6 Saksi Memberatkan Dihadirkan dalam Sidang Ahok Hari Ini  

Selasa, 17 Januari 2017 | 08:10 WIB
6 Saksi Memberatkan Dihadirkan dalam Sidang Ahok Hari Ini  
Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani sidang kelima kasus penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 10 Januari 2017. Hendra A Setyawan/Pool

TEMPO.COJakarta - Sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar hari ini, Selasa, 17 Januari 2017. Agendanya masih pemeriksaan para saksi. Sidang keenam oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang berlangsung di kantor Kementerian Pertanian di Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, dimulai sekitar pukul 09.00. 

Para saksi yang diajukan jaksa penuntut umum berjumlah empat orang. Menurut kuasa hukum Basuki, Rolas Sitinjak, empat saksi tersebut adalah Willyudin Abdul Rasyid Dhani, Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra, dan Iman Sudirman. Mereka akan memberi keterangan yang memberatkan Ahok.

Baca: Sidang Kasus Ahok, Polisi Pisahkan Dua Kelompok Masa

Majelis hakim juga bakal memeriksa dua polisi penyidik dari Kepolisian Resor Kota Bogor, Jawa Barat, yaitu Bripka Agung Hermawan dan Briptu Ahmad Hamdani. Dua polisi itu diduga lalai menuliskan tanggal laporan di surat laporan polisi.

Seorang saksi pelapor, yakni Ketua Komisi IV MUI Bogor Willyuddin Abdul Rasyid Dhani, mengaku melaporkan kasus penistaan agama pada 6 September 2016. Padahal tuduhan tindak pidana yang dilakukan Ahok di Kepulauan Seribu baru terjadi pada 27 September 2016.

"Ini kok bisa terjadi, laporan 6 September, padahal Ahok ke Kepulauan Seribu pada 27 September," kata Rolas Sitinjak, yang meminta majelis hakim mendatangkan penyidik tersebut. Hal ini diperlukan untuk mengetahui fakta yang terjadi terkait dengan pelaporan yang dilakukan Willyuddin.

Pemanggilan dua anggota kepolisian itu merupakan keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara setelah adanya ketidaksesuaian data antara laporan dan berita acara pemeriksaan (BAP) atas nama saksi Willyudin.

Willyuddin dalam sidang sebelumnya sempat menyatakan kemungkinan terjadi salah ketik oleh anggota Polresta Bogor tersebut. Willyudin akan meneruskan kesaksiannya karena sidang sebelumnya, Selasa, 10 Januari 2017, sempat tertunda karena sudah larut malam.

Saksi-saksi pelapor yang telah dihadirkan dalam persidangan Ahok antara lain Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, Syamsu Hilal, Pedri Kasman, Irena Handono, dan Muhammad Burhanuddin. Ahok dikenai dakwaan alternatif, yakni Pasal 156a dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Rolas mengkritik sejumlah saksi yang dianggap tak mengetahui kejadian perkara. Salah satunya Novel Bamukmin. Menurut Rolas, kliennya dituding membunuh dua anak buah Novel dan merekayasa kasus penistaan agama ke polisi. "Hari ini tim pengacara (Ahok) telah melaporkan ke polisi dengan pasal pencemaran nama baik," ucap Rolas.

ANTARA | AVIT HIDAYAT



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan