Jumat, 22 September 2017

Menteri ESDM: Bangun Pembangkit Listrik Tak Perlu Tender  

Minggu, 18 Januari 2015 | 18:06 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Brebes - Dengan alasan kebutuhan listrik sudah sangat mendesak, percepatan pelaksanaan proyek pembangkit listrik bisa dilakukan dengan penunjukan langsung. “Tidak melalui proses tender,” ujar Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said seusai menghadiri Sarasehan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-337 di Pendopo Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu, 17 Januari 2015.

Mencegah terjadinya praktek lancung dalam mekanisme penunjukan langsung tersebut, pemerintah dan PT PLN akan menunjuk independent procurement agent (IPA) atau agen pengadaan yang independen.

Selain mengawasi secara ketat proses penunjukan langsung, IPA juga bertugas mengevaluasi calon investor yang akan menanamkan modal dalam rencana besar penambahan kapasitas listrik Indonesia. “Jadi tidak asal investor bisa masuk. Musti dicek dulu kinerjanya, punya uang atau tidak, dan lain-lain,” ujar Sudirman.

Untuk membangun pembangkit listrik yang menghasilkan 35 ribu megawatt, Sudirman mengatakan, PT PLN mendapat jatah pembangunan sebanyak 10 ribu megawatt. Adapun sisanya sebanyak 25 ribu megawatt dikerjakan swasta (independent power producer).

Sudirman menjelaskan, dari rencana penambahan kapasitas listrik sebanyak 35 ribu megawatt pada periode 2015-2019, 7.000 megawatt di antaranya akan terealisasi pada akhir tahun ini. “Kebanyakan di Sumatera dan satu-dua di Kalimantan,” katanya.


Adapun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang yang berkapasitas 2 x 1.000 megawatt, Sudirman memperkirakan, akan beroperasi sekitar dua atau tiga tahun lagi.

DINDA LEO LISTY


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.