Rabu, 23 Agustus 2017

Calon Kapolri Rekening Gendut? PPATK Turun Tangan

Jum'at, 19 April 2013 | 23:23 WIB
Ketua Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI), Agus Santoso. TEMPO/Seto Wardhana

Ketua Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI), Agus Santoso. TEMPO/Seto Wardhana.

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siap membantu Komisi Kepolisian Nasional untuk melacak rekam jejak keuangan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Namun PPATK minta diberikan waktu yang cukup agar bisa memberikan data secara komprehensif.

"Kemarin Kompolnas sudah datang dan kami sudah berbicara mengenai hal ini," kata Wakil Ketua PPATK Agus Santoso saat dihubungi, Jumat, 19 April 2013. Agus menjelaskan, selama ini pemberian data mengenai rekam jejak transaksi keuangan pejabat negara sebenarnya hal yang lumrah. Soalnya, sudah ada edaran dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai hal ini. "Kami juga berikan data keuangan calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan calon Hakim Agung," kata dia.

Agus menjelaskan, sejauh belum ada hal mendalam yang dibahas bersama Komisi Kepolisian Nasional. Menurut dia, pembicaraan mereka baru sebatas pemberitahuan mengenai permintaan ini. Sejauh ini, kata dia, belum ada nama-nama yang diserahkan oleh Komisi Kepolisian. Namun dia meminta, PPATK diberikan waktu memadai untuk menelusuri rekam jejak calon Kapolri. "Jangan diberikan waktu selama tiga hari saja," kata Agus.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional mengaku akan menggandeng tiga institusi dalam membuat rekam jejak kandidat Kapolri pengganti Jenderal Timur Pradopo. Tiga institusi itu adalah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Komisi Nasional dan Hak Asasi Manusia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

WAYAN AGUS PURNOMO



Topik Terhangat:
Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Kasus Cebongan

Baca juga:
EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

Sunah Rasul Hakim Setyabudi dan Gratifikasi Seks

Sopir Hakim Setyabudi Tak Tahu Suap Seks Bosnya

@SBYudhoyono Follow Artis-artis Ini


Grafis

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Ini jalur alternatif menghadapi rencana Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas larangan sepeda motor di jalan Sudirman, Imam Bonjol, dan Rasuna Said.