Ke Arab Saudi, Pesawat Jokowi Transit Aceh Isi Bahan Bakar

Sabtu, 20 Mei 2017 | 09:24 WIB
Ke Arab Saudi, Pesawat Jokowi Transit Aceh Isi Bahan Bakar
Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia jenis Boeing Business Jet (BBJ) 2 yang membawa Presiden Joko Widodo lepas landas di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, JJakarta, 28 Juli 2015. Jokowi bertolak ke Singapura selama dua hari dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral kedua negara khususnya di bidang ekonomi. ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan singgah atau transit di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, pada Sabtu, 20 Mei 2017.  Di bandara ini, pesawat yang ditumpangi Jokowi mengisi bahan bakar.

"Presiden dan rombongan dijadwalkan transit untuk mengisi bahan bakar dan akan melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi setelah melakukan pengisian bahan bakar," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin di Banda Aceh, Sabtu, 20 Mei 2017.

Baca juga:
Saat Jokowi Terima Kunjungan Presiden Cile di Istana Kepresidenan  

Mulyadi menjelaskan, Presiden Jokowi dan rombongan direncanakan berada di Aceh sekitar satu jam lebih. Atau selama pesawat yang ditumpangi mengisi bahan bakar dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Mulyadi mengatakan, rombongan Presiden akan ditunggu oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh lainnya di ruang VIP Bandara SIM.

Baca pula:
Jokowi Naik Motor Trail Jajal Jalan Trans Papua

Mulyadi berharap pesawat komersil yang melintasi langit Aceh menjadikan Bandara Internasional Iskandar Muda sebagai tempat transit, seperti pesawat yang membawa rombongan Presiden Jokowi. "Saat ini bandara sudah memiliki standar internasional, yang bisa disinggahi pesawat lebar, dan tersedia ruang VIP untuk tamu-tamu VIP," kata Mulyadi.



ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan