Menilai Vonis Ahok Tak Adil, Anggota DPRD Sulawesi Utara Mundur

Rabu, 17 Mei 2017 | 15:45 WIB
Menilai Vonis Ahok Tak Adil, Anggota DPRD Sulawesi Utara Mundur
Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali melakukan demonstrasi menuntut penangguhan penahanan di depan Pengadilan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa 16 Mei 2017. TEMPO/Irsyan Hasyim (magang)

TEMPO.CO, Manado--Denny Harry Sumolang, politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara, memilih mundur dari jabatannya sebagai wakil rakyat. Alasannya, dia melihat ada ketidakadilan dalam putusan dua tahun penjara bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pengunduran diri Denny dibacakan saat rapat paripurna di DPRD  Sulawesi Utara, Selasa 16 Mei 2017. Menurut Denny, ia sudah menandatangani surat bermeterai soal pengunduran dirinya dan sudah diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Baca: Ahok Divonis 2 Tahun Penjara, Ruhut: Ahok Orang yang Tegar

"Inti pengunduran saya untuk memberi dukungan secara moril kepada Ahok sebagai pejuang kebenaran yang dikalahkan dan dipenjarakan oleh para penyamun-penyamun keserakahan yang haus kekuasaan," tutur Sumolang.

Selain karena Ahok, Sumolang juga mengaku jika dirinya ingin merealisasikan komitmen imannya saat dilantik pada  2014 silam. Menurutnya, jabatan sebagai anggota DPRD  bukan hanya miliknya melainkan juga milik kader lain yang ikut menyumbangkan suaranya hingga bisa mencapai kuota bilangan pembagi.

Simak: Ahok Divonis 2 Tahun Penjara, Pendukung: Ini Tidak Adil

"Saya sadar bahwa kursi dan jabatan saya bukan murni dari capaian elektabilitas yang memenuhi kuota bilangan pembagi bagi pemilih di dapil saya, Minut-Bitung. Saya memberi hak kepada teman-teman yang mendukung hingga saya bisa duduk di DPRD Sulut ini," ujarnya.

Denny menyebutkan  alasan ketiga dirinya memilih mundur adalah untuk menghormati Ketua PKPI Sulawesi Utara Hanny Sondakh yang baru saja meninggal dunia. "Ini penghormatan terhadap Bapak Hanny Sondakh yang sudah mengajak dan mempercayakan saya sebagai kader PKPI sejak tahun 2007 sampai 2017," ujarnya.

Lihat: Marak Aksi Dukungan untuk Ahok, Ini Imbauan MUI

Sejumlah anggota DPRD  Sulawesi Utara terkejut dengan keputusan yang diambil Denny. Ketua Fraksi Nurani Untuk Keadilan DPRD Sulawesi Utara Felly Runtuwene menuturkan Denny merupakan salah satu anggota DPRD yang benar-benar bertugas dengan baik selama menjabat.
"Pak Denny (Sumolang) sangat potensial, kritis dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD dan wakil rakyat yang membanggakan," ujar Runtuwene.

ISA ANSHAR JUSUF

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan