Selasa, 22 Agustus 2017

Zaenal Petir FPI Blak-blakan Soal Kenapa Ingin Masuk Komnas HAM  

Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:19 WIB
TEMPO/Yosep Arkian

TEMPO/Yosep Arkian.

TEMPO.CO, Semarang - Anggota Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah, Zaenal Abidin atau akrab dipanggil Zaenal Petir, menyatakan serius mengikuti pencalonan menjadi anggota Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM). Ia mengaku tetap mencalonkan diri sebagai komisioner Komnas HAM meski pemimpin organisasinya, Rizieq Syihab, pernah menjelekkan lembaga yang kini diincarnya.

“Saya mendaftar di Komnas HAM itu kan atas nama pribadi, warga negara berhak menduduki jabatan pemerintahan. Itu diatur di undang-undang hak asasi manusia,” kata Zaenal Abidin kepada Tempo, Jumat, 19 Mei 2017.

Ia mengaku tak peduli Komnas HAM pernah disebut oleh Rizieq Syihab sebagai lembaga pembela PKI. Zaenal menilai komentar Rizieq itu sebagai kritik terhadap Komnas HAM. “Barangkali ungkapan kekesalan. Mungkin sifatnya kritik. Buktinya Habib Rizieq sekarang memerlukan bantuan Komnas HAM,” tutur Zaenal Petir. (Baca: Rizieq Syihab Hendak Mengadu ke PBB, Polisi Bilang...)

Zaenal berpendapat, komentar kritik dari Rizieq itu sama ketika masyarakat marah mengkritik pemerintahan, seperti wali kota, bupati, dan presiden.

Adapun dalam proses pendaftaran komisioner Komnas HAM, Zaenal Petir sudah lolos tahap administrasi dan tahap tertulis. Ia lolos 60 besar dari pendaftar lain yang mengikuti uji publik dihadiri ormas, LSM, akademis, dan wartawan di Jakarta.

Zaenal Petir bercerita, saat uji publik, ada pertanyaan bagaimana jika ada ormas yang anarkis dan kekerasan. Ia menjawab pertanyaan itu: ormas tak boleh melakukan kekerasan karena jelas diatur oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013. “Fungsi ormas pemberdayaan, pelayan sosial, melakukan advokasi masyarakat termarginal, serta menjaga NKRI dan moral,” Zaenal menjelaskan. (Baca: Rizieq Akan Bawa Isu Kriminalisasi Ulama ke PBB, Kemlu Merespons)

Zaenal Petir, yang pernah menjadi komisioner KPID Jawa Tengah dan sekarang menjadi komisioner KIP Jateng, merasa tak terjegal untuk maju menjadi komisioner Komnas HAM. Menurut dia, secara pribadi sebenarnya tak masalah, kontroversi yang selama ini terjadi karena masyarakat belum tahu dirinya. “Di FPI sedikit banyak berkiprah. Saya mengarah ormas FPI tak melakukan sweeping karena itu tugas aparat penegak hukum,” kata Zaenal Abidin alias Zaenal Petir. (Baca: Soal Pemeriksaan, Komnas HAM: Tak Istimewakan Rizieq Syihab)

EDI FAISOL

 





Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?