Kamis, 21 September 2017

Jokowi Lepas Pesawat yang Bawa 30 Ton Bantuan untuk Rohingya  

Rabu, 13 September 2017 | 11:07 WIB
Presiden Joko Widodo memberi keterangan pers soal Rohingya di Istana Merdeka, 3 September 2017. Jokowi menyatakan perlu tindakan nyata untuk menangani krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar. Tempo/Amirullah Suhada

Presiden Joko Widodo memberi keterangan pers soal Rohingya di Istana Merdeka, 3 September 2017. Jokowi menyatakan perlu tindakan nyata untuk menangani krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar. Tempo/Amirullah Suhada.

TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan bantuan untuk warga Rohingya yang mengalami krisis kemanusiaan di Rakhine, Myanmar. Pria asal Solo itu melepas pesawat yang menerbangkan 34 ton bantuan ke sana, Rabu, 13 September 2017.

"Alhamdulillah hari ini kami dapat menerbangkan bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk para pengungsi Rakhine State di perbatasan Bangladesh dan Myanmar," ujar Jokowi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Rabu.

Baca juga: Jawaban Jokowi Soal Langkah Indonesia untuk Rohingya

Jokowi melanjutkan, bantuan yang dikirimkan lewat empat pesawat Hercules itu terdiri atas makanan siap saji, family kit, selimut, tangki air, dan tenda untuk pengungsi. Barang-barang itu yang dipilih karena yang paling dibutuhkan warga Rohingiya saat ini.

Adapun alasan pengiriman menggunakan pesawat karena pengirim via jalur laut dirasa terlalu lama. Padahal warga Rohingya di lokasi krisis membutuhkan bantuan dengan cepat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah Myanmar dan Bangladesh yang sudah memberikan akses bantuan ini. Kami harap bantuan bisa sampai ke lokasi dengan cepat," ujar Jokowi.

Rencananya, empat pesawat Hercules yang membawa bantuan itu akan mendarat di landasan udara Myanmar, 170 kilometer dari lokasi pengungsian. Bantuan dipindahkan dari landasan udara ke lokasi pengungsian dengan jalur darat.

Menurut salah satu pilot pesawat Hercules yang menerbangkan bantuan itu, lebih-kurang dibutuhkan delapan jam untuk menerbangkan bantuan dari Indonesia ke Myanmar. Delapan jam tersebut terdiri atas penerbangan 4 jam ke Aceh untuk pengisian bahan bakar dan 4-4,5 jam penerbangan dari Aceh ke Myanmar.

Adapun tiap pesawat yang dilepas Jokowi membawa lebih-kurang 10 prajurit dan 2 pilot. Sebanyak 10 prajurit yang dibawa akan bertugas menurunkan barang-barang dari pesawat yang mereka naiki. Rincian berat bawaan tiap pesawat adalah dua pesawat dengan bawaan masing-masing 10 ton serta dua pesawat dengan bawaan masing-masing 7 ton.

ISTMAN M.P.


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.