Cak Nur Adukan Hendropriyono ke DPR Besok

Senin, 31 Mei 2004 | 17:23 WIB
Cak Nur Adukan Hendropriyono ke DPR Besok
TEMPO Interaktif, Bandung:Cendekiawan Nurcholish Madjid mengatakan dia beserta sejumlah tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) akan mendatangi DPR besok (1/6) untuk mengadukan pernyataan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) A.M. Hendropriyono tentang tuduhan adanya 20 LSM yang menjual bangsa.

Rencana ini, kata Cak Nur, sapaan untuk Nurcholis, sebagai bentuk pengaduan dia sebagai anggota
masyarakat kepada para wakil rakyat di Senayan. "Kami akan ke DPR besok karena sebagai warga negara saya berhak untuk mengadukan masalah ini," ujarnya usai menghadiri sebuah seminar di Bandung, Senin (31/5).

Namun Cak Nur belum bisa menjelaskan lebih lanjut siapa saja yang akan bergabung dengannya dan komisi mana yang akan dia temui. "Pokoknya ke komisi yang menangani masalah ini. Kita lihat saja besok," ujarnya. Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima klarifikasi dari Hendropriyono berkaitan dengan tuduhan tersebut.

Seperti diberitakan Koran Tempo Senin (31/5), Cak Nur beserta sejumlah tokoh masyarakat dan LSM membuat pernyataan bersama di kantor PMKI Jakarta. Dalam kesempatan itu, Cak Nur menduga pernyataan Hendropriyono itu karena ada kekhawatiran BIN tentang akan terjadinya kekacauan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 5 Juli mendatang.

Dihubungi terpisah, Koordinator West Java Corruption Watch, Harlans M. Fachra, menilai tuduhan Hendropriyono itu menunjukkan kinerja BIN tidak profesional. Menurut Harlans, kalau memang BIN punya data soal LSM itu, seharusnya dilaporkan ke presiden, bukan diekspos ke publik," ujarnya kepada Tempo News Room.

Dengan bertingkah seperti itu, kata Harlans, Hendropriyono menunjukkan kualitas dirinya yang sangat kental dengan muatan politis. Apalagi, kata Harlans, jika melihat posisi Hendropriyono sebagai anggota tim sukses Megawati, dan tidak mau lengser dari jabatannya di BIN. "Dia hanya mau membuat kisruh suasana," katanya.

Harlans berharap Hendropriyono bisa membuktikan tuduhannya itu dengan memperlihatkan data yang dimiliki agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. "Kalau dia tidak bisa membuktikannya, berarti memang BIN tidak profesional," kata dia.

Rana Akbari Fitriawan - Tempo News Room

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan