Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Demo 4 November, Wimar Witoelar: FPI Bukan Tuhan  

image-gnews
Wimar Witoelar. TEMPO/ JACKY RACHMANSYAh
Wimar Witoelar. TEMPO/ JACKY RACHMANSYAh
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan juru bicara kepresidenan era Presiden Abdurrahman Wahid, Wimar Witoelar, mengatakan tuntutan mundur oleh beberapa organisasi massa Islam terhadap Basuki Tjahaja Purnama bukanlah solusi.

Wimar yakin Basuki alias Ahok tidak akan terbukti melakukan pelanggaran hukum dalam dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepadanya.

"Kalau Ahok mundur, itu bukan solusi hukum, itu solusi politik. Itu pun kalau terbukti bersalah. Masalahnya, tidak akan terbukti bersalah," kata Wimar di Rumah Makan Pondok Klapo, Kota Jambi, Sabtu malam, 5 November 2016.

Wimar mengingat pesan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ketika menilai baik-buruk perbuatan seseorang.

Menurut dia, menilai kebaikan seseorang bukan dari agama, suku, dan aliran. Gus Dur, kata dia, pernah mengatakan urusan agama dengan pribadi seseorang adalah urusan pribadi dengan Tuhan. "Jadi, kalau Ahok salah secara agama, Ahok dihukum Tuhan. Dan FPI bukan Tuhan," katanya.

Wimar menolak penyamaan Aksi Bela Islam pada 4 November 2016 dengan peristiwa demonstrasi pada Mei 1998. Menurut Wimar, peristiwa 1998 terjadi sebagai tanda rezim yang korup. "Kalau menyamakan dengan demonstrasi tahun 1998, sama sekali tidak ada persamaannya," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Wilmar mengatakan, pada 1998, demonstrasi besar-besaran yang dimotori mahasiswa menandai berakhirnya rezim pemerintahan yang korup dalam moral, ekonomi, dan politik. "Ini (demo 4 November) kan tidak segitunya," kata Wimar.

Apabila kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok menjadi alasan, itu pun harus dipertanyakan kembali. "Kasusnya (Basuki) juga masih dipertanyakan," kata dia.

Selain itu, Wimar berpandangan bahwa Front Pembela Islam tidak berhubungan dengan peristiwa Mei 1998. "FPI sama sekali tidak pernah bener juga ngomongnya," kata dia.

Menurut dia, massa FPI adalah kelompok massa kecil yang bisa menghasilkan energi besar tapi tak banyak substansinya. "Ini juga mungkin karena minoritas yang malas menanggapi atau takut, sehingga suara keras itu bisa hidup dengan lama," ujarnya.

ARKHELAUS W.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Begini Sosok TikToker Asal Bekasi Galih Loss yang Ditangkap Kasus Penistaan Agama

17 jam lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Begini Sosok TikToker Asal Bekasi Galih Loss yang Ditangkap Kasus Penistaan Agama

Di mata tetangga, Galih Loss disebut jarang bercengkerama dengan warga sekitar.


Galih Loss Minta Maaf Usai Buat Video Penistaan Agama di TikTok

21 jam lalu

Tiktoker Galihloss3 memegang HP yang digunakan untuk mengunggah konten yang diduga bermuatan SARA. Dokumentasi Polda Metro Jaya
Galih Loss Minta Maaf Usai Buat Video Penistaan Agama di TikTok

Galih Loss Minta maaf dan mengakui video TikTok yang diunggah menistakan agama Islam.


Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

22 jam lalu

Kreator Konten, Galih Loss. Foto: Instagram.
Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.


Ini Isi Konten TikToker Galih Loss yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

22 jam lalu

Galih Noval Aji Prakoso ditangkap polisi pada 22 April 2024 karena unggahan video di TikTok @galihloss3 soal penyebaran kebencian berbasis SARA. Sumber: Polda Metro Jaya
Ini Isi Konten TikToker Galih Loss yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

TikToker Galih Loss ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.


Profil Galih Loss, TikTokers yang Ditangkap Karena Penistaan Agama

23 jam lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Profil Galih Loss, TikTokers yang Ditangkap Karena Penistaan Agama

Profil Galih Loss yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait penistaan agama.


Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

1 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan ke polisi atas ceramahnya yang dianggap menghina sejumlah ibadah umat Islam.


Sebelum Ditangkap, Galih Loss Menyatakan Berhenti Bikin Konten

1 hari lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Sebelum Ditangkap, Galih Loss Menyatakan Berhenti Bikin Konten

Sehari sebelum ditangkap, Galih Loss mengunggah video yang menyatakan berhenti membuat konten.


SETARA Institute Minta Polda Metro Jaya Terapkan Restorative Justice atas Laporan Penistaan Agama oleh Gilbert Lumoindong:

1 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
SETARA Institute Minta Polda Metro Jaya Terapkan Restorative Justice atas Laporan Penistaan Agama oleh Gilbert Lumoindong:

Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan menyebut seharusnya polisi mengabaikan dan tidak menindaklanjuti laporan terhadap Gilbert Lumoindong


Kasus Panji Gumilang dari Pencucian Uang hingga Penistaan Agama

2 hari lalu

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang mendatangi Mabes Polri untuk memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023. Panji Gumilang diperiksa atas kasus dugaan penistaan agama, ujaran kebencian, berita bohong, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hingga penyalahgunaan uang zakat. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Panji Gumilang dari Pencucian Uang hingga Penistaan Agama

Kilas balik kasus Panji Gumilang yang dikenakan pasal penistaan agama dan dilaporkan melakukan pencucian uang (TPPU).


Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

3 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

"Saya tidak ada niat, saya mencintai umat Muslim. Saya minta maaf," kata Gilbert Lumoindong