Jumat, 22 September 2017

Keluarga Asma Dewi Urus Permohonan Penangguhan Penahanan

Rabu, 13 September 2017 | 07:10 WIB
Asma Dewi. facebook.com

Asma Dewi. facebook.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Sugiharto, Ketua RW tempat tinggal tersangka dugaan ujaran kebencian Asma Dewi, mengatakan keluarga Asma masih mengurus surat permohonan penangguhan penahanan. Ia mengetahui hal itu karena keluarga Asma meminta surat pengantar di tingkat RT dan RW.

Sugiarto mengungkapkan dia tak bisa mengeluarkan surat pengantar yang dibutuhkan keluarga Asma karena masalah domisili ibu tiga anak itu. "Di KTP-nya, dia tinggal di Ciputat, bukan di sini," kata dia saat ditemui di rumahnya di Kompleks Polri Ampera, Jalan I, Ragunan, Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Baca: Cerita Keluarga tentang Kronologi Penangkapan Asma Dewi

Asma ditangkap tim Direktorat Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri di Kompleks Polri Ampera, Jalan A Nomor 17, Jumat, 8 September 2017. Dia dicokok atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penghinaan lewat akun Facebook-nya.

Belakangan, polisi menduga Asma pernah mentransfer dana Rp 75 juta ke NS, anggota inti kelompok penyebaran ujaran kebencian di media sosial, Saracen. Kini, NS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Menurut Sugiharto, rumah yang ditinggali Asma adalah rumah orang tuanya. Dia mengaku tidak terlalu mengenal keluarga Asma. Ia hanya mengetahui kedua kakaknya berprofesi sebagai polisi.

Simak pula: Usut Kasus Asma Dewi, Mabes Polri Tunggu Laporan Analisis PPATK

Dia juga mengaku baru dua kali bertemu dengan suami Asma. "Suaminya orang Jawa. Kerjanya usaha apa gitu," ucapnya.

AHMAD FAIZ


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.