Menyambut Festival Danau Sentani 2016  

Senin, 16 Mei 2016 | 00:06 WIB
Menyambut Festival Danau Sentani 2016  
Menyambut Festival Danau Sentani 2016

INFO NASIONAL - Penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) yang ke-9, yang merupakan Pesta Rakyat Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, akan kembali digelar pada tanggal 19-23 Juni 2016. Pesta yang diselenggarakan tahunan sejak 2007 ini merupakan pembangunan pariwisata yang bertumpu pada kekayaan alam dan budaya masyarakat setempat.



Untuk tahun 2016 ini, Festival Danau Sentani akan mengangkat tema “Satu Dalam Keanekaragaman Meraih Kejayaan”.  Dalam hal ini masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura yang terdiri dari beragam suku asli dan paguyuban-paguyuban nusantara diajak untuk meraih kejayaan secara bersama-sama.



Sama dengan tahun sebelumnya, FDS 2016 ini juga akan dipusatkan di kawasan wisata Khalkhote, Sentani Timur. Khalkhote awalnya merupakan dermaga di Danau Sentani yang ditata menjadi lokasi wisata. Di sini, para pengunjung dapat menyaksikan keragaman adat istiadat, seni, dan budaya. Pesta ini merupakan perpaduan suguhan alam dan budaya asli wilayah Tabi, yang didiami oleh 16 subsuku.



Festival ini biasanya banyak diikuti oleh turis Belanda maupun turis lokal, selain turis dari daratan cina dan Jepang yang mempunyai hubungan emosional karena adanya kuburan tentara jepang di beberapa lokasi di Kabupaten Jayapura. Festival ini akan diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua. Karnaval Festival Danau Sentani yang diikuti seluruh paguyuban di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura juga selalu memeriahkan acara ini.  Dari masing-masing paguyuban, baik dari luar Papua maupun masyarakat Papua sendiri, akan turut serta dalam pagelaran tersebut dengan menampilkan budaya tradisional, tari-tarian tradisional yang diiringi lagu daerah.



Festival ini adalah bukti pemeliharaan persatuan dan kesatuan di antara sesama suku, ras, agama. Nasionalisme yang sangat kental terjalin di antara sesama, mengingat di Papua terdiri dari ratusan suku-suku kecil yang terkadang gampang bentrok.



Tiga agenda pokok FDS, selain karnaval nusantara di antaranya adalah pagelaran budaya, pameran barang seni papua, dan tour wisata.



Pemkab Jayapura ingin meniru promosi ‘’Wonderful Indonesia’’ yang mampu mengalahkan branding negara-negara lain di ASEAN maupun ASIA, yaitu dengan membuat branding wisata Kabupaten Jayapura dan mempromosikan secara luas dan terbuka melalui media-media sosial online. Dengan mempromosikan branding wisata secara online ini, diharapkan mampu memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Jayapura secara meluas  dan menjadi trending topik di media-media Nasional.



Untuk itu, selain tiga agenda pokok yang selalu diadakan, di Festival Danau Sentani 2016 ini akan diadakan sayembara ‘’Branding Wisata Kabupaten Jayapura’’ secara online, terbuka dan meluas untuk semua kalangan. Selain itu, FDS 2016 juga akan mengadakan lomba-lomba seperti lomba foto wisata, artikel wisata, video adventure & wisata, kompetisi paket wisata antar travel agent dan kompetisi promosi dan kampanye wisata, yang kesemuanya dilakukan secara online dan terbuka, serta meluas bagi seluruh kalangan, baik domestik, nasional maupun internasional.



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan