Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Makam Gus Dur, Penjual Durian dan Tulah  

image-gnews
Sejumlah peziarah berdoa bersama di depan kawasan makam pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari, mantan Menteri Agama pertama RI, KH Wahid Hasyim dan juga mantan Presiden Indonesia KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur (26/12). Tempo/Fardi Bestari
Sejumlah peziarah berdoa bersama di depan kawasan makam pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari, mantan Menteri Agama pertama RI, KH Wahid Hasyim dan juga mantan Presiden Indonesia KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur (26/12). Tempo/Fardi Bestari
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta--Sejumlah kisah tak masuk dia akal biasa menyertai tokoh-tokoh ulama besar baik di masa hidup maupun wafatnya. Sebuah kisah diungkapkan KH Ahmad Mustain Syafi'i saat berceramah di haul peringatan empat tahun wafatnya Gus Dur di pondok pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Jumat malam, 3 Januari 2014.

Mustain adalah alumni Tebuireng dan salah satu pengajar di pondok pesantren Madrasatul Quran, Tebuireng, Jombang. Ia didaulat bercemarah menggantikan Habib Lutfi bin Yahya yang batal hadir. Mustain mengaku mendengar kisah aneh tentang penjual durian yang berada di dekat pintu gerbang masuk kompleks pemakaman Gus Dur dan keluarga pondok pesantren Tebuireng.

Si penjual durian ini sempat mempertanyakan manfaat ziarah ke makam ulama termasuk Gus Dur. "Mau cari apa sih orang-orang itu ke makam?" kata Mustain menirukan perkataan penjual durian.

Suatu hari, seseorang membeli sejumlah durian dari penjual tersebut. "Setelah dibuka satu per satu, durian tersebut kosong enggak ada isinya," ujar Mustain. Pembeli itu pun mengembalikan durian ke penjualnya sambil marah-marah.

Si penjual durian sadar dengan ucapannnya dan membacakan doa-doa ke makam Gus Dur. Sekembalinya ke tempat jualannya, tak disangka, durian yang sebelumnya tidak ada buahnya itu tiba-tiba sudah berisi buah. Mengetahui ini, si penjual durian pun kaget dan percaya dengan keberkahan Gus Dur dan ada hubungan antara dunia nyata dan gaib.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Terserah anda percaya atau tidak dengan kisah ini," ujar Mustain. Mustain berharap kisah itu jadi pelajaran agar kita menghargai jasa para ulama dan tokoh besar yang berjasa pada negeri ini.

Peringatan empat tahun wafatnya Gus Dur itu dihadiri sejumlah pejabat negara termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri diantaranya Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhamad Nuh, Menteri Pemuda dan Olahraga roy Suryo, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz.

ISHOMUDDIN

Baca juga:
Tak Bisa Kelola Banten, Atut Akan Protes ke KPK

Ahok: Tak Ada Gunanya Lihat Saya Macet-macetan

Masalah Banten Mulai Muncul, Atut Sulit Ditemui

Anak Ba'asyir Tuding Kapolri Asal Tuduh Bapaknya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Kilas Balik 23 Tahun Lalu Presiden Gus Dur Tetapkan Hari Raya Imlek Sebagai Hari Libur

15 hari lalu

Duduk dari kiri ke kanan: Sri Sultan Hamengkubuwono X, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati dan Amien Rais pada momentum Deklarasi Ciganjur, kediaman Gus Dur, 10 November 1998. (Repro buku Gerak dan Langkah)
Kilas Balik 23 Tahun Lalu Presiden Gus Dur Tetapkan Hari Raya Imlek Sebagai Hari Libur

Keputusan 23 tahun lalu ini merupakan sebuah keputusan revolusioner Gus Dur mengingat di Orde Baru, perayaan Imlek di tempat-tempat umum dilarang.


Mengenang Gus Dur: Berikut Profil, Pemikiran, hingga Prosesi Pemakamannya

1 Januari 2024

Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. dok. TEMPO
Mengenang Gus Dur: Berikut Profil, Pemikiran, hingga Prosesi Pemakamannya

Genap 14 tahun kepergian Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Berikut kilas balik profil dan perjalanannya sebagai ulama dan presiden ke-4 RI.


Nusron Wahid Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Apa Hubungan dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur?

8 November 2023

Nusron Wahid saat menghadiri pengumuman kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Nusron Wahid menjabat sebagai Korbid Pemenangan Pemilu Jawa Kalimantan di Partai Golkar. TEMPO/Subekti.
Nusron Wahid Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Apa Hubungan dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur?

Politisi Golkar Nusron Wahid menjadi Sekretaris TKN Prabowo-Gibran. Adakah hubungan kekerabatan dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur?


Jokowi Siapkan Rp 39,47 Triliun untuk Belanja Pertahanan, Ini Jejak Anggaran Alutsista Sejak Era Sukarno

6 Oktober 2023

Enam pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU melakukan flypass dalam gladi bersih Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 3 Oktober 2023. Gladi bersih yang diikuti 4.630 personel dan 130 alutsista dari tiga matra TNI tersebut digelar untuk persiapan HUT TNI pada Kamis (5/10). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Jokowi Siapkan Rp 39,47 Triliun untuk Belanja Pertahanan, Ini Jejak Anggaran Alutsista Sejak Era Sukarno

Presiden Joko Widodo atau Jokowi anggarkan Rp 39,47 triliun untuk modernisasi alat utama sistem pertahanan. Ini jejak anggaran Alutsista sejak era Suk


6 Tanaman Unik di Dunia, Ada Bunga Bangkai hingga Rafflesia Arnoldi

16 Agustus 2023

Petugas merawat Bunga Bangkai (Amorphophallus Titanum) yang ada di kawasan Arboretum di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat, 10 Desember 2021. Bunga langka ini hanya mekar beberapa hari dalam kurun waktu bisa mencapai empat tahun sekali. TEMPO/Muhammad Hidayat
6 Tanaman Unik di Dunia, Ada Bunga Bangkai hingga Rafflesia Arnoldi

Terdapat beraneka ragam jenis tanaman di dunia. Beberapa di antaranya memiliki ciri yang unik. Apa saja?


5 Tanaman dengan Sebutan Unik, Ada Janda Bolong hingga Kuping Gajah

16 Agustus 2023

Lidah mertua atau sanseviera.
5 Tanaman dengan Sebutan Unik, Ada Janda Bolong hingga Kuping Gajah

Terdapat beberapa tanaman yang memiliki penyebutan nama yang cukup unik. Apa saja?


Pemilu 2024: Konflik Internal PKB, Cak Imin Vs Keluarga Gus Dur

3 Juni 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memberikan sambutan saat acara catatan akhir tahun 2011 dan Haul Gus Dur ke-2 di Jakarta, Kamis (29/12). ANTARA/Prasetyo Utomo
Pemilu 2024: Konflik Internal PKB, Cak Imin Vs Keluarga Gus Dur

PKB mendapat nomor urut 1 dalam Pemilu 2024 nanti. Partai ini mengalami polemik berkepanjangan, antara Cak Imin dan keluarga Gus Dur.


Hadapi Pilpres 2024, Alissa Wahid Ajak Waspadai Sentimen Sektarian

11 Mei 2023

Alissa Wahid. Dok.TEMPO
Hadapi Pilpres 2024, Alissa Wahid Ajak Waspadai Sentimen Sektarian

Alissa Wahid meminta untuk mewaspadai sentimen sektarian pada Pilpres 2024. Dia juga meminta para capres untuk tak mengejar kepentingan politik semata


Mengisi Ramadan dengan Mendalami Pemikiran dan Keteladanan Gus Dur

3 April 2023

Suasana kegiatan hari kedua Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) yang diadakan jaringan Gusdurian Muda Kota Malang di aula Wihara Dharma Mitra Arama pada Minggu sore, 2 April 2023. TEMPO/Abdi Purmono
Mengisi Ramadan dengan Mendalami Pemikiran dan Keteladanan Gus Dur

Ketua Pelaksana KPG Yajid Fauzi mengatakan, kegiatan KPG merupakan kegiatan kaderisasi yang bertujuan untuk menyebarluaskan khazanah pemikiran Gus DUr


Selama Ramadan, Makam Gus Dur Dibanjiri Peziarah

30 Maret 2023

Peziarah di lokasi makam Gus Dur, di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Saat Ramadhan 2023, peziarah tetap memadati lokasi makam Gus Dur, berharap berkah di bulan suci ini. ANTARA/ dokumen
Selama Ramadan, Makam Gus Dur Dibanjiri Peziarah

Ratusan warga berziarah ke makam Presiden keempat, K.H. Abdurrahman Wahid atau dikenal Gus Dur di area makam Pondok Pesantren Tebuireng