Surat 'Pengantin' Ditemukan dalam Penggerebekan Teroris  

Minggu, 25 Desember 2016 | 19:18 WIB
Surat 'Pengantin' Ditemukan dalam Penggerebekan Teroris  
Kapolda Sulawesi Selatan Irjon Pol Anton Charliyan Menunjukkan barang bukti berupa ikan yang sudah diberi formalin. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Petugas menemukan surat yang bersedia menjadi calon ‘pengantin’ bom bunuh diri dalam aksi penggerebekan empat terduga teroris di wilayah Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu, 25 Desember 2016.

"Ada beberapa barang bukti yang kami peroleh. Ada golok dan surat terkait amaliah, bersedia untuk menjadi pengantin," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan di Purwakarta.

Ia mengakui sempat terjadi pengejaran terduga teroris di lokasi kejadian. Para teroris itu bersembunyi di rumah apung Waduk Jatiluhur.

Dari penggerebekan itu, ada empat orang terduga teroris. Dari empat orang terduga teroris tersebut, petugas tim Densus 88 Mabes Polri menangkap dua orang.

Sedangkan dua orang terduga teroris lainnya dilumpuhkan karena saat diberikan peringatan, keduanya berusaha menyerang petugas. "Petugas sudah memberi peringatan agar menyerah, tapi justru menyerang sehingga dilumpuhkan. Kalau menyerah, selamat dan tidak kurang apa pun," kata dia.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui target bom bunuh diri yang akan dilakukan empat terduga teroris sebab masih terus dilakukan pemeriksaan. "Targetnya kita belum tahu. Tapi sebelum mereka bergerak, ya kita gagalkan," kata Kapolda Anton.

Dalam penggerebekan tersebut, tim Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris dan menembak dua terduga teroris lainnya. Dua terduga teroris yang ditangkap masing-masing berinisial RL dan RS serta dua orang yang meninggal berinisial AS dan AF.

ANTARA



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan