Dua Tersangka Baru kasus Pembunuhan Munir Resmi Ditahan

Reporter

Editor

Sabtu, 14 April 2007 20:59 WIB


TEMPO Interaktif, Jakarta:Indra Setiawan dan Rohainil Aini, dua tersangka baru pembunuhan aktivis HAM Munir sejak malam ini resmi ditahan oleh Kepolisian. "Malam ini ditahan dan kami sangat menyayangkan," ucap Heru Santoso, salah satu anggota tim pengacara Garuda yang ikut mendampingi dua tersangka saat penyidikan, Sabtu malam (14/4).Menurut Heru pihaknya akan segera mengajukan penangguhan penahanan. Walaupun Heru mengakui prosedur penahanan telah terpenuhi, namun proses penangkapan-lah yang sangat membuat mereka kecewa. "Penangkapannya seperti menangkap teroris," ucap Heru.Alasan penangguhan penahanan untuk Rohainil Aini bahkan jauh lebih spesifik. "Suami Aini sedang sakit jantung, dan Kami sudah menyampaikan alasan ini pada penyidik," kata Heru. Proses penangguhan penahanan itu, lanjutnya akan ditangani oleh kantor pengacara Assegaf.Tim kuasa hukum tersangka, kata Heru, malam ini juga sudah mengajukan permohonan secara lisan kepada karyawan Garuda untuk menjamin kedua tersangka. Bahkan, mereka juga merencanakan untuk meminta jamina dari beberapa tokoh di negeri ini. "Kami sedang berfikir ke arah sana," kata Heru.Sementara itu kondisi Indra dan Aini, kata Heru, shock berat karena mereka tidak menyangka akan ditahan pada malam ini. "Kami tidak menyangka akan langsung menginap malam ini juga," katanya. Karena, kata Heru, belum ada persiapan. "Terpaksa pakaian dan perlengkapan lain baru disusulkan malam nanti," lanjutnya. Kedua tersangka rencananya akan ditahan sampai tanggal tiga Mei.Mengenai materi penyidikan, heru mengatakan bahwa pertanyaan yang diajukan terhadap Indra masih seputar surat penugasan terhadap Pollycarpus yang dikeluarkan tanggal 11 Agustus 2004. "Pertanyaannya sama sekali tidak baru, masih sama dengan yang dulu," kata Heru. Pertanyaan yang diajukan kepada Indra, menurut Heru, ada 19.Sedangkan pertanyaan untuk Aini sejumlah 25 pertanyaan. "Materinya tentang perubahan jadwal Pollycarpus, lagi-lagi tidak ada yang baru," kata Heru. Dengan pertanyaan dan penangkapan seperti itu, lanjutnya, semua jadi terasa ganjil. "Karena mereka berdua dituduh membantu Pollycarpus yang dalam kasus pembunuhan Munir telah terbukti tidak bersalah," kata Heru. Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya yakin sekali kedua tersangka akan bebas, karena tuduhannya tidak kuat.Tim pengacara Garuda juga mengkritik sikap polisi yang masih saja hanya terus-terusan memeriksa pihak Garuda. "Kalau memaksa hanya orang-orang Garuda yang disidik, maka sama saja menyembunyikan pembunuh Munir yang sebenarnya," kata Heru.Menurut Heru, selama mendampingi kedua tersangkamenjalani pemeriksaan tidak tampak kemungkinan bahwa polisia akan mengarahkan penyidikan kepada institusi lain untuk membongkar kasus pembunuha Munir ini.Titis Setianingtyas





Komnas HAM Segera Tetapkan Kasus Munir Jadi Pelanggaran HAM Berat

36 hari lalu

Komnas HAM Segera Tetapkan Kasus Munir Jadi Pelanggaran HAM Berat

Anam mengatakan Komnas HAM telah mendapatkan petunjuk bahwa Munir bukanlah satu-satunya target pada serangan tersebut.


Munir dan Mobil Sedan Toyota Mark II Kesayangannya

7 September 2021

Munir dan Mobil Sedan Toyota Mark II Kesayangannya

Mobil bekas Toyota Mark II putih dibeli Munir seharga Rp 10 juta dengan mencicil. Munir selalu pamer audio yang sudah dimodifikasi, kata Suciwati.


Munarman Hingga Retno Marsudi, Begini Kabar Eks Anggota TPF Munir

7 September 2021

Munarman Hingga Retno Marsudi, Begini Kabar Eks Anggota TPF Munir

Pada 22 Desember 2004, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 111 Tahun 2004 Tentang Pembentukan TPF Kasus Munir


100 Tokoh Desak Jokowi Bongkar Aktor Intelektual Pembunuh Munir

6 September 2021

100 Tokoh Desak Jokowi Bongkar Aktor Intelektual Pembunuh Munir

100 tokoh dengan berbagai latar belakang mendesak Presiden Joko Widodo untuk membongkar aktor intelektual pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib


Sosiolog UI Pesimistis Kasus Pembunuhan Munir Tuntas di Era Jokowi

6 September 2021

Sosiolog UI Pesimistis Kasus Pembunuhan Munir Tuntas di Era Jokowi

Sosiolog Thamrin Amal Tomagola pesimistis kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir Said Thalib akan tuntas di era Presiden Joko Widodo.


Mengenal Racun Arsenik yang Dipakai untuk Membunuh Munir

6 September 2021

Mengenal Racun Arsenik yang Dipakai untuk Membunuh Munir

Tujuh belas tahun lalu, tepatnya 7 September 2004, Indonesia digegerkan atas kasus pembunuhan menggunakan racun arsenik.


17 Tahun Pembunuhan Munir, Simak Enam Fakta Ini

6 September 2021

17 Tahun Pembunuhan Munir, Simak Enam Fakta Ini

Munir Said Thalib tewas diracun dalam penerbangannya dari Jakarta ke Amsterdam pada 7 September 2004. Hingga kini kematiannya masih diselimuti misteri


Usman Hamid Dorong Komnas HAM Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

18 Oktober 2020

Usman Hamid Dorong Komnas HAM Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Usman Hamid meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia segera menetapkan kasus Munir Said Thalib sebagai kasus pelanggaran HAM berat.


Haris Azhar Nilai Penyebab Meninggalnya Pollycarpus Penting Diselidiki

18 Oktober 2020

Haris Azhar Nilai Penyebab Meninggalnya Pollycarpus Penting Diselidiki

Penyebab meninggalnya Pollycarpus penting untuk diselidiki karena dia merupakan saksi terakhir pembunuhan Munir yang masih hidup.


Pollycarpus Meninggal, Penyelidikan Kasus Munir Diminta Tak Boleh Berhenti

18 Oktober 2020

Pollycarpus Meninggal, Penyelidikan Kasus Munir Diminta Tak Boleh Berhenti

Pollycarpus meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit selama 16 hari. Diduga karena terpapar Covid-19.