Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

EKSKLUSIF: Pengakuan @ypaonganan dari Dalam Penjara

Editor

Anton Septian

image-gnews
Screenshoot foto Jokowi dan Nikita Mirzani di akun Twitter @Ypaonganan, yang membuatnya berurusan dengan polisi.  Twitter.com
Screenshoot foto Jokowi dan Nikita Mirzani di akun Twitter @Ypaonganan, yang membuatnya berurusan dengan polisi. Twitter.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tiap kali sang istri membesuknya di penjara, Yulius Paonganan melakukan “ritual” sebelum menemuinya. Ia mandi, bersalin baju yang sedap dipandang, kemudian mengolesi rambutnya dengan gel sebelumnya menyisirnya. Bagi Paonganan, pertemuan dengan istrinya, Elis Lembang, kini seperti mengulangi masa-masa pacaran. “Kalau saya bebas, saya ajak istri honey moon lagi,” kata Paonganan sambil melirik ke arah Elis yang tengah menjenguknya.

Ditemui Tempo di ruang tahanan Badan Reserse Kriminal Polri pada Kamis, 7 Januari 2016, Paonganan tampak klimis. Ia mengenakan kaos biru bergambar gulungan ombak yang dipadukan dengan celana pendek. Senyumnya mengembang sepanjang pembicaraan. Sesekali ia melekatkan tatapan pada Elis.

Kondisi ini bertolak belakang dengan hari-hari pertama ia mendekam di sana. Seminggu pertama, ia mengaku stres. Pria 45 tahun ini tercerai dari keluarga dan meninggalkan pekerjaan.

Paonganan ditangkap polisi pada 17 Desember 2015 dengan tuduhan menyebarkan pornografi lewat media sosial Twitter. Ia menulis tagar #PapaDoyanLo*** pada cuitan yang memuat foto Presiden Joko Widodo yang disandingkan dengan selebrita Nikita Mirzani—yang sempat diperiksa polisi dalam dugaan prostitusi artis. Polisi menemukan sedikitnya 200 cuitan dengan hashtag tersebut di akun @ypaonganan. “Saya nggak nyangka, tiba-tiba rame aja,” ujar pria yang kerap dipanggil Ongen itu.

Elis, sang istri, mengaku lebih tertekan ketimbang suaminya. Sepekan setelah Paonganan ditangkap, ia tak sudi untuk menonton televisi, membaca berita, atau menjelajahi media sosial. “Saya trauma membaca berita,” ujar Elis. “Bahkan anak saya yang masih kuliah di Jerman juga panik.”

“Itu kemarin-kemarin, sekarang tidak lagi,” kata Paonganan, menimpali Elis. “Kami nikmati proses yang harus dijalani.”

Paonganan mengklaim tagar #PapaDoyanLo*** tak ditujukan kepada Presiden Jokowi walaupun ada tautan foto Jokowi bersebelahan dengan Nikita Mirzani. Menurut dia, dalam cuitannya tidak ada satu kalimat pun yang secara gamblang menyebut nama Jokowi. Ia menuduh polisi menyudutkannya dengan tuduhan menyebarkan pornografi untuk menghina presiden. “Dari BAP (berita acara pemeriksaan) yang saya baca, sepertinya ini diarahkan seolah-olah saya menghina presiden,” ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Polisi tetap menganggap tindakan Paonganan memberi keterangan pada foto Jokowi dengan kalimat seperti itu melanggar hukum. “Itu pornografi sehingga tak perlu menunggu laporan dari masyarakat,” ujar Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti.

Menurut Paonganan, ia memang sering mengkritik kebijakan Presiden Jokowi, terutama di bidang kelautan. Misalnya, soal pembangunan “tol laut” dan kebijakan Menteri Susi Pudjiastuti dalam penenggelaman kapal pencuri ikan ilegal. Paonganan punya pemikiran lain sebab selama ini berkecimpung dalam kemaritiman. Antara lain, menjadi dosen tamu program studi doktoral Ilmu Kelautan di Institut Pertanian Bogor.

Selain menjadi dosen, Paonganan mengaku sedang menggarap proyek Kementerian Pertahanan. Menurutnya, Kementerian Pertahahan memesan tiga paket drone kepadanya. Pesawat nirwak buatannya bakal digunakan sebagai pengintai di langit Natuna. Proyek ditargetkan rampung pada Maret mendatang.

Di dalam penjara, Paonganan mengaku tetap “berhubungan” dengan laut. Ia mengajari para tahanan untuk mengolah limbah koran bekas menjadi miniatur kapal perang.

AVIT HIDAYAT

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Golkar dan Demokrat Klaim Siapkan Kader Terbaik untuk Kabinet Pemerintah Mendatang

1 jam lalu

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, ketika ditemui usai pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin, 26 Februari 2024. TEMPO/Defara Dhanya
Golkar dan Demokrat Klaim Siapkan Kader Terbaik untuk Kabinet Pemerintah Mendatang

Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Partai Demokrat bicara soal persiapan kader terbaiknya untuk mengisi kabinet pemerintahan mendatang.


Usai Buka Puasa Bersama Jokowi, Airlangga-AHY-Budi Arie Ungkap Hal Ini

1 jam lalu

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menhan Prabowo Subianto (kanan) mengikuti acara buka bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis 28 Maret 2024. Presiden Joko Widodo menggelar silaturahim dan buka puasa bersama dengan para pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Indonesia Maju serta perwira tinggi TNI dan Polri. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Usai Buka Puasa Bersama Jokowi, Airlangga-AHY-Budi Arie Ungkap Hal Ini

Kemensesneg menggelar acara buka puasa bersama yang mempertemukan Jokowi dengan para menterinya. Bahas kabinet Prabowo?


Komite HAM PBB Khawatir dengan Proses Pemilu 2024 di Indonesia

2 jam lalu

Massa pro hasil Pemilu 2024 dari berbagai elemen masyarakat melakukan demo  di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2024. Para peserta demo menyuarakan untuk menghormati hasil Pemilu dan berhenti untuk menyuarakan narasi Pemilu curang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Komite HAM PBB Khawatir dengan Proses Pemilu 2024 di Indonesia

Komite HAM PBB mengangkat isu adanya dugaan pengaruh yang tidak semestinya dalam Pemilu 2024 di Indonesia.


Tim Ganjar-Mahfud Ungkap 4 Aspek Abuse of Power Jokowi dalam Politisasi Bansos

3 jam lalu

Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan atau bansos beras kepada masyarakat penerima manfaat di Kompleks Pergudangan Bulog Kampung Melayu, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu, 20 Maret 2024. Foto Sekretariat Presiden
Tim Ganjar-Mahfud Ungkap 4 Aspek Abuse of Power Jokowi dalam Politisasi Bansos

Menurut Chico, Ganjar-Mahfud tidak mempersoalkan siapa yang menang dan kalah, namun menggugat masalah penyelenggaraan Pemilu 2024.


Pro-Kontra soal 4 Menteri Jokowi Diminta Jadi Saksi di Sidang Sengketa Pilpres

4 jam lalu

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar - Mahfud saat mengikuti Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024 atas gugatan Membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 tertanggal 20 Maret 2024, sepanjang mengenai pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 di Gedung Mahkamah Kontitusi, Jakarta, Rabu 27 Maret 2024. TEMPO/Subekti.
Pro-Kontra soal 4 Menteri Jokowi Diminta Jadi Saksi di Sidang Sengketa Pilpres

Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud meminta MK memanggil sejumlah menteri Jokowi untuk menjadi saksi di sidang sengketa pilpres.


Di sidang MK Bawaslu Akui Terima Laporan Jokowi Bagi Bansos di Dekat Spanduk Prabowo-Gibran, tapi...

5 jam lalu

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja ditemui usai mengikuti Rapat Pleno Terbuka Penetapan Hasil Pemilu Tahun 2024 secara Nasional di Kantor KPU, Jakarta Pusat, pada Rabu, 20 Maret 2024. Tempo/Yohanes Maharso Joharsoyo
Di sidang MK Bawaslu Akui Terima Laporan Jokowi Bagi Bansos di Dekat Spanduk Prabowo-Gibran, tapi...

Bawaslu mengakui menerima laporan terkait Jokowi membagikan bansos di dekat spanduk Prabowo dan Gibran di sidang sengketa Pilpres 2024 di MK.


Gaji ke-13 PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri dan Pensiuan Cair Mulai Juni 2024, Berikut 2 Golongan yang Tak Menerimanya

6 jam lalu

Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). TEMPO/Subekti
Gaji ke-13 PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri dan Pensiuan Cair Mulai Juni 2024, Berikut 2 Golongan yang Tak Menerimanya

Gaji ke-13 dicairkan pada Juni 2024 ketika masa awal pendidikan. Ada 2 golongan PNS, Prajurit TNI, dan anggota Polri yang tak terima. Siapa mereka?


Bahlil Sebut PP Penambahan Saham dan Perpanjangan Kontrak Freeport Masih Dibahas

6 jam lalu

Menteri BKPM Bahlil Lahadalia saat menyerahkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2024. Penyerahan zakat ini juga diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga tinggi negara, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perwakilan perusahaan swasta, hingga tokoh publik. TEMPO/Subekti.
Bahlil Sebut PP Penambahan Saham dan Perpanjangan Kontrak Freeport Masih Dibahas

Penambahan saham Indonesia dan perpanjangan kontrak Freeport akan diatur dalam peraturan pemerintah.


Aguan, Anthony Salim, dan Muktar Widjaja akan Nikmati PSN PIK 2 dan BSD?

6 jam lalu

Erick Thohir bersama  pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusumo atau Aguan saat grand opening kawasan wisata kuliner Aloha PIK 2, Selasa 8 Agustus 2023. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO
Aguan, Anthony Salim, dan Muktar Widjaja akan Nikmati PSN PIK 2 dan BSD?

Aguan, Anthony Salim, dan Muktar Widjaja akan menikmati proyek strategis nasional (PSN) di PIK 2 dan BSD?


Reaksi Tim Pembela Prabowo-Giran atas Permintaan Hadirkan 4 Menteri Jokowi di Sidang MK

7 jam lalu

Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra (tiga dari kiri), saat jeda sidang kedua sengketa Pilpres di Gedung MK, Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Maret 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Reaksi Tim Pembela Prabowo-Giran atas Permintaan Hadirkan 4 Menteri Jokowi di Sidang MK

Majelis hakim mengatakan akan mempertimbangkan permintaan pemohon untuk menghadirkan menteri Jokowi di sidang MK.