingga Meninggal

10 Oktober 2023

Kekayaan Edward Tannur, Anggota DPR dari PKB yang Anaknya Aniaya Pacar Hingga Meninggal

Kekayaan anggota DPR dari PKB Edward Tannur, orangtua Gregorius Ronald Tannur yang aniaya pacar hingga meninggal.

Baca Selengkapnya

Muhaimin Iskandar Dilirik PDIP, Prabowo Subianto: Jangan ke Mana-mana

30 Juli 2023

Muhaimin Iskandar Dilirik PDIP, Prabowo Subianto: Jangan ke Mana-mana

Prabowo Subianto minta Muhaimin Iskandar jangan kemana-mana. Sebelumnya, Muhaimin dilirik PDIP sebagai salah satu cawapres Ganjar Pranowo.

Baca Selengkapnya

Profil Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB yang Didukung Jadi Capres atau Cawapres 2024

24 Juli 2023

Profil Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB yang Didukung Jadi Capres atau Cawapres 2024

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin didukung sebagai bakal capres maupun cawapres oleh kiai dan santri. Berikut profil Muhaimin Iskandar.

Baca Selengkapnya

Ketika Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Sebut Partai Pemerintah Kompak Hadiri Harlah PKB

24 Juli 2023

Ketika Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Sebut Partai Pemerintah Kompak Hadiri Harlah PKB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mencari keberadaan Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Harlah PKB di Stadion Manahan, Ahad, 23 Juli 2023.

Baca Selengkapnya

Usai Demokrat, Kini Giliran PKB Usulkan Deklarasi Capres-Cawapres di Bulan Juni

9 Juni 2023

Usai Demokrat, Kini Giliran PKB Usulkan Deklarasi Capres-Cawapres di Bulan Juni

PKB mengusulkan deklarasi capres-cawapres diumumkan bulan Juni ini. Sebelumnya, Partai Demokrat juga mengusulkan deklarasi cawapres di bulan ini.

Baca Selengkapnya

Mahfud MD dan Cak Imin Kompak Bilang Begini soal Denny Indrayana Bocorkan Putusan MK

29 Mei 2023

Mahfud MD dan Cak Imin Kompak Bilang Begini soal Denny Indrayana Bocorkan Putusan MK

Mahfud MD dan Cak Imin buka suara terhadap pernyataan Denny Indrayana yang menyebut putusan MK bakal menyetujui pemilu sistem proporsional tertutup.

Baca Selengkapnya

PKB Calonkan 5 Petahana hingga Artis Dangdut untuk Rebut Kursi DPRD DKI Jakarta

13 Mei 2023

PKB Calonkan 5 Petahana hingga Artis Dangdut untuk Rebut Kursi DPRD DKI Jakarta

Kelima orang petahana DPRD DKI dari PKB itu di antaranya Hasbiallah Ilyas, Jamaludin Lamanda, Yusuf, Ahmad Ruslan dan Sutikno.

Baca Selengkapnya