Hendropriyono Menolak Mendatangi TPF

Rabu, 15 Juni 2005 | 19:48 WIB
Hendropriyono Menolak Mendatangi TPF
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Makhmud Hendropriyono menyatakan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir tidak berhak memanggil orang. Hendro menolak mendatangi Tim Pencari Fakta Kasus Kematian Munir.

Sebaliknya Hendro mengundang TPF ke rumah dan kantornya. "Rumah dan kantor saya terbuka 24 jam bagi TPF,"katanya.


ah undangan dilayangkannya ke TPF beberapa hari lalu. TPF menolak memenuhi undangan tersebut. Hendro mengkritik TPF dan pemerintah sekarang, seperti yang pernah dilakukan seperti Komando Ketertiban (Kopkamtib), yang bisa sewenang-wenang dan cara yang arogan. Saat adanya Kopkamtib, Hendro masih aktif sebagai anggota militer. "Di era sekarang keadaan seperti itu sudah ditinggalkan. Karena sudah merupakan negara yang demokratis dan reformasi,"katanya.

Hendro menyatakan bersedia memberikan bantuan kepada TPF dalam usaha mengungkapkan kasus terbunuhnya aktifis HAM Munir tersebut. "Sebagai warga negara yang baik, saya punya itikad dan kemauan yang tulus dan saya mengundang TPF datang ke sini dan saya akan berikan keterangan apa saja, sejujur-jujurnya, berdasarkan sumpah juga boleh. Apapun yang saya tahu bahkan saya bisa ikut cari tahu," katanya.

Agus Supriyanto

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan