Kamis, 21 September 2017

Kata Menteri Puan Soal Isu Khofifah Maju Pilkada Jawa Timur

Selasa, 15 Agustus 2017 | 23:00 WIB
Menko PMK Puan Maharani menjawab pertanyaan media usai menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman lima menteri dalam rangka kerjasama antara Industri dan SMK di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 29 November 2016. TEMPO/Amston Probel

Menko PMK Puan Maharani menjawab pertanyaan media usai menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman lima menteri dalam rangka kerjasama antara Industri dan SMK di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 29 November 2016. TEMPO/Amston Probel.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani angkat bicara soal isu Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bakal maju pilkada Jawa Timur. Puan memberi sinyal tidak akan melarang langkah politik Khofifah jika dia memang benar akan mencalonkan diri.

"Itu hak politik setiap warga negara dong," ujar Puan saat dicegat di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 15 Agustus 2017.

Baca: Pilkada Jatim 2018, PPP Bingung Pilih Khofifah Atau Gus Ipul

Seperti diketahui, Khofifah sudah beberapa kali digadang-gadang maju dalam pilkada Jawa Timur. Hingga pertengahan tahun ini, kabar dia bakal maju pilkada belum juga surut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia belum menerima surat atau penjelasan apa pun perihal rencana Khofifah maju pilkada Jawa Timur. Karena itu, Jokowi yakin Khofifah akan bertahan di dalam kabinet.


Senada dengan Presiden Jokowi, Puan juga berkeyakinan Khofifah tetap bertahan sebagai Menteri Sosial. Jika pada akhirnya Khofifah meninggalkan jabatannya, kata Puan, dirinya akan tahu belakangan.

"Saya belum secara langsung dihubungi oleh Ibu Mensos soal itu. Lagipula, kalaupun mau melapor, saya rasa yang pertama dilapori adalah Presiden Joko Widodo, bukan saya," ujar Puan Maharani.

ISTMAN M.P.


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.