Ikut Pilkada DKI Jakarta, Sandiaga Uno Ingin Adu Gagasan  

Sabtu, 24 September 2016 | 01:49 WIB
Ikut Pilkada DKI Jakarta, Sandiaga Uno Ingin Adu Gagasan  
Calon wakil gubernur DKI, Sandiaga Uno (kanan) bersama calon Gubernur DKI, Anies Baswedan pada acara deklarasikan pasangan calon Gubernur DKI dan wakil gubernur diusung Gerindra-PKS pada Pilkada DKI 2017 di Kebayoran Baru; Jakarta, 23 September 2016. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan bersaing dengan Ahok dan Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan siap mengabdikan diri untuk masyarakat Jakarta seandainya terpilih dalam pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari 2017. "Kami juga siap bertugas dan siap mencari solusi bagi permasalahan warga Jakarta," kata dia dalam sambutannya di Kantor KPU DKI Jakarta, Jumat, 23 September 2016.

Sandiaga menjelaskan, dia berharap tidak terjadi perpecahan di antara masyarakat lantaran berbeda pilihan dalam pilkada mendatang. Dia menginginkan pilkada DKI berjalan dengan kondusif. "Ini akan menjadi festival gagasan bagi kami," kata dia.

Berdasarkan pantauan Tempo, saat mendaftar, Pasangan Anies dan Sandiaga didampingi petinggi partai, seperti Ketua DPD Gerindra Muhammad Taufik, Ketua Bappilu Gerindra DKI Jakarta Syarif Abdurrahman Suhaimi, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua DPW PKS Syakir Purnomo, dan Sekjen PKS Mustafa Kamal.

Sebelumnya, koalisi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera memutuskan mengusung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017 dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai wakilnya.

"Setelah proses cukup panjang, kami menetapkan pencalonan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Gubernur DKI untuk masa bakti 2017-2022," kata Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

ABDUL AZIS

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan